Hubungan Pemberian Rewards, Punishment, dan Pengawasan dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja Konstruksi di PT. X Kota Batam Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12152Keywords:
Rewards, Punishment, Pengawasan, Kepatuhan, Alat Pelindung Diri (APD)Abstract
Sektor konstruksi memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, salah satunya akibat rendahnya kepatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemberian rewards, punishment, dan pengawasan dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja konstruksi di PT. X Kota Batam Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja konstruksi PT. X yang berjumlah 60 orang, dengan sampel ditentukan melalui teknik total sampling sehingga diperoleh 60 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar checklist observasi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden menilai rewards efektif (61,7%), punishment efektif (61,7%), pengawasan baik (60,0%), dan patuh menggunakan APD (83,3%). Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara rewards dengan kepatuhan penggunaan APD (p-value = 0,727), sedangkan punishment (p-value = 0,010) dan pengawasan (p-value = 0,001) terbukti berhubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan APD. Disimpulkan bahwa punishment dan pengawasan berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan APD, sehingga perusahaan disarankan mempertahankan konsistensi pengawasan dan penerapan sanksi, serta tetap mengembangkan sistem penghargaan agar lebih efektif dalam mendukung budaya keselamatan kerja.
References
Askar, A., Hidayat, & Sani, A. (2022). Hubungan implementasi program K3 terhadap produktivitas kerja pada pekerja di PT. Industri Kapal Indonesia. Window of Public Health Journal, 3(4), 680–689. https://doi.org/10.33096/woph.v3i4.435
Azmarina, T. S. N., Andriyani, & Srisantyorini, T. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja konstruksi: Kajian sistematis literatur. Inovasi Kesehatan Global, 2(2).
Cahyo, D. I., Rupiwardani, I., & Susanto, B. H. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja konstruksi di PT “X”. Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 2(2), 50–58. https://doi.org/10.33860/bjkl.v2i2.1579
Daruhadi, G., & Sopiati, P. (2024). Pengumpulan data penelitian. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(5), 5423–5443.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.
Faradisa, A. W., & Martiana, T. (2021). Correlation of work motivation, reward, and punishment with compliance behavior in using personal protective equipment. Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 10(2), 208–217. https://doi.org/10.20473/ijosh.v10i2.2021.208-217
Fenelia, N., & Herbawani, C. K. (2022). Faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja konstruksi: Kajian literatur. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 221–230.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gibbs, J. P. (1975). Crime, punishment, and deterrence. Elsevier.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (1991). Health promotion planning: An educational and environmental approach (2nd ed.). Mayfield Publishing.
Hanum, N. Z. (2021). Hubungan pemberian rewards dan punishment dengan kepatuhan penggunaan APD bagian laundry, dapur, dan unit pelayanan sterilisasi di RS X Jakarta. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(2), 289–299. https://doi.org/10.36418/jiss.v2i2.201
Herzberg, F. (1959). The motivation to work. John Wiley & Sons.
Hirschi, T. (1969). Causes of delinquency. University of California Press.
International Powered Access Federation. (2025). The analysis of accident data to identify the primary causes of fatalities and major injuries in the global powered access industry. https://www.ipaf.org/en/gsr2025
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2024). Laporan kinerja Kementerian Ketenagakerjaan tahun 2024. Kementerian Ketenagakerjaan RI.
La Tho, I., Sari Indah, F. P., & Puji, L. K. R. (2020). Analisis pengawasan petugas safety dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) di proyek pembangunan Apartemen Marigold at Nava Park. JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri), 2(2), 98–105.
Lobis, Y. B., Ariyanto, D., & Warsini. (2020). Pengaruh pengawasan terhadap kepatuhan penggunaan alat pelindung diri di PT Jamu Air Mancur Palur. PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya, 8(1), 31. https://doi.org/10.20961/placentum.v8i1.35669
Mardiana, A., & Saleh, A. (2021). Pemberian reward terhadap peningkatan motivasi kerja karyawan dalam perspektif Islam. Jurnal Ekonomi Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo, 2, 1–14.
Putri, R. W., & Martiana, T. (2018). Hubungan motivasi, reward, dan punishment dengan perilaku tenaga kerja dalam menjalankan program STOP di PT X Pasuruan. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 7(2), 172–180. https://doi.org/10.20473/ijosh.v7i2.2018.172-180
Sartina, I., & Purnamawati, D. (2024). Evaluasi penggunaan APD dalam konteks kesehatan dan keselamatan kerja di industri konstruksi. FLORONA: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 3(2), 35–43. https://doi.org/10.55904/florona.v3i2.1219
Sasmitha, M. A., Andriyani, & Srisantyorini, T. (2025). Pelatihan dan pengawasan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk menurunkan tingkat kecelakaan kerja. Buletin Kesehatan, 3.
Skinner, B. F. (1938). The behavior of organisms: An experimental analysis. Appleton-Century.
Smith, J., & Jones, R. (2024). Supervision ratio and workplace injury risk in construction settings. Journal of Safety Research, 89, 45–53.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.
Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami sumber data penelitian: Primer, sekunder, dan tersier. Jurnal Edu Research: Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS), 5(3), 28–33.
Tsanyan, M. L., Andriyani, & Srisantyorini, T. (2025). Kepatuhan pemakaian alat pelindung diri (APD) pada pekerja konstruksi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 529–552.
Uyun, R. C., & Widowati, E. (2022). Hubungan antara pengetahuan pekerja tentang K3 dan pengawasan K3 dengan perilaku tidak aman (unsafe action). Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 10(3), 391–397. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i3.33318
Zahoor, H., Chan, A. P. C., & Utama, W. P. (2023). The influence of safety incentives and penalties on PPE compliance in construction industry. Safety Science, 165, 106118. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2023.106118
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














