Pesantren Governance Berbasis Nilai Syura, Amanah, dan Mas’uliyyah: Kerangka Konseptual dan Praktik Kelembagaan
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11710Keywords:
Tata Kelola Pesantren, Syura, Amanah, Mas’uliyyah, Manajemen Pendidikan IslamAbstract
Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki karakter khas dalam membentuk keilmuan, akhlak, spiritualitas, dan kemandirian santri. Dalam perkembangan kelembagaan modern, pesantren tidak hanya dituntut mempertahankan tradisi keilmuan Islam, tetapi juga perlu membangun tata kelola yang profesional, transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab agar mampu menjawab tuntutan perubahan tanpa kehilangan identitasnya. Artikel ini bertujuan menganalisis kerangka tata kelola pesantren berbasis nilai syura, amanah, dan mas’uliyyah serta menjelaskan bentuk implementasinya dalam pengelolaan kelembagaan pesantren. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, buku, artikel ilmiah, dan dokumen yang relevan mengenai manajemen pendidikan Islam dan tata kelola pesantren, kemudian dianalisis secara deskriptif dan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa syura menjadi dasar partisipasi dan musyawarah dalam pengambilan keputusan, amanah menjadi landasan integritas, kejujuran, dan profesionalitas dalam pengelolaan sumber daya, sedangkan mas’uliyyah menegaskan pentingnya pertanggungjawaban terhadap tugas, wewenang, kebijakan, dan dampaknya. Ketiga nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam perencanaan program, pembagian tugas dan kewenangan, pengelolaan keuangan, pembinaan sumber daya manusia, pengawasan, evaluasi kelembagaan, serta penyusunan kebijakan internal. Penerapan tata kelola berbasis nilai Islam juga mendorong terciptanya budaya organisasi yang lebih adil, terbuka, dan berorientasi pada kemaslahatan. Dengan demikian, tata kelola pesantren berbasis syura, amanah, dan mas’uliyyah tidak hanya mendukung efektivitas organisasi, tetapi juga memperkuat keteladanan, kepercayaan, keadilan, dan keberlanjutan lembaga pesantren.
References
1. Al-Qur’an al-Karim.
2. Al-Bukhari, Muhammad ibn Ismail. Shahih al-Bukhari. Beirut: Dar Ibn Katsir.
3. Muslim ibn al-Hajjaj. Shahih Muslim. Beirut: Dar Ihya’ al-Turats al-‘Arabi.
4. Zarkasyi, Abdullah Syukri. (2011). Manajemen Pesantren: Pengalaman Pondok Modern Darussalam Gontor. Ponorogo: Trimurti Press.
5. Zarkasyi, Abdullah Syukri. (2011). Bekal untuk Pemimpin: Pengalaman Memimpin Pondok Modern Darussalam Gontor. Ponorogo: Trimurti Press.
6. Arifin, Imron. (2019). Manajemen Pesantren: Pengembangan Sistem Pendidikan Islam. Malang: UIN Maliki Press.
7. Dhofier, Zamakhsyari. (2015). Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kiai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3ES.
8. Fattah, Nanang. (2017). Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
9. Rafiq, Cepi Hamdan, Nurmawan, dan Nashruddin Syarief. (2026). “Strategi Manajemen di Pondok Pesantren Persis 228 Al-Fitri Cimaung.” Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 7(1), 187–194. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i1.912
10. Miftahussurur, Wildan, Zahrotul Widad, dan Limnawati. (2025). “Good Governance Framework in Islamic Educational Institutions: Literature-Based Insights on Amanah, Maslahah, and Accountability.” Al-Qiyadah: Journal of Education Governance. https://journal.zmsadara.or.id/index.php/jeg/article/view/129
11. Tsaqif, Ammar, Masiyah Kholmi, dan Driana Leniwati. (2026). “Building Sustainable Pesantren Financial Accountability: Family Culture Transformation in Governance System.” Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics, 9(1). https://doi.org/10.31538/iijse.v9i1
12. Muis, Rizal Rahmawan, Lili Indriyani, Iis Arifudin, Ria Yulia Gloria, dan Djohana Rochanda Wiradinata. (2025). “The Transformation of Islamic Boarding Schools in Indonesia: A Shift in Organizational Management and Leadership Patterns.” JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua, 9(1), 67–74. https://doi.org/10.26740/jpus.v9n1.p67-74
13. Sukmadinata, Nana Syaodih. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
14. Tafsir, Ahmad. (2016). Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
15. Wibowo. (2017). Manajemen Kinerja. Depok: Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














