Analisis Komparatif Status Gizi dan Prestasi Akademik pada Siswa Penerima dan Non-Penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Authors

  • Kholifah Fitriani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ayu Mutiara Santanu Universitas Pendidikan Indonesia
  • Isti Kumalasari Universitas Pendidikan Indonesia
  • Habibah Abidin Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12109

Keywords:

Prestasi Akademik, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Status Gizi

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program inisiatif pemerintah yang diluncurkan pada tahun 2025 untuk mengatasi permasalahan gizi pada anak usia sekolah sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045. Masalah gizi pada anak berpotensi memengaruhi tumbuh kembang fisik, perkembangan kognitif, serta capaian prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan status gizi dan prestasi akademik antara siswa penerima dan non-penerima program MBG. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan komparatif cross-sectional yang dilaksanakan pada Januari–Maret 2026 di SDN 136 Sukawarna sebagai sekolah intervensi dan SDN 088 Embong sebagai sekolah kontrol di Kota Bandung. Sampel penelitian berjumlah 74 siswa kelas IV dan V, terbagi menjadi 37 siswa kelompok penerima dan 37 siswa kelompok non-penerima program. Status gizi diukur melalui pengukuran antropometri berbasis IMT/U, sedangkan prestasi akademik diukur menggunakan kuesioner Academic Competence Evaluation Scales–Student Form (ACES-SF). Analisis data menggunakan uji Independent t-test dan Mann-Whitney dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan status gizi (p=0,183) dan prestasi akademik (p=0,652) antara kedua kelompok tidak signifikan secara statistik (p>0,05), meskipun ditemukan perbedaan bermakna pada subdomain kemampuan berpikir kritis (p<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi program MBG dalam konteks penelitian ini belum memberikan dampak yang terukur secara menyeluruh terhadap status gizi maupun prestasi akademik siswa.

References

Agustini, U. (2025). Efektivitas dan tantangan kebijakan Program Makan Bergizi Gratis sebagai intervensi pendidikan di Indonesia. Jurnal Kiprah Pendidikan, 4(3), 362–368.

Alj, Z., & Bouayad, A. (2024). Multidimensional determinants of academic performance. Journal of Technology and Science Education, 14(2), 607–621.

Amrulloh, A., Aliyah, N. D., & Darmawan, D. (2024). Pengaruh kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(1), 188–200.

Artini, N. M. (2022). Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan prestasi belajar IPA siswa SD Negeri 3 Lemukih Singaraja. Indonesian Journal of Educational Development, 3(3), 409–417.

A'tho, M., Nadiah, D., & Hanif, M. M. (2025). Determinasi asupan MBG dan aktivitas fisik terhadap optimisasi fungsi kognitif anak. Advances in Education Journal, 2(3), 937–945.

Ayu, H., Hidayah, N., Widayanti, A., et al. (2025). Mengenalkan pentingnya makanan gizi seimbang untuk pertumbuhan anak usia 5–6 tahun. Jurnal Nusantara Berbakti, 3(1), 126–137.

Bappenas. (2025). Relayout narasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029. Bappenas.

Desalegn, T. A., Gebremedhin, S., & Stoecker, B. J. (2022). Effect of school feeding program on children nutrition status. Journal of Nutritional Science, 11, e69.

Desiani, N., & Syafiq, A. (2025). Efektivitas program makan gratis pada status gizi siswa sekolah dasar: Tinjauan sistematis. Malahayati Nursing Journal, 7(1), 27–48.

Fang, G., & Zhu, Y. (2022). Long-term impacts of school nutrition: Evidence from China's school meal reform. World Development, 153, 105854.

Gracia, S., & Sophian, A. (2024). Review: Brazilian National School Feeding Programme (PNAE).

Hasriana, H., Sudirman, S., & Zamli, Z. (2024). Hubungan status gizi dan perkembangan kognitif dengan prestasi belajar murid PAUD/TK. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(5), 1202–1212.

Herniati, N. (2025). Efektivitas program MBG terhadap minat belajar anak usia dini. Jurnal Pendidikan AURA, 6(1), 88–98.

Hoque, M. A. (2023). Mid-day meal scheme in India: Current status, critical issues and challenges. International Journal of Education, Language, and Social Science, 1(2), 106–122.

Jacob, O. N., & Musa, A. (2021). National Home Grown School Feeding Programme in Nigeria: Achievement and challenges. Pindus Journal of Culture, Literature, and ELT, 8, 1–8.

Kartasurya, M. I., Syauqy, A., Suyatno, S., et al. (2023). Determinants of length-for-age z scores among children 6–23 months in Central Java. Frontiers in Nutrition, 10, 1031835.

Kemenkes. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Provinsi Jawa Barat 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Kristjansson, E., Dignam, M., Rizvi, A., et al. (2025). School feeding programs for children experiencing socioeconomic disadvantage. Cochrane Database of Systematic Reviews, (12).

Mideksa, S., Getachew, T., Bogale, F., et al. (2024). School feeding in Ethiopia: Scoping review. BMC Public Health, 24, 138.

Mustiani, I., Putrie, C. A. R., & Putri, E. (2025). Analisis kebijakan Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) pemerintah terhadap motivasi belajar siswa kelas IX di SMPN 174 Jakarta. Science Education Journal, 3(3), 39–44.

Muswah, A. I. A., & Suryaalamsyah, I. I. (2025). Hubungan kebiasaan sarapan dan status gizi dengan prestasi akademik siswa. Journal of Health and Nutrition, 10(2), 87–94.

Nikalansooriya, A., Waidyarathna, G. N. N., Kaththiriarachchi, L. S., et al. (2025). Nutrition and academic performance in adolescence. Cureus, 17(11), e96189.

Nur, A. A. W., Mokhtar, S., Nurmadilla, N., Bamahry, A. B., & Jafar, M. A. (2023). Hubungan status gizi dengan prestasi belajar anak usia 9–12 tahun. Wal'afiat Hospital Journal, 4(1), 23–30.

Permadi, M. R., Mahendra, S. P., & Qondias, D. (2025). Perbedaan status gizi dan prestasi akademik siswa school feeding. Jurnal Edukasi Citra Olahraga, 5(1), 113–124.

Pongutta, S., Ajetunmobi, O., Davey, C., et al. (2022). School nutrition interventions in Asia: Systematic review. Nutrients, 14(3), 589.

Putro, B., & Winarno, M. (2022). Aktivitas fisik dan status gizi terhadap kebugaran jasmani. Sport Science and Health, 4(1), 1–11.

Ramadhani, A., Wahyuni, S. D., Agusfiranda, A., et al. (2024). Optimization of nutrition in supporting child growth and development. Interdisiplin: Jurnal Qualitative and Quantitative Research, 1(5), 338–355.

Runesi, S., Louk, M. J. H., Utomo, A. W. B., et al. (2024). Hubungan aktivitas fisik, fungsi kognitif, dan prestasi akademik siswa. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Mental Peserta Didik (pp. 129–140).

Sahid, M. H., Adisasmita, A. C., & Djuwita, R. (2022). Hubungan status gizi dengan prestasi belajar siswa SD. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 5(2), 77–84.

Sari, R. P., & Agustin, K. (2023). Status gizi dan kejadian infeksi pada balita. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(1), 171–178.

Sarjito, A. (2024). Free nutritious meal program as a human resource development strategy. International Journal of Administration, Business and Organization, 5(5), 129–141.

Schreuder, A., Corpeleijn, E., & Vrijkotte, T. (2023). Modelling infancy growth trajectories. BMC Public Health, 23, 2428.

Setyaningrum, Y., Amaliyah, R., & Maulidiyah, S. (2025). Hubungan literasi gizi, perilaku jajan, dan kecukupan gizi dengan status gizi. Jurnal Kesehatan Nusantara, 1(3), 94–102.

Situmorang, M., Ahmad, M., & Kamaludin, K. (2025). Korelasi antara asupan gizi melalui program sekolah dan kemampuan kognitif siswa. Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(2), 706–712.

Slameto. (2003). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Tharamatha, D. E. A. (2025). Pola perawatan anak stunting dan status sosial ekonomi. Jurnal Pendidikan Sosial dan Keberagaman, 12(2), 1–7.

UNICEF. (2020). Conceptual framework on maternal and child nutrition. UNICEF.

Wardani, K., & Renyoet, B. S. (2022). Estimasi potensi kerugian ekonomi akibat undernutrition di Indonesia. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(1), 114–127.

World Health Organization. (2022). Malnutrition fact sheets. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition

Downloads

Published

24-07-2026

How to Cite

Fitriani, K., Santanu, A. M., Kumalasari, I., & Abidin, H. (2026). Analisis Komparatif Status Gizi dan Prestasi Akademik pada Siswa Penerima dan Non-Penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 1625–1632. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12109