Analisis Kekerasan dalam Pendidikan di Era Digitalisasi
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12930Keywords:
Kekerasan Pendidikan, Era Digital, Literasi DigitalAbstract
Kajian ini bertujuan mengeksplorasi transformasi manifestasi kekerasan dalam ekosistem pendidikan di tengah pesatnya arus digitalisasi. Meskipun lembaga pendidikan secara normatif dan yuridis dirancang sebagai ruang yang aman, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan peserta didik, realitas menunjukkan masih berlangsungnya berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, emosional, maupun struktural. Perkembangan teknologi informasi turut memperluas bentuk kekerasan ke ruang digital melalui cyberbullying, yang memiliki karakteristik anonimitas, penyebaran informasi yang cepat, serta jangkauan yang luas sehingga dampaknya lebih kompleks dibandingkan kekerasan konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, yaitu mengkaji dan menganalisis berbagai literatur ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen resmi yang relevan dengan tema penelitian. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola, penyebab, dampak, dan strategi penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan digital berkontribusi signifikan terhadap penurunan kesehatan mental, meningkatnya kecemasan dan depresi, menurunnya motivasi serta prestasi akademik, dan terganggunya interaksi sosial peserta didik. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara pesatnya penguasaan teknologi dengan rendahnya kompetensi kewargaan digital (digital citizenship) serta literasi digital yang berorientasi pada etika. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital berbasis kecerdasan emosional, pendidikan karakter, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan protektif guna mendukung tumbuh kembang generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan bertanggung jawab di era digital.
References
[1] N. P. Astiyan Putra, “ANALISIS KASUS KEKERASAN DALAM PENDIDIKAN (STUDI KASUS PENGANAYAAN GURU TERHADAP SISWA DI JOGOROTO-JOMBANG),” Jurnal Dinamika Sosial Budaya, vol. 25, no. 1, 2023, doi: 10.26623/jdsb.v25i2.4204.
[2] Winna Clara Shinta, “ANALISIS PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KEKERASAN DALAM LINGKUNGAN KELUARGA DAN SEKOLAH,” EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains, 2023, doi: 10.33541/edumatsains.v8i1.5105.
[3] U. & S. Y, “Kekerasan dalam pendidikan,” Jurnal Kajian Pendidikan Islam Dan Keagamaan, vol. 6, no. 2, 2022.
[4] ahmad fauzi, “ Fenomena cyberbullying di lingkungan pelajar: Perspektif pendidikan Islam,” Pendidikan Diniyah., 2020.
[5] M. helena Lohy and F. Pribadi, “KEKERASAN DALAM SENIORITAS DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN,” Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, vol. 5, no. 1, 2021, doi: 10.38043/jids.v5i1.2938.
[6] & ibrahim whardana, “Tipologi kekerasan dalam pendidikan dan relevansinya terhadap upaya pencegahan berbasis nilai Islam,” Jurnal Pendidikan Islam, vol. 13, no. 1, pp. 25–35, 2026.
[7] I. Arifin, Nirwana, Nurmagfira, and Aksayanti, “Dinamika Cyberbullying di Media Sosial dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Sosial Remaja,” DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education, vol. 2, no. 2, 2025, doi: 10.69875/djosse.v2i2.133.
[8] T. Ardyah Rahmadani and N. Harahap, “Dampak Cyberbullying di Media Sosial pada Perilaku Reaktif Remaja di Desa Sei Rotan,” Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, vol. 8, no. 2, 2023, doi: 10.33506/jn.v8i2.2372.
[9] M. F. Mu’tazza and S. Gumiandari, “Peran Pendidikan Agama Islam dalam Kekerasan Berbasis Gender Online pada Remaja di Cirebon,” Indo-MathEdu Intellectuals Journal, vol. 5, no. 6, 2024, doi: 10.54373/imeij.v5i6.2370.
[10] tang syarifudin, “Implementasi model pendidikan Islam multikultural sebagai strategi pencegahan kekerasan dalam lingkungan STAI Al-Furqan Makassar,” Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, vol. 5, no. 1, 2025.
[11] N. Septantiningtyas, “Pencegahan Bullying Berbasis Nilai-Nilai Islam Di Sekolah Dasar,” Jurnal Pendidikan Karakter, vol. 15, no. 1, pp. 22–36, 2025.
[12] F. T. Yulieta, H. N. A. Syafira, M. H. Alkautsar, S. Maharani, and V. Audrey, “Pengaruh Cyberbullying di Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental,” De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, vol. 1, no. 8, 2021, doi: 10.56393/decive.v1i8.298.
[13] D. P. , & W. R. Sari, “Dampak Cyberbullying terhadap Motivasi Belajar Siswa,” Jurnal Pendidikan Karakter, vol. 12, no. 2, pp. 145–152, 2022.
[14] N. A. Putri, “Pengaruh Kekerasan Siber terhadap Pembentukan Kepribadian Remaja,” Jurnal Psikologi Pendidikan, vol. 10, no. 1, pp. 55–63, 2022.
[15] N. P. A. Putra, “Analisis Kasus Kekerasan Dalam Pendidikan (Studi Kasus Penganayaan Guru Terhadap Siswa Di Jogoroto-Jombang),” Jurnal Dinamika Sosial Budaya, vol. 25, no. 1, 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














