Efektivitas pengelolaan RTH DPUTRPRKPLH Kabupaten Tasikmalaya di Singaparna

Authors

  • Dela Aura Kartini Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi YPPT Priatim Tasikmalaya
  • Ani Heryani Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi YPPT Priatim Tasikmalaya
  • Acep Hilman Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi YPPT Priatim Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12135

Keywords:

Efektivitas Pengelolaan, DPUTRPRKPLH Kabupaten Tasikmalaya, Ruang Terbuka Hijau, Kecamatan Singaparna, Teori Efektivitas Duncan

Abstract

Alih fungsi lahan hijau menjadi kawasan terbangun di pusat administratif Kecamatan Singaparna menuntut pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang efektif dari otoritas daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan RTH publik oleh Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPUTRPRKPLH) Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Singaparna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan informan dinas dan masyarakat, serta studi dokumentasi regulasi tata ruang daerah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang distrukturkan menggunakan pisau analisis Teori Efektivitas Duncan dengan tiga dimensi utama, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan RTH di Kecamatan Singaparna belum efektif. Dari dimensi pencapaian tujuan, target minimal tiga puluh persen RTH dari luas wilayah kota (dua puluh persen RTH publik dan sepuluh persen RTH privat) sesuai Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 belum terpenuhi akibat laju urbanisasi, dan secara kualitatif fungsi ekologis serta sosial belum optimal. Dari dimensi integrasi, sosialisasi kebijakan masih minim dan koordinasi lintas dinas serta partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan taman masih sangat terbatas. Dari dimensi adaptasi, respons dinas masih bersifat reaktif karena kendala anggaran pemeliharaan aset taman, meskipun terdapat potensi adaptif dalam penggunaan teknologi pemetaan spasial modern. DPUTRPRKPLH disarankan menerapkan tata kelola kolaboratif multipihak dan pemetaan RTH berbasis sistem informasi geografis secara presisi.

References

Andrea, D., & Bella, P. A. (2023). Evaluasi Ruang Terbuka Hijau Pada Taman Kota Waduk Pluit, Jakarta Utara. STUPA: Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur, 5(1), 445–456. Https://Doi.Org/10.24912/Stupa.V5i1.22700

Ashim, A. N., Agustiwi, A., & Purnomosidi, A. (2025). Implementasi Ketentuan Ruang Terbuka Hijau Oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan Ruang Terbuka Hijau (Studi Di Dinas Pekerjaan Umum Kab. Karanganyar). Indonesian Journal Of Islamic Jurisprudence, Economic And Legal Theory (IJIJEL), 3(3), 2523–2529. Https://Doi.Org/10.62976/Ijijel.V3i3.1316

Fitri, T. M. I., & Nurmasari. (2024). Peran Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kota Pekanbaru Dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (Studi Hutan Kota). Publika: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 10(2), 247–255. Https://Doi.Org/10.25299/Jiap.2024.18983

Khoirunnisaa, T., Anjasmari, N. M. M., & Arpandi. (2024). Efektivitas Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pada Dinas Pertanahan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan (Studi Kasus RTH Batumandi & RTH Taman Hijau Paringin). Jurnal Kebijakan Publik, 1(2), 320–327. Https://Jurnal.Stiaamuntai.Ac.Id/Index.Php/JKP/Article/View/1063

Malik, Y. (2009). Konservasi Lahan Perbukitan Sepuluh Ribu (Ten Thousand Hill) Untuk Lansekap Hutan Kota Dalam Menunjang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Di Kota Tasikmalaya. Jurnal Geografi Gea, 9(2), 54–65. Https://Doi.Org/10.17509/Gea.V9i2.1684

Milasari, L. A., Doviyanto, R., Tandiayu, C. T., & Nabawi, A. N. (2024). Efektivitas Fungsi Ruang Terbuka Hijau Pada Kawasan Perkotaan Samarinda. Kurva S: Jurnal Keilmuan Dan Aplikasi Teknik Sipil, 12(3), 122–126. Https://Doi.Org/10.31293/Teknikd.V12i3.8446

Mulyana, R., Sutrisna, P., Rahman, P. P., Padjarajani, S., & Darmawan, C. (2025). Analisis Persebaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) Di Pusat Kota Tasikmalaya Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Studi Kasus: Kecamatan Cihideung Dan Kecamatan Tawang. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi (Geojpg), 4(2), 438–446. Https://Doi.Org/10.37905/Geojpg.V4i2.35755

Nusarini, D., Astirin, O. P., & Budiastuti, S. (2018). Kecukupan Ruang Terbuka Hijau Di Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Saintek III, 229–234. Https://Publikasiilmiah.Ums.Ac.Id/Handle/11617/9916

Pakaya, P., Lihawa, F., & Baderan, D. W. K. (2024). Efektivitas Ruang Terbuka Hijau Publik Dalam Menyerap Emisi Karbon Dioksida Untuk Mendukung Keberlanjutan Lingkungan Perkotaan. Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 1(3), 54–75. Https://Doi.Org/10.62951/Hidroponik.V1i3.199

Putri, I. A., Sukresna, I. N. A., Pahrudin, & Suhardi, R. M. (2025). Formulating Strategy Of Green Open Space Development: A SWOT Analysis. Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 7(1), 27–32. Https://Doi.Org/10.29303/E-Jep.V7i1.04

Ramadhan, F., Halimah, M., & Candradewini, C. (2024). Implementasi Kebijakan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Di Kota Bandung (Studi: Pada Ruang Terbuka Hijau Publik). JANE (Jurnal Administrasi Negara), 16(1), 35–42. Https://Doi.Org/10.24198/Jane.V16i1.41163

Salsabilla, E., Puspaningtyas, A., & Wahyudi, E. (2025). Evaluasi Kebijakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Sebagai Upaya Mewujudkan Sustainable City Di Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025. Jurnal Publik, 19(1), 56–72. Https://Doi.Org/10.52434/Jp.V19i01.545

Syamsiar, N. R., Saputra, A. G., & Suriadi, N. A. (2024). Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Di Kota Majene. BANDAR: Journal Of Civil Engineering, 6(1), 43–48. Https://Doi.Org/10.31605/Bjce.V6i1.3289

Wardana, K. G. T., Rivai, A., & Firmansyah, A. M. (2024). Implementasi Kebijakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dalam Tata Kelola Ruang Di Kota Palu. JPS-Journal Of Publicness Studies, 1(4), 59–66. Https://Jurnal.Fisip.Untad.Ac.Id/Index.Php/Jps/Article/View/1627

Wiratama, Y. H., Sobari, W., & Mashuri, A. (2023). Penerapan Tata Kelola Lingkungan Dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Di Kabupaten Ponorogo. Brawijaya Journal Of Social Science, 2(2), 149–166. Https://Doi.Org/10.21776/Ub.Bjss.2023.002.02.3

Zadittaqwa, M., & Yusup, M. (2024). Efektivitas Operasi Dan Pemeliharaan Aset Ruang Terbuka Hijau Di Hutan Kota Caracas Kabupaten Kuningan. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, 8(4), 183–192. Https://Journal.Its.Ac.Id/Index.Php/Jmaif/Article/View/9088

Downloads

Published

24-07-2026

How to Cite

Kartini, D. . A., Heryani, A., & Hilman , A. (2026). Efektivitas pengelolaan RTH DPUTRPRKPLH Kabupaten Tasikmalaya di Singaparna. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 1514–1523. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12135