Optimalisasi Pengolahan Data dan Integrasi Satu Data Sektor Pertanian Menggunakan Platform CKAN di Provinsi Sumatera Selatan

Authors

  • Fajar Adi Pratama Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Gusmelia Testiana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12591

Keywords:

Pengolahan Data, Satu Data Indonesia, Data Cleaning, CKAN, Sektor Pertanian, Sumatera Selatan

Abstract

Era digitalisasi menuntut ketersediaan data pemerintah yang akurat dan terpadu sebagai fondasi kebijakan nasional melalui program Satu Data Indonesia. Meskipun regulasi telah ditetapkan, implementasi di tingkat daerah masih diwarnai kendala teknis seperti tingginya fragmentasi data, format pendataan yang belum terstandar, dan minimnya sinkronisasi basis data. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif implementasi tata kelola, sinkronisasi, standardisasi format, serta pembersihan data sektor pertanian di lingkungan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan menuju Portal Satu Data. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif melalui desain studi kasus. Teknik pengumpulan data memadukan observasi partisipatif, telaah dokumen arsip digital, dan wawancara dengan metode purposive sampling pada himpunan data prioritas sektoral. Tahapan analisis mencakup verifikasi, pembersihan data mentah (data cleaning) menggunakan perangkat lunak spreadsheet, yang dilanjutkan dengan publikasi dataset menggunakan arsitektur open-source Comprehensive Knowledge Archive Network (CKAN). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dari 21 target dataset prioritas yang diminta, sebanyak 16 data mentah beraneka format berhasil diinventarisasi, dibersihkan, dan ditransformasikan menjadi satu format baku. Seluruh data tersebut kemudian diintegrasikan dengan sukses ke dalam Dashboard Satu Data Sumsel. Kesimpulan utama dari kajian ini membuktikan bahwa intervensi standardisasi terstruktur dan pemanfaatan platform CKAN sangat krusial dalam mengatasi hambatan teknis fragmentasi informasi. Ekosistem manajemen data yang dikembangkan terbukti mampu menyediakan sistem yang berkelanjutan, transparan, dan sangat suportif dalam mendasari proses pengambilan keputusan strategis bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

References

1. Athallah, A. N. (2022). KUALITAS LAYANAN PORTAL OPEN DATA BANDA ACEH (ODBA) DALAM KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN STATISTIK KOTA BANDA ACEH. Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan, 4(1), 38–49. https://doi.org/10.33701/JTKP.V4I1.2698

2. Chu, X., Ilyas, I. F., Krishnan, S., & Wang, J. (2016). Data Cleaning: Overview and Emerging Challenges. Proceedings of the ACM SIGMOD International Conference on Management of Data, 2201–2206. https://doi.org/10.1145/2882903.2912574;JOURNAL:JOURNAL:ACMCONFERENCES;PAGEGROUP:STRING:PUBLICATION

3. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. In SAGE Publications, Inc. (US) (5th ed.). SAGE Publications.

4. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan. (2017). RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN 208. www.dispertasumsel.web.id

5. Saepudin, E. A., Solehatunnisa, F., Lestari, N. A., Gunawan, R. A. V., & Fadilah, G. (2025). Implementasi Satu Data Indonesia dalam Mendukung Transparansi dan Akses Data Publik. Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(3), 442–452. https://doi.org/10.63822/PYDK5V51

6. Firmansyah, A. D., & Susanto, T. D. (2023). The unsuccessful of Satu Data Indonesia (SDI) implementation: a lesson learned from local government. Jurnal Mantik, 7(1), 311–320. https://doi.org/10.35335/mantik.v7i1.3768

7. Islami, M. J. (2021). Implementasi Satu Data Indonesia: Tantangan dan Critical Success Factors (CSFs). Jurnal Komunika: Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika, 10(1), 13. https://doi.org/10.31504/KOMUNIKA.V10I1.3750

8. Janssen, M., Charalabidis, Y., & Zuiderwijk, A. (2012). Benefits, Adoption Barriers and Myths of Open Data and Open Government. Information Systems Management, 29(4), 258–268. https://doi.org/10.1080/10580530.2012.716740

9. Kementerian Komunikasi dan Digital. (2023). Kementerian Komunikasi dan Digital. https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/siaran-pers-no-548-hm-kominfo-12-2023-tentang-wamenkominfo-kebijakan-satu-data-permudah-pembangunan

10. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis (3rd ed.). SAGE Publications.

11. Muchsin, M. (2025). Digital Governance dan Tantangan Integrasi Data Sektor Publik: Studi pada Satu Data Indonesia di Tingkat Provinsi Papua. JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI, 15(2). https://doi.org/10.33592/jiia.v15i2.7872

12. Patria, I. (2025). Strategi Transformasi Penyuluhan Pertanian melalui Teknologi Digital: Literature Review. INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 4(5), 1150–1161. https://doi.org/10.55123/INSOLOGI.V4I5.6307

13. Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (2019). https://peraturan.bpk.go.id/Details/108813/perpres-no-39-tahun-2019

14. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. ALFABETA.

15. Yin, R. K. (2017). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

31-08-2026

How to Cite

Pratama, F. A., & Testiana, G. (2026). Optimalisasi Pengolahan Data dan Integrasi Satu Data Sektor Pertanian Menggunakan Platform CKAN di Provinsi Sumatera Selatan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 5188–5198. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12591