Dampak Putusan Pemberhentian Tetap dari Dewan Kehormatan Organisasi Advokat terhadap Status Keanggotaan Advokat di Organisasi Advokat Lain
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12237Keywords:
Advokat, Pelanggaran Etik, Dewan KehormatanAbstract
Pergeseran sistem organisasi advokat bermula single bar menjadi multi-bar pada SKMA No. 73/KMA/HK.01/IX/2015 memicu problematika dalam peradilan etik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum status keanggotaan advokat setelah dijatuhi sanksi pemberhentian tetap oleh Dewan Kehormatan dan merumuskan strategi pembaharuan hukum untuk mencegah maraknya praktik buruk forum shopping keanggotaan antar organisasi advokat. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan literatur dan putusan hukum terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil sanksi pemberhentian tetap yang diputuskan oleh Dewan Kehormatan kehilangan daya eksekutorial di tingkat nasional. Akibatnya, oknum pelanggar etik dapat dengan mudah melakukan perpindahan organisasi guna memulihkan hak beracaranya, yang pada eksistensinya merugikan masyarakat. Sebagai upaya resolusi konflik ini, merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi No. 126/PUU-XXIV/2026, diusulkan pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Bersama nasional yang didukung oleh Sistem Informasi Advokat Terintegritas (SIAT) berbasis digital terpusat dengan pihak Mahkamah Agung Republik Indonesia. Penerapan regulasi ini wajib diperkuat dengan sanksi administratif yang transparan dan tegas pengawasan publik guna menutup celah segala manipulasi organisasi advokat. Integrasi ini krusial untuk menciptakan sistem daftar hitam (blacklist) nasional guna menutup celah impunitas etis, menutup ruang pelarian para pelanggar etik dan mengembalikan marwah advokat sebagai officium nobile secara konsisten, berkelanjutan, serta mampu memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat selaku pengguna jasa hukum di masa mendatang.
References
1. Kode Etik Advokat Indonesia (Mei 23, 2002). Retrieved from https://www.peradi.or.id/index.php/profil/detail/peraturan-pelaksanaan-dewan-kehormatan
2. Niken Dayu Prasasti, d. (2025, Januari). ANALISIS PELANGGARAN KODE ETIK ADVOKAT DAN PERANNYA DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME PROFESI ADVOKAT. Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics (JDEDTE), 2(1).
3. Organisasi Advokat Indonesia Sepakat Bentuk Dewan Kehormatan Pusat Bersama (DKPB). (2023, November 29). Retrieved from https://peradi.id/organisasi-advokat-indonesia-sepakat-bentuk-dewan-kehormatan-pusat-bersama-dkpb/
4. Putusan Ketua Mahkamah Konstitusi Nomor 126/PUU-XXIV/2026 (Mahkamah Konstitusi 2026). Retrieved from https://www.mkri.id/public/content/persidangan/putusan/putusan_mkri_14407_1781684918.pdf
5. Putusan Nomor 112/PUU-XII/2014 tentang Pengujian Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. (Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia 2014). Retrieved from https://www.mkri.id/public/content/persidangan/sinopsis/ikhtisar_1652_1418_112-PUU-XII-2014-ok%20&%2036-PUU-XIII-2015-ok.pdf
6. SIA PERADI: Transformasi Digital Menuju Pelayanan Advokat yang Lebih Profesional dan Terintegrasi. (2023, Agustus 25). Retrieved from https://peradi.id/sia-peradi-transformasi-digital-menuju-pelayanan-advokat-yang-lebih-profesional-dan-terintegrasi/
7. Surat Ketua Mahkamah Agung Nomor 73/KMA/HK.01/IX/2015 Perihal Sumpah Advokat (Mahkamah Agung Republik Indonesia 2015). Retrieved from https://www.kai.or.id/wp-content/uploads/2017/09/SKMA-NO.-73-2015-SUMPAH-ADVOKAT.pdf
8. Surat penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Banten Nomor 52/KPT.W29/HM.1.1.1/II/2025 tentang pembekuan berita acara sumpah advokat. (Pengadilan Tinggi Banten Februari 2025). Retrieved from https://www.mkri.id/berita/firdaus-oiwobo-uji-mekanisme-pembekuan-advokat-24127
9. Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. (2003).
10. Akbar, T. N. (2024). Analisis Sistem Single Bar bagi Advokat Menurut Undang-Undang No. 18 Tahun 2003. Jurnal Thengkyang, 9(1), 57–64. https://jurnal.unisti.ac.id/thengkyang/article/view/193
11. Aryani, D. P. K., Angelica, R., Agustyna, W. N., Kartika, M. V., & Ghani, R. A. (2025). Pelaksanaan Kode Etik Advokat untuk Mencegah Penyalahgunaan Wewenang. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum dan Masyarakat, 3(01). https://journal.forikami.com/index.php/dassollen/article/view/829
12. Diar, A., Alifri, A. H., & Bintang, M. (2024). Single Regulator dalam Multi Bar Organisasi Advokat untuk Masa Depan Advokat yang Independent. Wajah Hukum, 8(2), 684–691. https://doi.org/10.33087/wjh.v8i2.1589
13. Harmoko, H. (2022). Kode Etik Profesi Advokat dalam Menjaga Eksistensi Advokat sebagai Profesi Terhormat (Officium Nobile). IUS: Jurnal Ilmiah Fakultas Hukum, 10(2), 184–193. https://doi.org/10.51747/ius.v10i2.1155
14. Hidayah, M. H. F., Mahtum, R., Syahrani, F. P., & Chasnun, F. N. (2024). Peran Kode Etik Advokat dalam Menjamin Penegakan Keadilan di Indonesia. Media Hukum Indonesia, 2(4). https://doi.org/10.5281/zenodo.14292321
15. Irawan, H. D., Samsi, S. N. A., & Auretha, Z. A. (2023). Peran Dewan Kehormatan Daerah dalam Pengawasan terhadap Kode Etik Advokat. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum dan Masyarakat, 1(02). https://journal.forikami.com/index.php/dassollen/article/view/386
16. Lina, A. A., Rahma, D., & Kurniawati, A. (2025). Literatur Review: Implementasi Kode Etik Profesi Advokat di Indonesia. Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics, 2(1). https://doi.org/10.70248/jdedte.v2i1.1760
17. Lubis, F., Anshori, Q. Z., Khairunnisa, Z., Priyanti, A., Maulani, S. K., & Sartika, F. D. (2025). Implementasi Kode Etik Advokat. Jurnal Inovasi Hukum dan Kebijakan, 6(1). https://ejurnals.com/ojs/index.php/jihk/article/view/1161
18. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2026). Putusan Nomor 217/PUU-XXIII/2025 tentang Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. https://www.mkri.id/perkara/persidangan/putusan
19. Muchsinin, S. (2024). Pelanggaran Kode Etik Advokat yang Melakukan Kekerasan pada Hakim Saat Persidangan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(7), 981–985. https://doi.org/10.5281/zenodo.11283190
20. Ramadanti, N. A., Widigusti, N. A., Herdiansyah, F. P., Nurhalisa, S. N., & Zahra, K. F. (2025). Persoalan Pelanggaran Kode Etik dan Tanggung Jawab Profesional dalam Profesi Advokat. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum dan Masyarakat, 3(01). https://journal.forikami.com/index.php/dassollen/article/view/803
21. Sanaya Ulfah, A., Supriyatna, D., & Mulyadi. (2024). Model Single Bar System Organisasi Advokat Indonesia dalam Meningkatkan Profesionalisme. Karimah Tauhid, 3(4), 5212–5220. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i4.13094
22. Solikin, N., & Rohmatullah, A. (2022). The Regulatory Reform of Advocate Organizations in Proposing Oath of Prospective Advocates in Indonesia. Jurnal Kajian Pembaruan Hukum, 2(2), 133–154. https://doi.org/10.19184/jkph.v2i2.23400
23. Sunaryo, T. O. P., Fautanu, I., Suganda, A., & Maryano. (2024). Legal Certainty Advocate Organizational System Arrangements in the Implementation of Professional Quality with the Value of Justice. Revista de Gestão Social e Ambiental, 18(2), e5762. https://doi.org/10.24857/rgsa.v18n2-115
24. Syachputra, M. R., Nugraha, T. A., Maulana, S., Nissa, A. S., & Rizqia, N. M. (2025). Pemberlakuan Prinsip-prinsip Dasar dalam Masalah Profesi Kode Etik Advokat. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum dan Masyarakat, 3(01). https://journal.forikami.com/index.php/dassollen/article/view/849
25. Syarief, V. G. (2023). Kedudukan Organisasi Advokat dalam Sistem Kekuasaan Kehakiman. Jurnal Ilmiah Publika, 11(1), 42–51. https://doi.org/10.33603/publika.v11i1.8200
26. Wijdan, M., Mulyaningsih, R. F. S., Putri, H. O., Maslakha, M. Y., & Nuryasin, A. M. (2025). Peran Kode Etik dan Nilai Moral sebagai Penguatan Profesionalisme Advokat. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum dan Masyarakat, 3(01). https://journal.forikami.com/index.php/dassollen/article/view/815
27. Yasin, A. M. (2024). Penegakan Kode Etik dalam Lingkungan Profesi Advokat pada Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Advokat Indonesia (DPC AAI). Pemuliaan Hukum, 7(1), 1–14. https://doi.org/10.30999/ph.v7i1.3804
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














