Analisis Capability Level Tata Kelola Keamanan Informasi dalam Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Authors

  • Ronal Leonardo ISB Atma Luhur Pangkalpinang
  • Muhammad Ikhwan ISB Atma Luhur Pangkalpinang
  • Erwin Erwin ISB Atma Luhur Pangkalpinang

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13015

Keywords:

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Tata Kelola Keamanan Informasi, Capability Level, COBIT 2019

Abstract

Transformasi digital melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah menjadi strategi utama pemerintah Indonesia dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Di sisi lain, peningkatan pemanfaatan teknologi informasi juga diikuti oleh meningkatnya risiko keamanan informasi yang berpotensi mengganggu keberlangsungan layanan pemerintahan berbasis elektronik. Oleh karena itu, diperlukan tata kelola keamanan informasi yang mampu menjamin kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi sekaligus mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan SPBE. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan implementasi SPBE berdasarkan pendekatan Capability Level dengan menitikberatkan pada aspek tata kelola keamanan informasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada aparatur sipil negara sebagai pengguna layanan SPBE, sedangkan analisis dilakukan menggunakan pendekatan Capability Level yang mengacu pada kerangka kerja COBIT 2019 serta didukung oleh prinsip Sistem Manajemen Keamanan Informasi berdasarkan ISO/IEC 27001:2022. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa implementasi SPBE berada pada Capability Level 3 (Established Process) dengan nilai rata-rata 3,27, yang menunjukkan bahwa proses penyelenggaraan SPBE telah terdokumentasi dan diterapkan secara konsisten. Meskipun demikian, domain keamanan informasi masih memperoleh tingkat kapabilitas yang lebih rendah dibandingkan domain lainnya, sehingga diperlukan peningkatan pada aspek kebijakan keamanan informasi, manajemen risiko teknologi informasi, pengendalian akses, audit keamanan informasi, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk evaluasi tingkat kematangan SPBE yang berfokus pada tata kelola keamanan informasi serta menghasilkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kapabilitas proses menuju Level 4 (Predictable Process) melalui penguatan tata kelola teknologi informasi dan penerapan keamanan informasi yang berkelanjutan.

References

Badan Siber Dan Sandi Negara. (2024). Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Versi 5.0. Badan Siber Dan Sandi Negara.

Badan Siber Dan Sandi Negara. (N.D.). Laporan Tahunan Keamanan Siber Indonesia. Badan Siber Dan Sandi Negara.

Calder, A. (2023). IT Governance: An International Guide To Data Security And ISO 27001/ISO 27002 (7th Ed.). London, United Kingdom: Kogan Page.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches (6th Ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Delone, W. H., & Mclean, E. R. (2003). The Delone And Mclean Model Of Information Systems Success: A Ten-Year Update. Journal Of Management Information Systems, 19(4), 9–30.

Hair, J. F., Jr., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A Primer On Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (4th Ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

International Organization For Standardization. (2018). ISO 31000:2018 Risk Management—Guidelines. Geneva, Switzerland: ISO.

International Organization For Standardization. (2019). ISO/IEC 33020:2019 Information Technology—Process Assessment—Process Measurement Framework For Assessment Of Process Capability. Geneva, Switzerland: ISO.

International Organization For Standardization. (2022). ISO/IEC 27001:2022 Information Security, Cybersecurity And Privacy Protection—Information Security Management Systems—Requirements. Geneva, Switzerland: ISO.

ISACA. (2019a). COBIT® 2019 Design Guide: Designing An Information And Technology Governance Solution. Schaumburg, IL: ISACA.

ISACA. (2019b). COBIT® 2019 Framework: Governance And Management Objectives. Schaumburg, IL: ISACA.

ISACA. (2019c). COBIT® 2019 Framework: Introduction And Methodology. Schaumburg, IL: ISACA.

ISACA. (N.D.). COBIT® Process Assessment Model (PAM): Using COBIT To Assess Process Capability Levels. Rolling Meadows, IL: ISACA.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi. (N.D.). Pedoman Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kementerian PANRB.

National Institute Of Standards And Technology. (2024). Cybersecurity Framework (CSF) 2.0. Gaithersburg, MD: NIST.

Organisation For Economic Co-Operation And Development. (N.D.). Digital Government Review: Building Digital Government. Paris, France: OECD Publishing.

Pemerintah Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Pemerintah Republik Indonesia.

Pemerintah Republik Indonesia. (2022). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 132 Tahun 2022 Tentang Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Nasional. Pemerintah Republik Indonesia.

Ringle, C. M., Wende, S., & Becker, J. (2024). Smartpls 4 User Manual. Oststeinbek, Germany: Smartpls Gmbh.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2024). Research Methods For Business: A Skill-Building Approach (9th Ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Downloads

Published

10-08-2026

How to Cite

Leonardo, R., Ikhwan, M., & Erwin, E. (2026). Analisis Capability Level Tata Kelola Keamanan Informasi dalam Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik . Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 3328–3336. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13015