Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Bersih Petani Jagung di Desa Buttu Batu Kabupaten Enrekang
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12949Keywords:
luas lahan, biaya produksi, jumlah produksi, pendapatan bersihAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan, biaya produksi, dan jumlah produksi terhadap pendapatan bersih petani jagung di Desa Buttu Batu, Kabupaten Enrekang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi sekaligus sampel sebanyak 74 petani jagung yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, uji hipotesis, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan bersih petani jagung (koefisien 20,415; sig. <0,001). Biaya produksi berpengaruh negatif dan signifikan (koefisien -0,867; sig. <0,001), sedangkan jumlah produksi berpengaruh positif dan signifikan (koefisien 4,061; sig. <0,001) terhadap pendapatan bersih. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bersih petani jagung dengan nilai F hitung sebesar 112,352 (sig. <0,001) dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,828, yang berarti 82,8% variasi pendapatan bersih petani jagung dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi luas lahan, efisiensi biaya produksi, dan peningkatan jumlah produksi merupakan strategi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani jagung di wilayah penelitian.
References
Apoorva, M. S., & Kundlas, K. (2024). Negative impacts of intensive agricultural practices on environment and ecosystem: A review. International Journal of Research in Agronomy, 7(12), 285–289.
Asmara, R., & Nurholifah, R. (2010). Analisis pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani tebu dalam keanggotaan suatu koperasi. Agrise, 10(2), 108–120.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Enrekang. (2021). Kabupaten Enrekang dalam angka 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Enrekang.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Enrekang. (2024). Kabupaten Enrekang dalam angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Enrekang.
Brinkman, A. R., & Smyth, A. J. (1973). Land evaluation for rural purposes (ILRI Publication No. 17). International Institute for Land Reclamation and Improvement.
Fevriera, S. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani jagung. Jurnal Ekonomi dan Bisnis (JDEB).
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS (10th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ibrahim, R., Halid, A., & Boekoesoe, Y. (2021). Analisis biaya dan pendapatan usahatani padi sawah non irigasi teknis di Kelurahan Tenilo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 5(3), 176–181.
Juliandi, A., Irfan, & Manurung, S. (2014). Metodologi penelitian bisnis: Konsep dan aplikasi. UMSU Press.
Mahadini, L. R., & Hermanto, S. B. (2022). Pengaruh laba dan penjualan terhadap prediksi arus kas. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi (JIRA), 11(12).
Makbul. (2021). Metode penelitian: Teori dan aplikasi. Prenadamedia Group.
Mansur, S. M. (2023). Pengaruh biaya produksi dan harga jual terhadap pendapatan petani jagung. JIMB Journal.
Mbwilo, K. (2024). Agricultural price fluctuation and its effects on small-scale farmer income: A case of maize crop in Kilolo District. East African Journal of Agriculture and Biotechnology, 7(1), 72–84.
Mosher, A. T. (2012). Getting agriculture moving. Agricultural Development Council.
Mubyarto. (2015). Pengantar ekonomi pertanian. LP3ES.
Mulyadi. (2009). Akuntansi biaya (5th ed.). Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Nabilla, Z. S., & Nursanti, Y. B. N. B. (2024). Penerapan limit fungsi mencari keuntungan maksimum dari biaya marginal. Eqien: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 13(2), 168–176.
Pradnyawati, I. G. A. B., & Cipta, W. (2021). Pengaruh luas lahan, modal dan jumlah produksi terhadap pendapatan petani sayur di Kecamatan Baturiti. Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 9(1), 93–100.
Rahim, A., & Hastuti, D. R. D. (2017). Ekonomika pertanian: Pengantar teori dan kasus. Penebar Swadaya.
Rahman, S. (2018). Membangun pertanian dan pangan untuk mewujudkan kedaulatan pangan. DeePublish.
Saadudin, D., Rusman, Y., & Pardani, C. (2017). Analisis biaya, pendapatan dan R/C usahatani jahe (Zingiber officinale). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 3(1), 85–90.
Salikin, K. A. (2003). Sistem pertanian berkelanjutan. Kanisius.
Soekartawi. (2016). Analisis usahatani. UI Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukirno, S. (2019). Mikroekonomi teori pengantar (3rd ed.). Rajawali Pers.
Suratiyah, K. (2015). Ilmu usahatani (Rev. ed.). Penebar Swadaya.
Sutrisno, S., & Meirinaldi, M. (2022). Holding company BUMN pangan, swasembada pangan dan kesejahteraan petani. Jurnal Ekonomi, 24(1), 25–34.
Tunas, O. O., Ngangi, C. R., & Timban, J. F. J. (2023). Pengaruh luas lahan dan pengalaman berusahatani terhadap pendapatan petani padi di Desa Taraitak I Kecamatan Langowan Utara Kabupaten Minahasa. Agri-SosioEkonomi, 19(1), 441–448.
Umar, H. (2009). Metode riset perilaku konsumen jasa. Ghalia Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














