Struktural Kontruktif Dalam Cerpen Kenangan Corona Dan Lebaran Karya M.Tauhed Supratman
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11727Keywords:
Struktural Konstruktivis, Ranah, Modal, Habitus, Pierre Bourdieu, Kenangan Korona Dan Lebaran, Pandemi COVID-19Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap struktur sosial yang membentuk praktik tokoh serta hubungan antara ranah, modal, dan habitus dalam cerpen Kenangan Korona dan Lebaran karya M. Tauhed Supratman dengan menggunakan pendekatan struktural konstruktivis Pierre Bourdieu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan dialog dalam cerpen yang berkaitan dengan fokus penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak-catat dengan studi pustaka, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Kenangan Korona dan Lebaran merepresentasikan kehidupan masyarakat pada masa pandemi COVID-19 yang mengalami perubahan sosial, ekonomi, dan budaya. Ranah sosial dalam cerpen tergambar melalui interaksi tokoh dengan lingkungan keluarga dan masyarakat yang dipengaruhi oleh situasi pandemi. Modal ekonomi, modal sosial, modal budaya, dan modal simbolik yang dimiliki tokoh berperan dalam menentukan posisi serta strategi mereka dalam menghadapi berbagai keterbatasan. Habitus tokoh tercermin melalui pola pikir, sikap, dan tindakan yang terbentuk dari pengalaman hidup serta kondisi sosial yang melingkupinya. Relasi antara ranah, modal, dan habitus memperlihatkan bagaimana individu beradaptasi dan mempertahankan keberlangsungan hidup di tengah perubahan sosial yang terjadi. Dengan demikian, cerpen ini tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra yang memiliki nilai estetis, tetapi juga sebagai representasi realitas sosial masyarakat pada masa pandemi yang dapat dikaji melalui perspektif struktural konstruktivis Pierre Bourdieu.
References
Bourdieu, Pierre. 1991. Language and Symbolic Power. Cambridge: Polity Press.
Bourdieu, Pierre. 2012. Arena Produksi Kultural: Sebuah Kajian Sosiologi Budaya. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Cantini, Cucum. 2018. “Habitus dan Modal Daeng Kanduruan Ardiwinata di Arena Kesusastraan Sunda Modern.” Sawerigading 24(2): 197–208. https://doi.org/10.26499/sawer.v24i2.523.
Charla, Yeremia, Aslan Abidin, dan Ridwan. 2025. “Habitus, Ranah, dan Modal dalam Novel Jemput Terbawa Karya Pinto Anugrah Perspektif Pierre Bourdieu.” Jurnal Cakrawala Indonesia 10(2): 267–280. https://doi.org/10.56781/jci.v10i2.362.
Haryatmoko. 2016. Membongkar Rezim Kepastian: Pemikiran Kritis Post-Strukturalis. Yogyakarta: Kanisius.
Martono, Nanang. 2012. Kekerasan Simbolik di Sekolah: Sebuah Ide Sosiologi Pendidikan Pierre Bourdieu. Jakarta: Rajawali Pers.
Purnama. 2021. Sosiologi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Siregar, Mangihut. 2016. “Teori ‘Gado-gado’ Pierre-Felix Bourdieu.” Jurnal Studi Kultural 1(2): 79–82.
Supratman, M. Tauhed. 2021. “Kenangan, Korona, dan Lebaran.” Dalam Antologi Cerpen Pandemi Covid-19. Surabaya: Jawa Pos.
Takwin, Bagus. 2009. Habitus: Perlengkapan dan Kerangka Panduan Gaya Hidup. Jakarta: Jalasutra.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













