Analisis Kelayakan Investasi Pembangunan Jalur Transportasi Rel Kereta Api Maros-Parepare
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13200Keywords:
Kelayakan Investasi, Benefit Cost Ratio, Kereta Api Maros - Parepare, Investasi Publik, Transportasi RelAbstract
Pembangunan jalur kereta api Maros-Parepare merupakan bagian dari pengembangan jaringan Kereta Api Trans Sulawesi yang diharapkan memperkuat konektivitas, mobilitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi di Sulawesi Selatan. Besarnya investasi publik pada proyek tersebut menuntut evaluasi yang dapat menunjukkan keseimbangan antara manfaat dan biaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan investasi pembangunan Jalur Kereta Api Maros-Parepare menggunakan pendekatan Benefit Cost Ratio (BCR) serta mendeskripsikan kondisi operasional yang berkaitan dengan pencapaian manfaat proyek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif evaluatif dengan data sekunder dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Badan Pusat Statistik, dokumen operasional proyek, dan literatur ilmiah. Data yang dianalisis mencakup biaya investasi, biaya operasional, jumlah penumpang, tarif, pendapatan operasional, dan manfaat ekonomi yang tersedia dalam dokumen penelitian. Hasil analisis menunjukkan total benefit sebesar Rp2.150.870.000.000 dan total cost sebesar Rp9.148.000.000.000 selama periode proyeksi 50 tahun, sehingga diperoleh BCR sebesar 0,235. Nilai tersebut berada di bawah batas kelayakan 1, sehingga proyek belum memenuhi kriteria kelayakan ekonomi berdasarkan rasio manfaat-biaya yang dihitung. Meskipun demikian, data operasional menunjukkan jumlah penumpang meningkat dari 150.000 pada 2023 menjadi 228.868 pada 2025. Temuan ini menunjukkan adanya pemanfaatan layanan, tetapi manfaat yang terukur dalam analisis belum sebanding dengan besarnya biaya proyek. Implikasi penelitian menekankan pentingnya peningkatan utilisasi, pengembangan angkutan barang, integrasi antarmoda, dan evaluasi dengan NPV, IRR, serta analisis sensitivitas.
References
1. Dhaniswara, A., Muthohar, I., & Dewanti. (2023). Financial and economic feasibility study of Tempel-Yogyakarta-Samas urban railway line. In Proceedings of the International Conference on Railway and Transportation (ICORT 2022) (pp. 39–47). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-126-5_5
2. de Rus, G., Socorro, M. P., Valido, J., & Campos, J. (2022). Cost-benefit analysis of transport projects: Theoretical framework and practical rules. Transport Policy, 123, 25–39. https://doi.org/10.1016/j.tranpol.2022.04.008
3. Halim, R. A. (2023). Boosting intermodal rail for decarbonizing freight transport on Java, Indonesia: A model-based policy impact assessment. Research in Transportation Business & Management, 48, 100909. https://doi.org/10.1016/j.rtbm.2022.100909
4. Hamzah, T. S., & Kurniawan, T. (2024). Analisis manfaat dan biaya: Kebijakan transportasi kereta cepat Jakarta Bandung dari kacamata proyek strategis nasional. Jurnal Darma Agung, 32(3). https://doi.org/10.46930/ojsuda.v32i3.4288
5. Ismaili, A. F. (2022). Analisis kelayakan ekonomi KRL Commuter Line rute Yogyakarta–Solo. Jurnal Karkasa, 8(2), 40–45. https://doi.org/10.32531/jkar.v8i2.560
6. Manda, A., Halik, J. B., & Paridy, A. (2025). ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODAL UMKM CAFE TEMAN JALAN BOBA BOOTH CONTAINER DI KOTA MAKASSAR. ECOHOLIC: Jurnal Ekonomi Holistik, 1(1), 74–78. https://ojs.ukipaulus.ac.id/index.php/jeh/article/view/860
7. Mongan, C. J., Halik, J. B., Lambe, K. H. P., & Irdawati, I. (2025). Investor Risk Behavior as a Mediator in the Influence of Financial Literacy on Millennial Investment Decisions : Evidence from Makassar , Indonesia. Journal of Management and Business Review, 22(2), 144–162. https://doi.org/10.34149/jmbr.v22i2.820
8. Nilsson, J.-E. (2022). The weak spot of infrastructure BCA: Cost overruns in seven road and railway construction projects. Journal of Benefit-Cost Analysis, 13(2), 224–246. https://doi.org/10.1017/bca.2022.10
9. Nur, Z. A., & Muthohar, I. (2024). Revealing the economic viability of railway investments: Case study of Restoring Your Railway Programme, United Kingdom. Journal of the Civil Engineering Forum, 10(3), 217–228. https://doi.org/10.22146/jcef.11736
10. Pakiding, A. E. E., & Naipospos, B. P. (2024). Preferensi moda pelaku perjalanan terhadap travel time dan travel cost antara bus dan kereta api (Studi kasus: Kota Makassar ke Kota Pare-pare). STABILITA: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 12(2), 118–125. https://doi.org/10.55679/jts.v12i2.47516
11. Pratama, F. T., & Santosa, R. (2023). Evaluasi kinerja dan analisa Benefit Cost Ratio berdasarkan biaya operasional Kereta Api Maharani rute Surabaya–Semarang. CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology, 1(1), 60–69. https://doi.org/10.25139/concrete.v1i01.6087
12. Priyanto, S., Churniawan, E., & Darmawan, E. S. (2023). Financial feasibility study and economic impact of KRL electrification project development Yogyakarta–Solo. Jurnal Syntax Transformation, 4(7), 58–68. https://doi.org/10.46799/jst.v4i7.760
13. Rania, K., Kustiani, I., & Siregar, A. M. (2025). Analisis tekno ekonomi pengembangan jalur kereta api rencana areal terminal untuk kepentingan sendiri Pelabuhan Panjang. Rekayasa: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung, 29(1). https://doi.org/10.23960/rekrjits.v29i1.107
14. Rono, T. M., Paridy, A., & Halik, J. B. (2026). The Mediating Role of Risk Management in the Relationship between Financial Management , Financial Inclusion , and SME Performance in the Digital Era. Journal of Management Business Literacy, 1(1), 1–28. https://journal.penerbit3pilarliterasi.com/index.php/jmbl/article/view/1
15. Tveter, E., & Tomasgard, T. (2024). How long do transport infrastructure last: Evidences from Norwegian roads and rail network. European Transport Research Review, 16, 30. https://doi.org/10.1186/s12544-024-00650-4
16. Usman, K., Kustiani, I., Siregar, A. M., & Junaedi, T. (2023). Kajian kelayakan teknis dan tekno ekonomi pembangunan jalur ganda kereta api Tanjung Karang–Kotabumi di Provinsi Lampung. Rekayasa: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung, 27(3), 6–11.
17. Utami, R., & Suwahyono, C. (2024). Perhitungan tarif barang pada proyek Kereta Api Trans Sulawesi. Jurnal SAINTEK Patompo, 2(1).
18. Venezia, E. (2023). Cost–benefit analysis in high-speed railway projects: Appraisal of methodological approaches and an initial social equity evaluation, a case study. Sustainability, 15(14), 11344. https://doi.org/10.3390/su151411344` 1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














