Pengaruh Job Overload Dan Burnout Terhadap Kinerja Karyawan Pada CV. Sinar Gemilang Driyorejo Gresik
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13001Keywords:
Beban Kerja Berlebih, Burnout, Kinerja KaryawanAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan pekerjaan yang menyebabkan beban kerja karyawan semakin tinggi dan berpotensi memicu kelelahan kerja (burnout), sehingga dapat berdampak pada penurunan kinerja karyawan. Kondisi tersebut terjadi di CV. Sinar Gemilang Driyorejo Gresik yang mengalami peningkatan aktivitas operasional, khususnya pada departemen pergudangan. Peningkatan volume pekerjaan yang tidak diimbangi dengan pengelolaan beban kerja yang baik dapat memengaruhi kondisi fisik maupun mental karyawan, sehingga berpengaruh terhadap kemampuan mereka dalam menyelesaikan pekerjaan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh beban kerja berlebih dan burnout terhadap kinerja karyawan di CV. Sinar Gemilang Driyorejo Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan yang berjumlah 89 orang menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berlebih dan burnout berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi beban kerja berlebih dan tingkat burnout yang dialami karyawan, maka kinerja yang dihasilkan cenderung menurun. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengelola pembagian beban kerja secara lebih seimbang, memberikan waktu istirahat yang memadai, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan karyawan agar produktivitas dan kualitas kinerja dapat terus ditingkatkan.
References
Bakker, A. B., Demerouti, E., & Vergel, A. S. (2023). Job Demands–Resources Theory: Ten Years Later. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 25–53.
Demerouti, E., & Bakker, A. B. (2011). The Job Demands-Resources model: Challenges for future research. SA Journal of Industrial Psychology, 37(2), 1–9.
Demerouti, E., Bakker, A. B., Nachreiner, F., & Schaufeli, W. B. (2001). The job demands-resources model of burnout. Journal of Applied Psychology, 86(3), 499–512.
Freudenberger, H. J. (1974). Staff burn-out. Journal of Social Issues, 30, 159–165. https://doi.org/10.1111/j.1540-4560.1974.tb00706.x
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., & Donnelly, J. H. (2012). Organizations: Behavior, Structure, Processes (14th ed.). McGraw-Hill Irwin.
Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Revisi). Bumi Aksara.
Hayes, A. F. (2022). Introduction to Mediation, Moderation, and Conditional Process Analysis: A Regression-Based Approach (3rd ed.). The Guilford Press.
Indrawati, A., & Wardana, A. (2022). Pengaruh Job Overload terhadap Burnout dan Kinerja Karyawan di Era Pandemi. Jurnal Ilmiah Manajemen, 10(2), 145–158.
Kimura, T. (2018). Work overload and intimidation: The moderating role of resilience. European Management Journal, 36(6), 736–745. https://doi.org/10.1016/j.emj.2018.03.002
MacKinnon, D. P. (2008). Introduction to Statistical Mediation Analysis. Lawrence Erlbaum Associates.
Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Remaja Rosdakarya.
Maslach, C., Schaufeli, W. B., & Leiter, M. P. (2001). Job Burnout.
Permana, D., & Hidayat, R. (2023). Peran Burnout sebagai Mediasi Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(1), 88–102.
Pratama, A., & Kusuma, W. (2024). Analisis Beban Kerja dan Kondisi Psikologis terhadap Produktivitas Kerja. Jurnal Manajemen SDM, 12(3), 210–225.
Primadani, C., & Sumiati, S. (2019). Pengaruh Karakteristik Individu Pengembangan Karyawan dan Komitmen Karyawan Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan Pada PT. Saraya Anugrah. Management & Accounting Research, 3(2).
Priyastolo, D. (2020). Analisis Statistik dengan SPSS. Gava Media.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2023). Organizational Behavior (19th ed.). Pearson.
Schaufeli, W. B., Leiter, M. P., & Maslach, C. (2009). Burnout: 35 years of research and practice. Career Development International, 14(3), 204–220.
Schultz, D., & Schultz, S. E. (2006). Psychology Work Today (9th ed.). Pearson Education.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business: A Skill Building Approach (7th ed.). John Wiley & Sons.
Setia, T., & Nurafi, C. (2020). Kompetensi, Kepemimpinan, Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Human Resources and Facility Management Directorate. Media Bisnis, 12(2), 127–132.
Sobel, M. E. (1982). Asymptotic confidence intervals for indirect effects in structural equation models. Sociological Methodology, 13, 290–312.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sutrisno, E. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Kencana.
Wibowo. (2021). Manajemen Kinerja. Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














