Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Tasamuh dalam Pendidikan Agama Islam sebagai Upaya menyelesaikan santri yang bermsalah di Pondok Pesantren Imam Syafi’i Bima
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12689Keywords:
Strategi Internalisasi, Nilai Tasamuh, Pendidikan Agama Islam, Santri Bermasalah, Pondok PesantrenAbstract
Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter santri yang moderat. Nilai tasamuh atau toleransi menjadi kunci dalam menjaga harmoni di lingkungan multikultural pesantren. Namun, di MA Pondok Pesantren Imam Syafi’i Bima masih ditemukan perilaku santri yang bermasalah: 1) praktik bullying senior kepada junior, 2) ketidakdisiplinan dalam mengikuti jam muraj’ah hafalan, dan 3) kasus kehilangan barang pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi internalisasi nilai tasamuh oleh guru Pendidikan Agama Islam, faktor pendukung dan penghambat, serta hasil internalisasi dalam menangani perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi internalisasi dilakukan melalui 3 tahap: transformasi nilai melalui pembelajaran PAI, transaksi nilai melalui diskusi dan nasihat, dan transinternalisasi nilai melalui pembiasaan, keteladanan, dan kegiatan 24 jam. Faktor pendukung meliputi lingkungan pesantren yang kondusif dan komitmen guru. Faktor penghambat adalah perbedaan latar belakang budaya santri dan kurangnya keteladanan sebagian santri senior. Hasilnya menunjukkan penurunan perilaku bullying, peningkatan disiplin muraj’ah, dan tumbuhnya rasa saling percaya antar santri.
References
Aisyah, S., & Kurniawan, D. (2022). Implementasi pendidikan karakter melalui pembiasaan nilai moral dalam membentuk perilaku peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 145–158.
Hidayat, A. (2021). Internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 45–58.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Implementasi Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Madjid, N. (2021). Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan.
Marini, A., Safitri, D., & Muda, I. (2021). Moral education and character development in educational institutions. International Journal of Instruction, 14(3), 1–16.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. (2020). Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Musyafa’, M. A. (2023). Internalisasi Nilai Tasamuh, Tawassuth, dan Tawazun dalam Penguatan Karakter Toleransi di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3 Tambakberas Jombang. Tesis/Skripsi, Universitas Islam Negeri.
Novanshah, D. (2022). Internalisasi Nilai Tasamuh dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(3), 1058–1064.
Nurgiansah, T. H. (2021). Pendidikan Pancasila sebagai upaya membentuk karakter jujur. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 33–41.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, Interaktif dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta.
Suhardi, & Rosyid, M. (2024). Internalisasi nilai pendidikan Islam melalui pembelajaran dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 8(1), 55–69.
Wicaksono, A. (2024). Internalisasi Pendidikan Pesantren Berbasis Sintuwu Maroso dalam Membangun Moderasi Beragama. Jurnal Pendidikan Islam.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














