Studi Karakteristik Marshall pada Campuran Asphalt Concrete Wearing Course dengan Substitusi Sebagian Aspal Menggunakan Styrofoam

Authors

  • Dimas Edsa Politeknik Negeri Bengkalis
  • Lizar Lizar Politeknik Negeri Bengkalis

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12865

Keywords:

AC-WC, Karakteristik Marshall, Bina Marga 2018, Styrofoam, Substitusi Aspal

Abstract

Konstruksi perkerasan jalan saat ini menghadapi tantangan berupa tingginya biaya aspal murni dan meningkatnya beban lalu lintas yang menyebabkan kerusakan dini. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan limbah styrofoam (polistirena) sebagai bahan substitusi aspal penetrasi 60/70 pada campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Tujuan utama penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh substitusi aspal dengan styrofoam pada rentang kadar 3% hingga 7% terhadap karakteristik Marshall dan parameter volumetrik. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan proses pencampuran basah (wet process), di mana styrofoam dicairkan bersama aspal pada suhu 150–160°C. Penentuan Kadar Aspal Optimum (KAO) dilakukan terlebih dahulu dan ditetapkan sebesar 5,5%. Selanjutnya, dilakukan pengujian Marshall pada lima variasi kadar substitusi, yaitu 3%, 4%, 5%, 6%, dan 7% dari berat aspal optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan styrofoam meningkatkan nilai stabilitas campuran hingga mencapai puncak pada variasi 5% sebesar 1483,80 kg dan 6% sebesar 1481,34 kg, melampaui campuran normal sebesar 1418,25 kg. Namun, peningkatan kadar styrofoam menyebabkan peningkatan VITM dan VMA serta penurunan kepadatan dan VFWA. Berdasarkan evaluasi terhadap Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2, hanya variasi substitusi 3% yang memenuhi seluruh parameter teknis, terutama batas maksimum VITM sebesar 5%. Oleh karena itu, kadar 3% direkomendasikan sebagai kadar substitusi optimum untuk menjaga kinerja, durabilitas, dan manfaat lingkungan campuran AC-WC.

References

‌Anggara, R. & Franchitika, R. (2024). Pengaruh Penambahan Limbah Styrofoam Terhadap Hasil Marshall Untuk Ac-Bc - Effect Of Adding Styrofoam Waste On Marshall Results For Ac-Bc Http://Dx.Doi.Org/10.36764/Ju.V8i2.1492

Ardiatma, D., Ilyas, N. I., Nico Halomoan, & Indriyani, Y. M. (2025). Pemanfaatan Limbah Plastik Ps (Polystyrene) Jenis Styrofoam Menjadi Paving Block Dengan Campuran Silica Fume Sebagai Upaya Reduksi Sampah Plastik: Indonesia. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan, 17(1), 56–72. Https://Doi.Org/10.20885/Jstl.Vol17.Iss1.Art5

Erita Anastasia C., Guswandi Guswandi, & Lizar Lizar. (2019). Pengaruh Pencampuran Limbah Plastik Pet (Polyethylene Terephtalate) Terhadap Nilai Marshall Aspal Pori.

Kementrian Pekrjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, Direktoral Jendral Bina Marga, Spesifikasi Umum 2018 Untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan Dan Jembatan (Revisi 2)

Kinanti, A., Et. Al. (2022). Tinjauan Durabilitas Penambahan Kadar 1,5% Styrofoam Pada Aspal Penetrasi 60/70 Terhadap Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc)

Nurfadhila, T., Et. Al. (2024). Perbandingan Kinerja Marshall Pada Campuran Aspal Ac-Wc Menggunakan Plastik Polypropilene (Pp) Dan Plastik High Density Polyethylene (Hdpe) Https://Doi.Org/10.54297/Sciej.V5i2.661

Rifansyah, M. (2023). Pengaruh Penambahan Styrofoam Pada Campuran Ac-Bc (Asphalt Concrete – Binder Course) Penetrasi 60/70 Terhadap Karakteristik Marshall

Rsni M-01-2003, Metode Pengujian Campuran Beraspal Panas Dengan Alat Marshall, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta

Sni 06-2440:1991, Metode Pengujian Kehilangan Berat Minyak, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta

Sni 1969:2016, Cara Uji Berat Jenis Dan Penyerapan Air Agregat Kasar, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta

Sni 1970:2016, Cara Uji Berat Jenis Dan Penyerapan Air Agregat Halus, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta

Sni 2417:2008, Cara Uji Keausan Agregat Dengan Mesin Abrasi, Los Angeles, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta

Sni 2432:2011, Cara Uji Daktilitas Aspal, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta

Sni 2531:2015, Metode Uji Densitas Semen Hidraulis

Sni Astm C136, Metode Uji Untuk Analisis Saringan Agregat Jalus Dan Agregat Kasar, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta

Tandiabang, S., Et. Al. (2022). Pengaruh Styrofoam Sebagai Bahan Tambah Campuran Ac-Wc Batu Sungai Tetean Kabupaten Mamasa

Tisnawan, R., Husaini, R. R., Yazid, M., & Saventina, E. M. (2025). Analisis Karakteristik Marshall Dari Campuran Aspal Beton Lapis Aus (Ac-Wc) Dengan Penambahan Limbah Styrofoam (Polystyrene) Pada Aspal Penetrasi 60/70. Impression: Jurnal Teknologi Dan Informasi, 4(1), 83-89

Downloads

Published

07-08-2026

How to Cite

Edsa, D., & Lizar, L. (2026). Studi Karakteristik Marshall pada Campuran Asphalt Concrete Wearing Course dengan Substitusi Sebagian Aspal Menggunakan Styrofoam. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 2867–2876. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12865