Adaptive Watershed Governance for Strengthening Climate Resilience and Sustainable Basin Management

Authors

  • Asikin Muchtar Universitas Indonesia Timur

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11951

Keywords:

Daerah Aliran Sungai, Adaptive Watershed Governance, Climate Resilience, Sustainable Basin Management, Tata Kelola DAS

Abstract

Perubahan iklim meningkatkan kerentanan Daerah Aliran Sungai (DAS) terhadap banjir, kekeringan, sedimentasi, degradasi lahan, dan penurunan kualitas lingkungan, sehingga diperlukan tata kelola yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola adaptif Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang dalam memperkuat climate resilience dan mendukung sustainable basin management. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas unsur Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah desa atau kelurahan, masyarakat sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS), serta akademisi atau komunitas lingkungan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan reduksi data, pengkodean, pengelompokan tema, interpretasi, serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang telah mengarah pada prinsip adaptive watershed governance melalui koordinasi kelembagaan, mitigasi risiko banjir, konservasi wilayah hulu, dan pelibatan masyarakat. Namun, efektivitas tata kelola masih menghadapi kendala berupa lemahnya integrasi antaraktor, keterbatasan pengawasan, tekanan alih fungsi lahan, sedimentasi, serta belum optimalnya partisipasi masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola Daerah Aliran Sungai (DAS) memerlukan kolaborasi lintas sektor, pemanfaatan data risiko iklim, pemberdayaan masyarakat lokal, dan kebijakan berbasis ekosistem agar pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) lebih responsif terhadap perubahan iklim dan mendukung keberlanjutan wilayah sungai.

References

Adelliani, N., Sucirahayu, C. A., & Zanjabila, A. R. (2023). Analisis tematik pada penelitian kualitatif. Penerbit Salemba.

Alatas, M., Purnama, A., Rokhmawati, A., Ma’sum, R. D., Ippah, I., Wijayanti, R., Indraprasta, A., Ariyanti, V., & Silitonga, D. B. D. (2026). Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Mengantisipasi Kekeringan dan Banjir Berbasis Komunitas. CV GET PRESS INDONESIA.

Arifin, F., Muhibuddin, A., & Saleh, H. (2023). Mitigasi Kawasan Rawan Banjir Pada Daerah Aliran Sungai Jeneberang Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Urban and Regional Studies Journal, 6(1), 71–82.

Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2022). Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 1–9.

Azahra, J. (2025). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Menggunakan Metode Composite Mapping Analysis (CMA) di Daerah Aliran Sungai Pamukkulu= Analysis of Flood Vulnerability Using the Composite Mapping Analysis (CMA) Method in the Pamukkulu Watershed. Universitas Hasanuddin.

Danial, M. (2020). Strategi Pengelolaan Hulu Daerah Aliran Sungai Jeneberang Provinsi Sulawesi Selatan: Strategy Management The Upstream Of Jeneberang Watershed In South Sulawesi Province. Jurnal Ecosolum, 9(2), 11–31.

Hernida, A., & Afriyani, S. (2025). Reformasi Hukum Pengelolaan Sumber Daya Air dalam Menghadapi Krisis Iklim di Kecamatan Tebo Tengah: Kajian Peran Pemerintah dan Partisipasi Masyarakat Adat. JIM: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 1(3), 157–166.

Kultsum, U., & Muchtar, A. (2026). Analisis Spasial Perubahan Tutupan Lahan Pada Sub Das Bulan Das Jeneberang Tahun 2018 dan 2025: Spatial Analysis of Land Cover Change in the Bulan Sub-Watershed in 2018 and 2025. Jurnal Kehutanan Dan Lingkungan, 3(1), 14–20.

Murdiagatma, S. S. (2025). Pengaruh Perubahan Iklim pada Konstruksi Bendungan: Review Artikel. Jurnal Teknik Sipil, 21(1), 128–143.

Mustikaningsih, W., & Ananda, A. R. (2025). Politik Ketahanan Iklim: Analisis Tata Kelola Bencana Banjir dan Transformasi Kerentanan Sosial–Ekonomi Masyarakat Urban di Era Disrupsi Perubahan Iklim. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 3(8), 564–573.

Nasution, I., GINTING, T., & Gultom, S. (2026). Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan: Strategi Menghadapi Perubahan Iklim dan Ketidakpastian Global. CV. Ibreina Nisura Perkasa, 147.

Nurhayati, N., Apriyanto, A., Ahsan, J., & Hidayah, N. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Nurlaila, N., & Kasman, H. (2026). Transformasi Tata Kelola Pasca-Banjir di Bima: Inovasi Administratif dalam Rehabilitasi Ekosistem Berkelanjutan. Journal of Citizenship Volume, 5(2).

Padli, M. I. (2024). Arahan Pengendalian Bencana Banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Latuppa Kota Palopo, Sulawesi Selatan= Flood Disaster Control Directive in Latuppa Watershed Palopo City, South Sulawesi. Universitas Hasanuddin.

Pakidi, C. S., & Tambaip, B. (2025). Adaptasi Terhadap Perubahan Iklim dan Dinamika Kebijakan: Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air di Kabupaten Merauke. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(2), 171–189.

Pangerang, A. R. A. A. (2024). Model Penetapan Prioritas Penanganan Berdasarkan Status Kerentanan Bencana Hidrometeorologi Studi Kasus Sub-Das Jeneberang, Provinsi Sulawesi Selatan. Universitas Hasanuddin.

Priatna, A., Surya, B., & Syafri, S. (2025). Analisis Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Potensi Banjir Pada Daerah Aliran Sungai Tallo. Urban and Regional Studies Journal, 7(2), 113–125.

Ridwan, M., & Sarjito, J. (2024). Studi kajian dampak perubahan tutupan lahan terhadap kejadian banjir di daerah aliran sungai. ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research, 26(1), 38–45.

Suraeni, I. (2022). Analisis Tingkat Kekeringan Dan Arahan Mitigasi Di Daerah Aliran Sungai Jeneberang Hulu. Universitas Hasanuddin.

Downloads

Published

27-07-2026

How to Cite

Muchtar, A. (2026). Adaptive Watershed Governance for Strengthening Climate Resilience and Sustainable Basin Management. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 1724–1732. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11951