Analisis Praktik Bagi Hasil Terhadap Petani Padi dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Desa Arisan Gading Kabupaten Ogan Ilir)
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13235Keywords:
Bagi Hasil, Petani Padi, Ekonomi Islam, Muzara'ah, MukhabarahAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik bagi hasil antara pemilik lahan dan petani penggarap padi di Desa Arisan Gading, Kabupaten Ogan Ilir, serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat langsung dalam kerja sama pertanian. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik bagi hasil telah menjadi kebiasaan masyarakat dan umumnya dilaksanakan berdasarkan musyawarah, kesepakatan lisan, serta hubungan saling percaya antara pemilik lahan dan petani penggarap. Pembagian hasil, tanggung jawab pengelolaan, dan biaya produksi ditentukan berdasarkan kesepakatan awal, meskipun sebagian besar biaya operasional cenderung menjadi tanggungan petani penggarap. Ditinjau dari ekonomi Islam, praktik tersebut mencerminkan prinsip an-taradin, ta'awun, amanah, musyawarah, dan maslahah karena memberikan manfaat bagi kedua pihak serta menjaga hubungan sosial masyarakat. Namun, pelaksanaan akad masih memerlukan penyempurnaan pada aspek kejelasan hak dan kewajiban, pembagian beban biaya dan risiko secara lebih proporsional, serta pencatatan perjanjian secara tertulis. Dengan demikian, praktik bagi hasil di Desa Arisan Gading pada dasarnya sejalan dengan nilai ekonomi Islam, tetapi penguatan transparansi dan administrasi akad diperlukan untuk meningkatkan keadilan, akuntabilitas, dan perlindungan bagi para pihak.
References
1. Dewi, R., & Zainuddin, Z. (2022). Tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap kerjasama muzara'ah dalam pengelolaan lahan pertanian. Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS), 4(1), 333-338. https://doi.org/10.47065/ekuitas.v4i1.1840
2. Hasanah, U., Prakarsa, Z. E., & Dania, D. R. (2022). Mekanisme kerjasama pertanian (akad muzara'ah) antara pemilik lahan dan penggarap di Desa Benua Ratu Kec. Luas, Kab. Kaur, Bengkulu. Studia Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 8(2), 342-355. https://doi.org/10.30821/se.v8i2.13999
3. Ilyas, L. (2025). Analisis ekonomi Islam terhadap nisbah bagi hasil pada kerjasama antara petani penggarap dan pemilik lahan di Desa Tana Toro. Economics and Digital Business Review, 7(1), 327-334. https://ojs.stieamkop.ac.id/index.php/ecotal/article/view/3286
4. Juwita, D. R., & Cholifaturrosidi, M. (2024). Penerapan bagi hasil maro perspektif akad muzara'ah. Opinia de Journal, 4(1). https://doi.org/10.35888/opiniadejournal.v4i1.78
5. Khairah, N., Abdillah, M. S., & Sarni, S. (2025). Implementasi akad muzara'ah dalam praktik contract farming. AL-MUNTAQA: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab, 1(3), 953-975. https://doi.org/10.36701/muntaqa.v1i3.2473
6. Kementerian Agama Republik Indonesia. (2026). Al-Qur'an Kemenag. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.
7. Luthfi, A., & Anggraini, F. (2023). Musaqat dan muzara'ah. Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah, 6(I), 37-51. https://doi.org/10.54459/almizan.v6iI.499
8. Masriyah, S., Lifia, L., & Djalaluddin, A. (2024). Paroan hasil pertanian perspektif akad muzara'ah. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(4), 5092-5100. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i4.1083
9. Muctharom, M. Z. A. (2024). Implementasi akad mukhabarah pada pertanian padi. Jurnal Ekonomi Syariah Darussalam, 5(2), 1-13. https://doi.org/10.30739/jesdar.v5i2.3205
10. Mun'im, A. (2025). Akad paron pertanian cabe perspektif hukum ekonomi Islam. Lan Tabur: Jurnal Ekonomi Syariah, 5(2), 384-394. https://doi.org/10.53515/lantabur.2024.5.2.384-394
11. Niswah, I. (2024). Analisis penerapan bagi hasil petani penggarap padi melalui akad muzaroah (studi pada petani penggarap padi Desa Tlogoboyo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak). Diponegoro Journal of Islamic Economics and Business, 4(2), 70-82. https://doi.org/10.14710/djieb.19229
12. Pusvisasari, L., Sobandi, N., Nurazizah, R., & Zahra, L. (2025). Analisis kesesuaian praktik bagi hasil pertanian di Kampung Babakan Nagrak dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Indonesia Economic Journal, 1(2), 3120-3129. https://doi.org/10.63822/ydthtn15
13. Rahmadona, & Arianti, F. (2024). Prinsip kepercayaan bagi hasil dalam kerjasama pertanian: Tinjauan hukum ekonomi syariah. Iqtishodiyah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 10(2), 299-319. https://doi.org/10.55210/iqtishodiyah.v10i2.1539
14. Rivaldi, M., Razak, A., & Jihad, A. A. (2026). Analysis of the practice of rice sharing cooperation from the perspective of akad muzara'ah. Al-Mudharabah: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 6(2). https://doi.org/10.22373/al-mudharabah.v6i2.9592
15. Rosi, F. (2023). Bagi hasil pertanian dengan prinsip akad muzara'ah: Studi kasus pertanian. MUTAWAZIN (Jurnal Ekonomi Syariah), 4(2), 93-101. https://doi.org/10.54045/mutawazin.v4i2.1388
16. Rosmiyati, R., & Maloko, M. T. (2021). Akad muzara'ah pertanian padi dalam perspektif hukum ekonomi syariah. El-Iqthisady: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 3(2). https://doi.org/10.24252/el-iqthisady.v0i0.26067
17. Rusanti, E., Sofyan, A. S., & Syarifuddin. (2023). Implementasi konsep ekonomi Islam pada sektor pertanian berbasis kearifan lokal dan tantangan pembiayaan di perbankan syariah. Jurnal Ilmu Perbankan dan Keuangan Syariah, 5(1), 29-51. https://doi.org/10.24239/jipsya.v5i1.188.29-51
18. Saifuddin, S., Baharuddin, B., Hajriana, H., & Nurin, A. Q. (2025). Perspektif hukum Islam tentang sistem bagi hasil pertanian sawah antara pemilik dan penggarap. J-Alif: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam, 10(1). https://doi.org/10.35329/jalif.v10i1.6179
19. Saragih, S. M., Nasution, Y. S. J., & Syafina, L. (2026). Beyond informal trust: Sharia accounting and profit-sharing accountability in muzara'ah contracts in rural Indonesia. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr, 15(1), 263-275. https://doi.org/10.24090/jimrf.v15i1.16119
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














