Pengaruh Kepemimpinan Partisipatif dan Komunikasi Internal terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pegawai Sekretariat Daerah Kota Parepare

Authors

  • Nur Afni Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Parman Parman Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Rusmin Rusmin Universitas Muhammadiyah Parepare

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12972

Keywords:

Kepemimpinan Partisipatif, Komunikasi Internal, Organizational Citizenship Behavior, Pegawai Pemerintah

Abstract

Organisasi pemerintahan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu menjalankan tugas formal sesuai dengan tanggung jawabnya, tetapi juga memiliki perilaku kerja sukarela yang mendukung efektivitas organisasi. Perilaku tersebut dikenal sebagai Organizational Citizenship Behavior (OCB), yaitu perilaku individu yang dilakukan secara sukarela di luar kewajiban formal pekerjaan namun memberikan kontribusi positif terhadap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan partisipatif dan komunikasi internal terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pegawai Sekretariat Daerah Kota Parepare.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 118 pegawai. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan aplikasi SPSS versi 25 melalui pengujian validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan partisipatif memiliki hubungan positif terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB), namun tidak berpengaruh signifikan secara statistik dengan nilai signifikansi 0,115. Sementara itu, komunikasi internal terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB dengan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, kepemimpinan partisipatif dan komunikasi internal berpengaruh signifikan terhadap OCB dengan nilai F hitung sebesar 31,008 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 35% variasi OCB pegawai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan perilaku OCB pegawai Sekretariat Daerah Kota Parepare lebih banyak dipengaruhi oleh kualitas komunikasi internal dibandingkan dengan kepemimpinan partisipatif. Oleh karena itu, organisasi perlu memperkuat sistem komunikasi yang terbuka, efektif, dan dua arah untuk meningkatkan keterlibatan serta perilaku positif pegawai.

References

Afsar, B., Cheema, S., & Masood, M. (2021). The role of organizational citizenship behavior in improving organizational effectiveness. International Journal of Organizational Analysis, 29(4), 1048–1065.

Armstrong, M., & Taylor, S. (2023). Armstrong's handbook of human resource management practice (16th ed.). Kogan Page.

Badaruddin, B. (2022). Dimensi organizational citizenship behavior. Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo, 8(1), 59–70.

Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson.

Fajar, A. M., Banowo, E., & Mulyadi, A. M. (2022). Peran komunikasi internal dan eksternal pada organisasi dedikasi untuk negeri. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2), 70–80.

Fauzi, A. F. F., Nurmayanti, S., & Sulaimiah, S. (2022). Pengaruh komunikasi internal dan budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior melalui kepuasan kerja pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lombok Barat. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(11), 4989–4996.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 26 Edisi 10. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2024). Laporan kinerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tahun 2024.

Luthans, F. (2021). Organizational behavior (14th ed.). McGraw-Hill.

Northouse, P. G. (2022). Leadership: Theory and practice (9th ed.). Sage Publications.

OECD. (2023). Government at a glance 2023. OECD Publishing.

Organ, D. W. (1988). Organizational citizenship behavior: The good soldier syndrome. Lexington Books.

Pamungkas, T., Jamrizal, J., & Us, K. A. (2024). Kepemimpinan partisipatif, delegasi, dan pemberian kewenangan. Jurnal Manajemen Riset Inovasi, 2(2), 99–110.

Podsakoff, P. M., MacKenzie, S. B., Paine, J. B., & Bachrach, D. G. (2009). Organizational citizenship behaviors: A critical review of the theoretical and empirical literature and suggestions for future research. Journal of Management, 35(3), 513–563.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Organizational behavior (19th ed.). Pearson.

Sedarmayanti. (2023). Manajemen sumber daya manusia: Reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil. Refika Aditama.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 141.

Yukl, G. (2020). Leadership in organizations (9th ed.). Pearson.

Downloads

Published

08-08-2026

How to Cite

Afni, N., Parman, P., & Rusmin, R. (2026). Pengaruh Kepemimpinan Partisipatif dan Komunikasi Internal terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pegawai Sekretariat Daerah Kota Parepare. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 3170–3177. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12972