Analisis Strategi Pengembangan Usaha Arjuna Meubel berbasis Porter’s Five Forces
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13227Keywords:
Porter’s Five Forces, Strategi Pengembangan, UMKMAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal pada bidang usaha furnitur Arjuna Meubel, serta merumuskan strategi rekomendasi yang tepat guna meningkatkan daya saing usaha. Metode analisis dalam penelitian ini bertumpu pada model Lima Kekuatan Porter (Porter’s Five Forces) yang diintegrasikan dengan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian mengonfirmasi adanya tantangan berupa tingginya rivalitas kompetitor lokal, tingginya daya tawar pembeli, serta ancaman pendatang baru di tingkat moderat akibat kemudahan izin digital (OSS-RBA). Berdasarkan analisis porter’s five forces, penelitian menunjukkan bahwa Arjuna Meubel memiliki kekuatan internal berupa modal yang kuat, skala ekonomi produksi massal, diferensiasi produk melalui layanan desain kustom, diversifikasi jasa restorasi sofa, serta kemitraan dengan beberapa pemasok untuk menjaga kontinuitas produksi. Analisis pada kondisi internal menunjukkan usaha ini masih menghadapi kelemahan pada fluktuasi pengadaan bahan baku dan rendahnya pemanfaatan pemasaran digital. Sedangkan dari sisi eksternal, persaingan industri dan daya tawar pembeli berada pada tingkat tinggi, ancaman pendatang baru berada pada tingkat sedang akibat kemudahan perizinan usaha, sedangkan ancaman produk pengganti relatif rendah karena preferensi konsumen terhadap kualitas kayu solid. Berdasarkan kondisi tersebut, strategi yang direkomendasikan meliputi transformasi keunggulan produk ke dalam pemasaran digital, penguatan kerja sama eksklusif dengan pasar ritel, penegasan nilai produk melalui garansi, optimalisasi promosi digital, serta penerapan manajemen persediaan berbasis prediksi kebutuhan pasar dan stok pengaman untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
References
1. Ahmad, M., & Wilkins, S. (2025). Purposive sampling in qualitative research: A framework for the entire journey. Quality & Quantity, 59(2), 1461-1479. https://doi.org/10.1007/s11135-024-02022-5
2. Baird, K., Nuhu, N., & Jiao, L. (2024). The effect of Porter’s competitive forces on competitive advantage and organisational performance and the moderating role of management accounting practices. Journal of Management Control, 35, 303-332. https://doi.org/10.1007/s00187-024-00375-4
3. Gultom, M. R. F., & Lumbanraja, P. (2022). Analisis strategi pada UMKM Sepatu Kotama dengan Porter’s Five Forces. Journal Business Administration: Entrepreneurship and Creative Industry, 1(1), 1-10. https://doi.org/10.32734/jba.v1i1.9040
4. Halevi Hochwald, I., Green, G., Sela, Y., Radomyslsky, Z., Nissanholtz-Gannot, R., & Hochwald, O. (2023). Converting qualitative data into quantitative values using a matched mixed-methods design: A new methodological approach. Journal of Advanced Nursing, 79(11), 4398-4410. https://doi.org/10.1111/jan.15649
5. Ishak, A., Wafa, A., & Asfriyati. (2024). Strategi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sepatu di kawasan Kota Medan dengan pendekatan SWOT. Rekayasa Industri (JRI), 6(1), 27-39.
6. Ismawati, I., Rahim, A., & Abiansyah, A. H. (2023). Strategi pengembangan usaha furniture menggunakan pendekatan SWOT. Samalewa: Jurnal Riset & Kajian Manajemen, 3(1), 11-20. https://doi.org/10.58406/samalewa.v3i1.1181
7. Janis, I. (2022). Strategies for establishing dependability between two qualitative intrinsic case studies: A reflexive thematic analysis. Field Methods, 34(3), 240-255. https://doi.org/10.1177/1525822X211069636
8. Mahanum. (2021). Tinjauan kepustakaan. ALACRITY: Journal of Education, 1(2), 1-12. https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i2.20
9. Niswari. (2025). Analisis strategi bisnis dan penerapannya dalam manajemen. Jurnal Manajemen Bisnis, 4(2), 10-20. https://doi.org/10.54816/jmabis.v4i1.1209
10. Nugroho, A. W., & Susilo, A. (2025). Peluang dan tantangan pengembangan usaha mikro kecil. Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 19(1), 575-584.
11. Pangarkar, N., & Prabhudesai, R. (2024). Using Porter’s Five Forces analysis to drive strategy. Global Business and Organizational Excellence, 43(5), 24-34. https://doi.org/10.1002/joe.22250
12. Shelley, A., & Horner, K. (2021). Questionnaire surveys: Sources of error and implications for design, reporting and appraisal. British Dental Journal, 230(4), 251-258. https://doi.org/10.1038/s41415-021-2654-3
13. Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
14. Villamin, P., Lopez, V., Thapa, D. K., & Cleary, M. (2025). A worked example of qualitative descriptive design: A step-by-step guide for novice and early career researchers. Journal of Advanced Nursing, 81(8), 5181-5195. https://doi.org/10.1111/jan.16481
15. Yudhawasthi, C. M. (2023). Dokumen dalam perspektif ilmu komunikasi. BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 9008(105), 43-58. https://doi.org/10.55981/baca.2023.1126
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














