Kekuatan Majas dan Diksi dalam Novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu” Karya JS. Khairen

Authors

  • Andri Saputra Universitas Hamzanwadi
  • Aula Akbar Universitas Hamzanwadi
  • Baiq Silvia Zahra Tuhry Universitas Hamzanwadi
  • Diah Rani Ramadan Universitas Hamzanwadi
  • Muhammad Ali Bastomi Universitas Hamzanwadi
  • Herman Wijaya Universitas Hamzanwadi

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12518

Keywords:

Stilistika, Diksi, Majas, J.S. Khairen, Dompet Ayah Sepatu Ibu

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis kekuatan majas serta diksi dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen melalui pendekatan stilistika. Novel tersebut dipilih karena mengangkat perjuangan keluarga dalam keterbatasan ekonomi melalui bahasa yang estetis, emosional, dan simbolis. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan kutipan naratif yang mengandung diksi serta majas. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi melalui tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengarang memanfaatkan diksi sensoris, konotatif, sosial-ekonomi, dan kasual untuk menggambarkan penderitaan fisik, keadaan psikologis, latar sosial, serta kedekatan hubungan antartokoh. Majas metafora, personifikasi, hiperbola, ironi, dan simile digunakan untuk memperkuat citraan, konflik emosional, karakterisasi, dan pesan moral. Dompet dan sepatu berkembang dari benda sehari-hari menjadi simbol tanggung jawab ayah, ketangguhan ibu, pengorbanan, dan harapan keluarga. Keterpaduan diksi dan majas membentuk efek estetis yang menghidupkan narasi sekaligus mendekatkan pengalaman tokoh kepada pembaca. Temuan ini menegaskan bahwa kekuatan novel terletak pada kemampuan J.S. Khairen mengolah bahasa sederhana menjadi ekspresi yang reflektif dan menyentuh, sehingga tema cinta, perjuangan, ketahanan keluarga, serta kemanusiaan dapat disampaikan secara kuat dan bermakna. Penelitian ini juga memperlihatkan relevansi kajian stilistika bagi pemahaman sastra Indonesia kontemporer dan pembelajaran apresiasi sastra.

References

Al-Ma’ruf, A. I., & Nugrahani, F. (2017). Pengkajian sastra. CV Djiwa Amarta.

Andhini, A. D., & Arifin, Z. (2021). Gaya bahasa perbandingan dalam novel Catatan Juang karya Fiersa Besari: Kajian stilistika dan relevansinya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 1(2), 23–35.

Annisa, M. R., Sugiarti, D. H., & Maspuroh, U. (2022). Kajian stilistika dalam novel Metafora Sunyi karya Heri Samtani serta relevansinya sebagai materi pembelajaran sastra di SMA. Bahtera Indonesia: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 84–101.

Bunga, A. S. (2022). Alur dan pengaluran dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).

Fransori, A. (2017). Analisis stilistika pada puisi Kepada Peminta-Minta karya Chairil Anwar. Deiksis, 9(1), 1–12.

Habibi, A. H. (2022). Majas perbandingan pada novel Serangkai karya Valerie Patkar: Kajian stilistika pragmatik (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi).

Halawa, M. (2021). Gaya bahasa perbandingan pada novel Jalan Pasti Berujung karya Benyaris Adonia Pardosi. Kohesi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 1–11.

Juliani, Y., & Karlina, E. M. (2025). Analisis nilai kekeluargaan dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya JS Khairen dengan pendekatan sosiologi sastra. Tarbiyatul Ilmu: Jurnal Kajian Pendidikan, 2(9), 86–102.

Keraf, G. (2009). Diksi dan gaya bahasa. Gramedia Pustaka Utama.

Khairen, J. S. (2023). Dompet ayah sepatu ibu. Bukune.

Mahsun. (2014). Metode penelitian bahasa: Tahapan strategi, metode, dan tekniknya. Rajawali Pers.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nurgiyantoro, B. (2017). Stilistika. Gadjah Mada University Press.

Pradopo, R. D. (2021). Pengkajian puisi: Analisis strata norma dan analisis struktural dan semiotik. Gadjah Mada University Press.

Ratna, N. K. (2013). Stilistika: Kajian puitika bahasa, sastra, dan budaya. Pustaka Pelajar.

Rini, A. (2021). Menyingkap konflik batin tokoh dan deiksis dalam novel Saman. Penerbit YLGI.

Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa. Sanata Dharma University Press.

Supriatna, R., Sauri, S., & Al Gadri, H. H. (2025). Gaya bahasa dan nilai estetika pada kumpulan puisi Kau Sedingin Pelabuhan karya Dahri Dahlan serta pemanfaatannya sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 9(3), 578–589.

Sukirman, S. (2021). Karya sastra media pendidikan karakter bagi peserta didik. Jurnal Konsepsi, 10(1), 17–27.

Tarigan, H. G. (2013). Pengajaran gaya bahasa. Angkasa.

Wiyatmi, W. (2017). Sosiologi sastra. Kanwa Publisher.

Yuliantini, T. (2021). Kajian stilistika terhadap diksi dalam kumpulan puisi Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia karya Taufiq Ismail serta pemanfaatannya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di SMK. Wistara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(1), 36–45.

Zahron, M. A. (2025). Fakta kemanusiaan dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu terhadap aktualitas kehidupan remaja (Kajian sosiologi sastra). Prosodi, 19(1), 47–58.

Downloads

Published

30-07-2026

How to Cite

Saputra, A., Akbar, A., Tuhry, B. S. Z., Ramadan, D. R., Bastomi, M. A., & Wijaya, H. (2026). Kekuatan Majas dan Diksi dalam Novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu” Karya JS. Khairen. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 2139–2146. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12518