Keindahan Bahasa Dalam Kisah Si Kancil Sebagai Sastra Anak: Analisis Stilistika Terhadap Diksi Dan Majas
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12142Keywords:
sastra anak, kisah Si Kancil, stilistika, diksi, majasAbstract
Kisah Si Kancil merupakan salah satu karya sastra anak yang tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter melalui penyampaian nilai-nilai moral. Selain kandungan moralnya, cerita ini memiliki keindahan bahasa yang dibangun melalui pemilihan diksi dan penggunaan majas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan diksi, mengidentifikasi jenis-jenis majas, serta menganalisis fungsi stilistika keduanya dalam membangun keindahan bahasa pada kisah Si Kancil. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan stilistika. Sumber data berupa teks kisah Si Kancil, sedangkan data penelitian meliputi kata, frasa, kalimat, dialog, dan narasi yang mengandung unsur diksi dan majas. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dengan teknik baca dan catat (close reading), kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan berdasarkan teori stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Si Kancil didominasi oleh penggunaan diksi yang sederhana, konkret, komunikatif, dan sesuai dengan perkembangan bahasa anak. Diksi yang berkaitan dengan alam, hewan, tumbuhan, dan aktivitas sehari-hari memudahkan pembaca memahami isi cerita sekaligus membangun suasana yang hidup. Selain itu, ditemukan penggunaan majas personifikasi, hiperbola, repetisi, simile, dan onomatope yang berfungsi memperkuat karakter tokoh, memperjelas suasana, merangsang imajinasi pembaca, meningkatkan nilai estetis cerita, serta mempertegas penyampaian pesan moral. Dengan demikian, perpaduan diksi dan majas menjadikan kisah Si Kancil sebagai karya sastra anak yang efektif dalam mengembangkan literasi, apresiasi sastra, dan pembentukan karakter peserta didik.
References
Aminuddin. (2015). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Iqbal, B. A. (2025). Analisis Nilai Karakter Buku Dongeng Si Kancil (Doctoral Dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Keraf, G. (2010). Diksi Dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Khoirunnisa, A., Hartati, D., & Suprihatin, D. (2026). Analisis Unsur Intrinsik Novel Mao Mao & Berang-Berang: Penerbangan Ajaib Ke Ujung Dunia Karya Clara Ng Dan Relevansinya Sebagai Bahan Bacaan Literasi Sastra Anak. Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9(1), 101–112.
Larasati, B. G., Dewi, B. S., & Alfatien, N. (2025). Telaah Konsep Dasar Cerita Anak, Perkembangan Reseptif Sastra Anak Dan Manfaat Cerita Bagi Anak. Multidisciplinary Research Journal, 1(2), 52–60.
Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurgiyantoro, B. (2019). Sastra Anak Dan Pembentukan Karakter. Cakrawala Pendidikan, 38(2), 407–420.
Pradopo, R. D. (2017). Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Putri, C. K., & Indriani, D. A. (2018). Perancangan Ilustrasi Dongeng Si Kancil Dan Si Kera Untuk Anak Usia 4–6 Tahun. Artcomm: Jurnal Komunikasi Dan Desain, 1(1).
Ratna, N. K. (2014). Stilistika: Kajian Puitika Bahasa, Sastra, Dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ratna, N. K. (2015). Teori, Metode, Dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sari, D., & Hidayat, R. (2022). Kajian Stilistika Dalam Cerita Anak Indonesia. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 12(1), 65–79.
Semi, M. A. (2012). Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, H. G. (2013). Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Angkasa.
Ulya, A. S. (2025). Analisis Unsur Pembentuk Dan Klasifikasi Cerita Anak Dalam Perspektif Pendidikan Bahasa. Multidisciplinary Research Journal, 1(2), 61–67.
Ummah, I., & Saputra, E. E. (2025). Apresiasi Sastra Anak Di Sekolah Dasar: Paradigma Baru Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar. Yogyakarta: PT Star Digital Publishing.
Wahyuni, S. (2021). Analisis Nilai Moral Dalam Cerita Rakyat Si Kancil Sebagai Sastra Anak. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(2), 145–154.
Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori Kesusastraan (Terjemahan Melani Budianta). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Widyastuti, A., & Karyadi, A. C. (2026). Menghidupkan Dongeng Untuk Mendidik Dan Membentuk Karakter Anak. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Yuniar, V., Susilawati, S., & Khair, U. (2021). Analisis Nilai Karakter Buku Cerita Anak (Dongeng Si Kancil) Dan Implikasinya Pada RPP Kelas V Tema 4 (Doctoral Dissertation, Institut Agama Islam Negeri Curup).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














