Transformasi dan Hubungan Pemasaran dalam Membangun Keberlanjutan Usaha Salon Kecantikan: Studi Kasus Kualitatif pada Industri Jasa Kecantikan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia

Authors

  • Ondi Prawiradinata Universitas Ahmad Dahlan
  • Fitroh Adhilla Universitas Ahmad Dahlan
  • Zunan Setiawan Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12754

Keywords:

Transformasi Pemasaran, Relationship Marketing, Pengalaman Pelanggan, Keberlanjutan Usaha, Studi Kasus Kualitatif

Abstract

Industri jasa kecantikan mengalami perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompetitif seiring dengan perkembangan teknologi digital, perubahan perilaku konsumen, dan meningkatnya tuntutan terhadap pengalaman pelanggan yang lebih personal, interaktif, dan berkelanjutan. Usaha salon kecantikan bergantung pada kualitas layanan teknis, membutuhkan kemampuan dalam membangun hubungan pelanggan, mengelola komunikasi digital, menghasilkan pengalaman emosional, dan mengembangkan strategi pemasaran adaptif untuk mempertahankan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi transformasi pemasaran dan hubungan pelanggan dalam membangun keberlanjutan usaha salon kecantikan pada industri jasa kecantikan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami proses transformasi bisnis, pengalaman pelanggan, dan mekanisme pengelolaan hubungan pemasaran dalam konteks usaha jasa kecantikan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, karyawan, dan pelanggan salon kecantikan, didukung oleh observasi aktivitas pemasaran dan dokumentasi digital perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 15 melalui tahapan pengkodean terbuka, pengelompokan kategori, analisis tema, dan visualisasi hubungan antar konsep. Hasil pengolahan data NVivo 15 menunjukkan lima tema utama, yaitu transformasi pemasaran digital, pengalaman pelanggan, hubungan emosional pelanggan, inovasi layanan, dan keberlanjutan usaha. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan usaha salon kecantikan dibangun melalui integrasi kemampuan pemasaran digital dan strategi hubungan pelanggan yang berorientasi pada kepercayaan, personalisasi layanan, komunikasi berkelanjutan, dan keterlibatan pelanggan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual pemasaran kreatif berbasis pengalaman pelanggan yang menjelaskan mekanisme transformasi usaha jasa kecantikan dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis digital dan memberikan implikasi bagi pengembangan usaha mikro dan kecil berbasis layanan.

 

References

Barner, S. and Totzek, D. (2023), “Social media in response to COVID-19: how increased social media usage affects the performance of B2B salespeople in the ‘new normal’”, Journal of Personal Selling and Sales Management, Vol. 44 No. 4, pp. 1-16, doi: 10.1080/08853134.2023.2243542.j.

Bazeley, P., & Jackson, K. (2013). Qualitative Data Analysis with NVivo (2nd ed.). SAGE.

Bolander, W., Satornino, C.B., Hughes, D.E. and Ferris, G.R. (2015), “Social networks within sales organizations: their development and importance for salesperson performance”, Journal of Marketing, Vol. 79 No. 6, pp. 1-16, doi: 10.1509/jm.14.0444.

Boles, J., Brashear, T., Bellenger, D. and Barksdale, H. (2000), “Relationship selling behaviors: antecedents and relationship with performance”, Journal of Business and Industrial Marketing, Vol. 15 Nos 2/3, pp. 141-153, doi: 10.1108/08858620010316840.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. . (2007). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods, 5th Edition. Pearson.

Bourguignon, B., Boeck, H. and Brashear Alejandro, T. (2021), “Salesforce responsive roles in turbulent times: case studies in agility selling”, Journal of Business and Industrial Marketing, Vol. 36 No. 8, pp. 1286-1299, doi: 10.1108/JBIM-01-2020-0010.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Bryant, A., & Charmaz, K. (Eds.). (2007). The SAGE handbook of grounded theory. Sage.

Carson, D., Gilmore, A., Perry, C. and Gronhaug, K. (2001), Qualitative Marketing Research, Sage, London.

Cao, G. and Tian, N. (2020), “Enhancing customer-linking marketing capabilities using marketing analytics”, Journal of Business and Industrial Marketing, Vol. 35 No. 7, pp. 1289-1299, doi: 10.1108/jbim-09-2019-0407.

Charmaz, K. and Belgrave, L.L. (2018), “Thinking about data with grounded theory”, Qualitative Inquiry, Vol. 25 No. 8, pp. 743-753, doi: 10.1177/1077800418809455

Corbin, J. and Strauss, A. (2008), Basics of Qualitative Research, 3rd ed., Sage, London.

Corbin, J.M. and Strauss, A.L. (2015), Basics of Qualitative Research: Techniques and Procedures for Developing Grounded Theory, 4th ed., SAGE, Los Angeles

Edwards, J., Miles, M.P., D’Alessandro, S. and Frost, M. (2023), “Entrepreneurial strategy-making, corporate entrepreneurship preparedness and entrepreneurial sales actions: improving B2B sales performance”, Journal of Business Research, Vol. 157, 113586, doi: 10.1016/ j.jbusres.2022.113586.

Good, M.C. and Schwepker, C.H. (2022), “Business-to-business salespeople and political skill: relationship building, deviance, and performance”, Journal of Business Research, Vol. 139, pp. 32-43, doi: 10.1016/j.jbusres.2021.09.035.

Good, V., Hughes, D.E. and LaBrecque, A.C. (2021), “Understanding and motivating salesperson resilience”, Marketing Letters, Vol. 32 No. 1, pp. 33-45, doi: 10.1007/s11002-020-09552-6.

Lastner, M.M., Peasley, M.C. and Pelletier, M.J. (2022), “A nuanced analysis of salesperson grit: exploring perseverance, consistency, and mind-set”, Journal of Business-to-Business Marketing, Vol. 29 Nos 3-4, pp. 271-291, doi: 10.1080/1051712X.2022.2121505.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. Sage Publication.

Miles, M. B., & Huberman, M. B. (2014). Qualitative Data Analysis (3rd ed.). Sage Publication, Inc.

Moleong. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Olsen, W. (2004). Triangulation in Social Research: Qualitative and Quantitative Methods Can Really be Mixed. Causeway Press.

O’Neill, M. M., Booth, S. R., & Lamb, J. T. (2018). Using NVivoTM for Literature Reviews: The Eight Step Pedagogy (N7+1). The Qualitative Report, 23(13), 21 39.

Luu, T.T. (2021), “Activating salesperson resilience during the COVID-19 crisis: the roles of employer event communication and customer demandingness”, Industrial Marketing Management,Vol. 96, pp. 18-34, doi: 10.1016/j.indmarman.2021.03.007.

Peesker, K.M., Ryals, L.J. and Kerr, P.D. (2024), “Toward an understanding of the personal traits needed in a digital selling environment”, Journal of Business and Industrial Marketing, Vol. 39 No. 8, pp. 1687-1703, doi: 10.1108/JBIM-02-2023-0094.

Weretecki, P., Greve, G. and Henseler, J. (2021), “Selling actors in multi-actor sales ecosystems: who they are, what they do and why it matters”, Journal of Business and Industrial Marketing, Vol. 36 No. 4, pp. 641-653, doi: 10.1108/jbim-03-2020-0145.

Zboja, J.J., Brudvig, S., Laird, M.D. and Clark, R.A. (2021), “The roles of consumer entitlement, persuasion knowledge, and perceived product knowledge on perceptions of sales pressure”, Journal of Marketing Theory and Practice, Vol. 29 No. 4, pp. 435-447, doi: 10.1080/ 10696679.2020.1870239.

Downloads

Published

01-08-2026

How to Cite

Prawiradinata, O., Adhilla, F., & Setiawan, Z. (2026). Transformasi dan Hubungan Pemasaran dalam Membangun Keberlanjutan Usaha Salon Kecantikan: Studi Kasus Kualitatif pada Industri Jasa Kecantikan di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Indonesia. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 2538–2549. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12754