Hubungan Kadar Fe Serum Dengan Kadar C-Reactive Protein (CRP) Pada Infeksi Kecacingan Di Wilayah Kampung Selayar Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11851Keywords:
Infeksi Kecacingan, Fe Serum, C-Reactive Protein, Animea, InflamasiAbstract
Infeksi kecacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di daerah dengan sanitasi yang kurang memadai. Infeksi ini tidak hanya menyebabkan gangguan saluran pencernaan, tetapi juga berkontribusi terhadap terjadinya anemia melalui kehilangan zat besi dan proses inflamasi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar Fe serum dengan kadar C-Reactive Protein (CRP) pada masyarakat yang terinfeksi kecacingan di Kampung Selayar, Kota Makassar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 15 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan feses untuk mengidentifikasi infeksi kecacingan serta pemeriksaan darah vena untuk mengukur kadar Fe serum dan kadar CRP. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Fe serum pada responden cenderung menurun, sedangkan kadar CRP meningkat sebagai respons inflamasi akibat infeksi kecacingan. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar Fe serum dengan kadar C-Reactive Protein (CRP) dengan nilai signifikansi sebesar p = 0,008 (p < 0,10). Temuan ini menunjukkan bahwa proses inflamasi pada infeksi kecacingan berperan dalam memengaruhi metabolisme zat besi sehingga meningkatkan risiko anemia. Oleh karena itu, pemeriksaan Fe serum dan CRP dapat digunakan sebagai indikator dalam menilai status zat besi dan respons inflamasi, serta menjadi dasar dalam penyusunan strategi pencegahan dan pengendalian infeksi kecacingan di masyarakat.
References
Aidi, M. N., Ernawati, F., Efriwati, Nurjanah, N., Rachmawati, R., Julianti, E. D., Sundari, D., Retiaty, F., Fitrianto, A., Nurfadilah, K., & Arifin, A. Y. (2022). Spatial distribution and identifying biochemical factors affecting haemoglobin levels among women of reproductive age for each province in Indonesia: A geospatial analysis. Geospatial Health, 17(2), 1–11. https://doi.org/10.4081/gh.2022.1118
Arrizky, M. H. I. A. (2020). Faktor Risiko Kejadian Kecacingan. Jurnal Medika Hutama, 02(01), 402–406.
Bedah, S., & Syafitri, A. (2019). Infeksi Kecacingan Pada Anak Usia 8-14 Tahun Di Rw 007 Tanjung Lengkong Kelurahan Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(1), 20–31. https://doi.org/10.37012/jik.v10i1.13
Brooker, S. J., & others. (2021). Helminths, anemia, and inflammation: integrating biomarkers. Parasitology, 148(10), 1231–1240. https://doi.org/10.1017/S0031182021000924
Ering, D. M. B., Mangangka, I. R., & Legrans, R. R. I. (2024). Analisis Kadar Total Suspeded Solid (TSS) Dan Ferrum (Fe) di Bendungan Kuwil. Tekno, 22(89), 1–7.
Eshofonie, F., Johnson, O., & Gayawan, E. (2025). Co-morbidity of malaria and soil-transmitted helminths in Nigeria: a joint Bayesian modelling approach. Infectious Diseases of Poverty, 14(1), 1–16. https://doi.org/10.1186/s40249-025-01276-x
Fairley, J. K., Ferreira, J. A., De Oliveira, A. L. G., De Filippis, T., De Faria Grossi, M. A., Chaves, L. P., Caldeira, L. N., Dos Santos, P. S., Costa, R. R., Diniz, M. C., Duarte, C. S., Pôrto, L. A. B., Suchdev, P. S., Negrão-Corrêa, D. A., Do Carmo Magalhães, F., Moreira, J. M. P., De Melo Freire, A., Cerqueira, M. C., Kitron, U., & Lyon, S. (2019). The burden of helminth coinfections and micronutrient deficiencies in patients with and without leprosy reactions: A pilot study in Minas Gerais, Brazil. American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 101(5), 1058–1065. https://doi.org/10.4269/ajtmh.18-0502
Fitriany, J., & Saputri, A. I. (2018). Anemia Defisiensi Besi. Jurnal. Kesehatan Masyarakat, 4(1202005126), 1–30.
Gabay, C., & Kushner, I. (2022). Acute-phase proteins and the continuing clinical role of CRP. The Lancet, 399(10341), 702–712. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)02499-3
Harmawan, T., & Mariadi. (2019). Analisa Besi pada Serum Penderita Diabetes Mellitus yang Berobat di Rumah Sakit (RS) Balimbingan PTPN IV Pematang Siantar. Jurnal Kimia Sains Dan Terapan, 1(2), 24–27. https://ejurnalunsam.id/index.php/JQ/article/view/1702
Helmyati, S., Hasanah, F. C., & Putri, F. (2023). Biochemistry Indicators for the Identification of Iron Deficiency Anemia in Indonesia: A Literature Review. Amerta Nutrition, 7(3 Special), 62–70. https://e-journal.unair.ac.id/AMNT/article/view/52983
Hounsome, N., Semrau, M., & Rugema, L. (2024). Editorial: Improving services for neglected tropical diseases: ending the years of neglect. Frontiers in Health Services, 4(December), 2–4. https://doi.org/10.3389/frhs.2024.1528495
Indonesia, K. K. R. (2017). Pedoman Pengendalian Kecacingan. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes RI.
Indriyati, L., Hairani, B., & Fakhrizal, D. (2020). Kontaminasi Telur Dan Larva Cacing Usus Pada Tanah Di Desa Juku Eja Kabupaten Tanah Bumbu. 19(2), 127–132.
Ipa, M., Isnani, T., Girsang, V. I., Amila, Harianja, E. S., Purba, Y., Wandra, T., Budke, C. M., & Purba, I. E. (2024). Soil-transmitted helminth infections and anemia in children attending government run schools on Samosir Island, Indonesia. Parasite Epidemiology and Control, 25(February), e00344. https://doi.org/10.1016/j.parepi.2024.e00344
Kepha, S., & others. (2021). Impact of deworming on CRP and inflammatory biomarkers. Clinical Infectious Diseases, 73(5), e1121--e1130. https://doi.org/10.1093/cid/ciaa1532
Khalida, F., Rusjdi, S. R., & Yusrawati, Y. (2020). Hubungan antara infeksi Soil Transmitted Helminth dengan kejadian atopi pada anak sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 9(1S), 51–58. https://doi.org/10.25077/jka.v9i1s.1155
Kono, H. N., Ada Mengome, M. F., Pongui Ngondza, B., Sibi Matotou, R. H., Ndong Akomezoghe, L., Ekomi, B., Ditombi, B. C. M., Lengongo, J. V. K., Ngomo, J. M. N., M’bondoukwé, N. P., Bisseye, C., Mawili-Mboumba, D. P., & Bouyou Akotet, M. K. (2024). C-reactive protein and high-sensitivity C-reactive protein levels in asymptomatic intestinal parasite carriers from urban and rural areas of Gabon. PLoS Neglected Tropical Diseases, 18(5), 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0011282
Lambrecht, N. J., Bridges, D., Wilson, M. L., Adu, B., Eisenberg, J. N. S., Folson, G., Baylin, A., & Jones, A. D. (2022). Associations of bacterial enteropathogens with systemic inflammation, iron deficiency, and anemia in preschool-age children in southern Ghana. PLoS ONE, 17(7 July), 1–19. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0271099
Laudisio, D., Alteriis, G. De, Vetrani, C., Aprano, S., Pugliese, G., Zumbolo, F., Colao, A., & Savastano, S. (2023). Adults with Severe Obesity , a Cross-Sectional Study. 1–13.
Layuk, N., Keb, S. T., Keb, M., & Remaja, A. (2024). BAB V Remaja Bebas Anemia Demi Masa Depan yang Bebas Stunting . 59–65.
Maniur Arianto Siahaan. (2019). Analisis Kadar Besi (Fe) pada Air Sumur Gali Penduduk Wilayah Kompleks Rahayu Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli Kota Medan. Jurnal Kimia Saintek Dan Pendidikan, III(416), 19–22.
Mawrie, U. G., Kharkongor, R., Valladares, M. M., Kepha, S., Ajjampur, S. S. R., Sarkar, R., & Pullan, R. (2025). The occurrence of cross-host species soil-transmitted helminth infections in humans and domestic/livestock animals: a systematic review. MedRxiv. https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0004614
Metro, T. P. P. S. A. K. U. M. (2017). Modifikasi metode Kato-Katz untuk pemeriksaan telur cacing usus pada sampel feses anak di Kampung Selayar, Kota Makassar. Media Analis Kesehatan, 8(2), [halaman-awal]-[halaman-akhir]. https://doi.org/[DOI jika ada]
Mrimi, E. C., Palmeirim, M. S., Minja, E. G., Long, K. Z., & Keiser, J. (2023). Correlation of Cytokines with Parasitic Infections, Undernutrition and Micronutrient Deficiency among Schoolchildren in Rural Tanzania: A Cross-Sectional Study. Nutrients, 15(8). https://doi.org/10.3390/nu15081916
Nainggolan, W. R. (2022). Perilaku Buang Air Besar Sembarangan dan Penyakit Kecacingan pada Masyarakat di Daerah Pesisir. Journal of Social Research, 1(8), 902–907. https://doi.org/10.55324/josr.v1i8.183
Nasir, M., Cleverine, Q., Hasan, Z. A., & Askar, M. (2024). No Title. 15(1).
Nur, A., Salsabila, A., Widjaja, N. A., & Notopuro, P. B. (2024). Hemoglobin and Ferritin Levels as Indicators of Chronic Infection in Stunting Children : A Comprehensive Literature Review. 5(6), 1577–1586. https://doi.org/10.51542/ijscia.v5i6.87
Nur, H., & Sari, D. (2021). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian kecacingan pada anak usia sekolah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3), 223–230.
Panchal, S. S., Mishra, U., Kothari, C., Kothari, V., Dalai, S., Mecwan, M., Chaudhary, S., Sharma, J., & Shah, P. (2022). Prevalence of anemia in pre-school tribal children with reference to parasitic infections and nutritional impact. Journal of Taibah University Medical Sciences, 17(6), 1087–1093. https://doi.org/10.1016/j.jtumed.2022.05.002
Pratiwi, E. E., & Sofiana, L. (2019). Kecacingan sebagai Faktor Risiko Kejadian Anemia pada Anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(2), 1. https://doi.org/10.26714/jkmi.14.2.2019.1-6
Prebawa, I. P. A. G., & Suega, K. (2023). Correlation of C-Reactive Protein (CRP), and Interleukin-6 (IL-6) with Hepcidin Levels in Patients with Anemia of Chronic Disease (ACD). Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran, 6(2). https://journal.unismuh.ac.id/index.php/aimj/article/view/9984
Proborini, A. S., Sulchan, M., & Dieny, F. F. (2017). Kadar C-Reactive Protein pada remaja stunted obesity usia 12-17 tahun di Kota Semarang. Journal of Nutrition College, 6(2), 198. https://doi.org/10.14710/jnc.v6i2.16910
Purba, R. R. S. (2024). Hubungan Kecacingan, Status Gizi Dan Pola Konsumsi Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester I Dan Ii Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Gantung Kabupaten Belitung Timur. Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science (ISJNMS), 4(05), 168–173. https://doi.org/10.54402/isjnms.v4i05.634
Rahman, A., Syam, A., & Nursalam, N. (2018). Prevalensi kecacingan pada anak sekolah dasar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Unhas, 14(2), 112–118.
Rajamanickam, A., Munisankar, S., Menon, P. A., Dolla, C., Nutman, T. B., & Babu, S. (2020). Helminth Mediated Attenuation of Systemic Inflammation and Microbial Translocation in Helminth-Diabetes Comorbidity. Frontiers in Cellular and Infection Microbiology, 10(August), 1–7. https://doi.org/10.3389/fcimb.2020.00431
Ramadyani, L. R., Muh, F., & Martini, M. (2025). the Role of Infectious Diseases in Stunting Incidence : a Literature Review. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 17(2), 421–432. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v17i2.2896
Razi, T. K., Jannah, R., & Syahputra, F. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Capaian Pemberian Obat Cacing di Gampong Gajah Ayee Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie. 3(2), 64–70.
Riset, A., Irsan, M., Irwan, K., Fattah, K. N., Arfah, A. I., Esa, A. H., Laddo, N., & Sapta, E. (2023). Faktor Risiko Infeksi Kejadian Kecacingan pada Anak Usia Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan Makassar. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(4), 278–289.
Rumagit, G. C. I., Pijoh, V. D., & Tuda, J. S. B. (2025). Kecacingan pada anak SD GMIM 1 Tompaso Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. 13(1), 689–694.
Salawu, O. T., & Odaibo, A. B. (2021). The helminth--iron--anemia nexus. Frontiers in Public Health, 9, 596851. https://doi.org/10.3389/fpubh.2021.596851
Sama, S. O., Taiwe, G. S., Teh, R. N., Njume, G. E., Chiamo, S. N., Ule, I., & Sumbele, N. (2023). Anaemia , iron deficiency and inflammation prevalence in children in the Mount Cameroon area and the contribution of inflammatory cytokines on haemoglobin and ferritin concentrations : a cross sectional study. 1–14.
Sungkar, S., Sukartini, N., Wirastuti, A., & Tanjungsari, D. W. (2024). Erythrocyte and iron profiles in soil-transmitted helminth-infected children in a rural area in Banten, Indonesia. Medical Journal of Indonesia, 33(1), 13–16. https://mji.ui.ac.id/journal/index.php/mji/article/view/7154
Syaputri, K. H., Muthia, O., Riduan, A., & Muslimawati, K. (2025). Peningkatan Pengetahuan Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Cacingan pada Anak di Posyandu Balita Kartika. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Kesehatan Untuk Masyarakat, 2(3), 98–103. https://doi.org/10.52643/jppkm.v2i3.5395
Tahlil, T., Sartika, S. D., & Khasyrawi Abrar, H. (2025). Faktor Risiko Infeksi Cacing Pada Siswa Sekolah Dasar Di Beberapa Daerah Di Indonesia Periode Tahun 2013-2020. Bosowa Medical Journal, 3(1), 07–12. https://doi.org/10.56326/bmj.v3i1.2477
Telambanua, A. C., & Handayani, S. (2025). Effect Of Red Amber ( Amaranthus Tricolor L .) Extract on Soil-Transmitted Helminth Worm Egg Morphology as a Substitute for 2 % Eosin. 3(2), 29–37.
Ulayya, T., Kusumastuti, A. C., & Fitranti, D. Y. (2018). Hubungan Asupan Protein, Zat Besi, dan Seng Dengan Kejadian Infeksi Kecacingan Pada Balita Di Kota Semarang. Journal of Nutrition College, 7(4), 177. https://doi.org/10.14710/jnc.v7i4.22277
Wakhungu, H. K., Abong, G., Muthike, C., Mutono, N., Muema, J., Omondi, G. P., Thumbi, S. M., & Bukania, Z. (2025). Factors Influencing Iron Levels Among Women of Reproductive Age and Children 6–48 Months in Livestock-Keeping Communities in Narok County, Kenya. Food Science and Nutrition, 13(1). https://doi.org/10.1002/fsn3.4625
Wojciechowska, M., Wisniewski, O. W., Kolodziejski, P., & Krauss, H. (2021). Role of hepcidin in physiology and pathophysiology. Emerging experimental and clinical evidence. Journal of Physiology and Pharmacology, 72(1), 23–33. https://doi.org/10.26402/jpp.2021.1.03
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













