Pemanfaatan Limbah Peternakan Lokal Melalui Inovasi Kompos Organik Ramah Lingkungan: Kolaborasi Mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi dan UPT Penyuluhan Pertanian di Desa Jurit Baru
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.12050Keywords:
limbah peternakan, kompos organik, pemberdayaan masyarakat, KKN, penyuluhan pertanian, Desa Jurit BaruAbstract
Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi peternakan sapi yang besar, namun limbah peternakan belum dimanfaatkan secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengurangi nilai ekonomi limbah organik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengolah limbah peternakan menjadi kompos organik ramah lingkungan melalui kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hamzanwadi, UPT Penyuluhan Pertanian Kecamatan Pringgasela, dan Pemerintah Desa Jurit Baru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi lapangan, koordinasi, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan meliputi kelompok tani, kelompok peternak, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah peternakan yang berkelanjutan serta meningkatnya keterampilan peserta dalam memproduksi kompos organik menggunakan bahan lokal seperti kotoran sapi, sekam padi, kapur pertanian, dan bioaktivator EM4. Program ini juga mendorong perubahan persepsi masyarakat terhadap limbah peternakan sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis, memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan masyarakat, serta mendukung penerapan pertanian berkelanjutan berbasis potensi lokal. Dengan demikian, kolaborasi lintas sektor dalam pemanfaatan limbah peternakan menjadi kompos organik dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan produktivitas pertanian di Desa Jurit Baru.
References
Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi peternakan sapi yang besar, namun limbah peternakan belum dimanfaatkan secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengurangi nilai ekonomi limbah organik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengolah limbah peternakan menjadi kompos organik ramah lingkungan melalui kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hamzanwadi, UPT Penyuluhan Pertanian Kecamatan Pringgasela, dan Pemerintah Desa Jurit Baru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi lapangan, koordinasi, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan meliputi kelompok tani, kelompok peternak, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah peternakan yang berkelanjutan serta meningkatnya keterampilan peserta dalam memproduksi kompos organik menggunakan bahan lokal seperti kotoran sapi, sekam padi, kapur pertanian, dan bioaktivator EM4. Program ini juga mendorong perubahan persepsi masyarakat terhadap limbah peternakan sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis, memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan masyarakat, serta mendukung penerapan pertanian berkelanjutan berbasis potensi lokal. Dengan demikian, kolaborasi lintas sektor dalam pemanfaatan limbah peternakan menjadi kompos organik dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan produktivitas pertanian di Desa Jurit Baru.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













