Analisis Kebutuhan Media Instruksional Himpunan Kelas VII SMP Berbasis ADDIE dan Gagne
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12924Keywords:
Analisis Kebutuhan, Media Instruksional, Himpunan, ADDIE, Teori GagneAbstract
Penelitian deskriptif dengan metode campuran ini bertujuan menganalisis kebutuhan media instruksional materi himpunan pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Singaraja serta merancang spesifikasi kebutuhan media interaktif berbasis 9 Prinsip Teori Gagne. Studi pendahuluan ini mengadopsi lima tugas inti Fase Analisis paradigma ADDIE menurut Robert Maribe Branch. Data dihimpun melalui studi dokumentasi laporan nilai sumatif, wawancara mendalam dengan guru matematika, angket kebutuhan terhadap 32 siswa kelas VII K, serta observasi sarana prasarana sekolah. Hasil penelitian mengungkap kesenjangan kinerja kognitif yang signifikan: hanya 37,5% siswa mencapai KKTP (≥75) dengan rerata kelas 64,2, akibat keabstrakan materi, hambatan notasi simbolik, dan kesulitan visual-spasial pada diagram Venn (90,63%). Pembelajaran konvensional satu arah berbasis media statis memicu kejenuhan pada 84,38% siswa. Meski kepemilikan gawai Android siswa mencapai 100%, fluktuasi jaringan internet sekolah menuntut solusi sistem penyampaian berupa Aplikasi Pembelajaran Interaktif Berbasis Android secara Luring. Integrasi sembilan prinsip instruksional Gagne diwujudkan melalui transformasi sembilan fitur aplikasi: Modul Animasi Apersepsi, Tampilan Misi Belajar, Kuis Kilat Prasyarat Interaktif, Simulasi Venn Interaktif, Pop-up Mnemonic dan Hint, Venn Drag-and-Drop Arena, Immediate Diagnostic Feedback, Modul Evaluasi Mandiri, dan Tantangan Detektif Himpunan. Dokumen Analysis Summary ini menjadi cetak biru valid bagi pengembangan media pembelajaran matematika digital yang presisi di masa depan.
References
Abdurrahman, M. (2012). Anak Berkesulitan Belajar: Teori, Diagnosis dan Remidiasinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Al Haqiqy, M. S. I., Huda, N., Halifah, N., & Al Haqiqy, M. S. (2024). Listening Learning Design by Using Gagne’s Nine Instructional Events to Trigger Student Learning Communication. Asalibuna, 8(01), 1–14. https://doi.org/10.30762/asalibuna.v8i01.2682
Anggraeni, Y., & Sarifah, I. (2025). Hubungan Self Efficacy Dan Kedisplinan Dengan Kemandirian Belajar Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 277–312. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.34863
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Baddeley, A. (2003). Working memory and language: An overview. Journal of Communication Disorders, 36(3), 189–208. https://doi.org/10.1016/S0021-9924(03)00019-4
Branch, R. M., & Varank, İ. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. New York: Springer.
Divayana, D. G. H., & Sindu, I. G. P. (2020). Pengembangan Video Animasi 3 Dimensi Tema Diri Sendiri Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Bali Kelas 1 Semester Ganjil (Studi kasus di: SD Negeri 2 Tukadmungga). KARMAPATI, 9(1), 1–7. https://doi.org/10.23887/karmapati.v9i1.23262
Feri, A., & Zulherman, Z. (2021). Analisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran IPA berbasis Nearpod. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 418–426. https://doi.org/10.23887/jipp.v5i3.33127
Hadijah, S., Aulia, L., & Eviyanti, C. Y. (2020). Integrasi budaya aceh kedalam media pembelajaran matematika interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 1143–1152. https://doi.org/10.31004/cendekia.v4i2.337
Magfirah, I., Buton, S., & Alkatiri, S. (2024). Pengaruh Teori Belajar Gagne Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Materi Operasi Bilangan Bulat. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 9456–9465. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.17987
Midiyanto, V. F. F., & Hunaifi, A. A. (2022). Analisis kebutuhan media pembelajaran untuk siswa SD kelas IV pada materi pecahan. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran, 2(1), 255–260. https://doi.org/10.29407/seinkesjar.v2i1.3027
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Piaget, J. (1972). Development and learning. Readings on the Development of Children, 38–46.
Rasmuin, R., & Ningsi, T. A. (2020). Pengaruh pembelajaran dengan teknik scaffolding terhadap kemampuan representasi matematis siswa SMP Negeri 4 Baubau. Jurnal Akademik Pendidikan Matematika, 6(1), 22–29. https://doi.org/10.55340/japm.v6i1.191
Romiszowski, A. J. (2004). How’s the e-learning baby? Factors leading to success or failure of an educational technology innovation. Educational Technology, 44(1), 5–27. http://www.jstor.org/stable/44428871
Sudewa, K. A., Sugihartini, N., & Divayana, D. G. H. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Edmodo Dengan Discovery Learning Pada Mata Pelajaran PPKN Kelas VIII Di SMP Lab Undiksha Singaraja. KARMAPATI, 10(1), 25–37. https://doi.org/10.23887/karmapati.v10i1.29407
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Zain, A. A., & Pratiwi, W. (2021). Analisis kebutuhan pengembangan media PowerPoint interaktif sebagai media pembelajaran tematik kelas V SD. Elementary School: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ke-SD-An, 8(1), 75–84.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














