Manajemen aset wakaf produktif berbasis prinsip istitsmar al-waqf pada pesantren: rekonstruksi tata kelola nazhir menuju kemandirian ekonomi lembaga

Authors

  • abdul wahid darunnajah
  • sofwan manaf
  • hanialfalah

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11548

Keywords:

Istitsmar Al-Waqf, Wakaf Produktif, Manajemen Aset, Nazhir, Kemandirian Pesantren

Abstract

Wakaf produktif menempati posisi strategis dalam upaya pesantren mencapai kemandirian ekonomi, namun potensi ini kerap terhambat oleh lemahnya tata kelola nazhir dan minimnya penerapan prinsip istitsmar al-waqf atau investasi harta wakaf. Penelitian ini bertujuan menganalisis model manajemen aset wakaf produktif berbasis pesantren sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat efektivitasnya di Pondok Pesantren Darunnajah 23 Darul Muzari'in. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan desain studi kasus. Data dihimpun lewat wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis memakai model interaktif Miles dan Huberman dalam kerangka empat fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pesantren mengelola aset wakaf seluas sekitar sepuluh hektar melalui Dewan Nazhir yang kolektif serta menjalankan unit usaha koperasi dan perkebunan, dengan pelaporan bulanan kepada yayasan induk. Kekuatan pada aspek kelembagaan nazhir ini berdampingan dengan sejumlah kerentanan, terutama status legalitas aset yang belum tuntas serta realisasi usaha yang belum sebanding dengan potensi lahan. Keberhasilan pengelolaan wakaf produktif bertumpu pada tiga pilar, yakni kapasitas nazhir yang profesional, diversifikasi unit usaha yang selaras dengan kebutuhan pesantren, dan sistem akuntabilitas yang transparan kepada wakif serta masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model tata kelola wakaf yang memadukan prinsip manajemen modern dengan struktur otoritas kepesantrenan. Implikasinya, penguatan kemandirian pesantren menuntut penuntasan legalitas aset dan transformasi peran nazhir dari orientasi karitatif menuju orientasi kewirausahaan yang terukur.

 

References

Aryana, K. (2022). Akuntabilitas Dan Transparansi Lembaga Pengelola Wakaf Melalui Waqf Core Principle Dan PSAK 112. Jurnal Akuntansi Bisnis Dan Ekonomi, 7(2), 2065-2080. Https://Doi.Org/10.33197/Jabe.Vol7.Iss2.2021.783

Haneef, M. A., Pramanik, A. H., Mohammed, M. O., Bin Amin, M. F., & Muhammad, A. D. (2015). Integration Of Waqf-Islamic Microfinance Model For Poverty Reduction: The Case Of Bangladesh. International Journal Of Islamic And Middle Eastern Finance And Management, 8(2), 246-270. Https://Doi.Org/10.1108/IMEFM-03-2014-0029

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2024). Sektor Wakaf Indonesia Tumbuh Signifikan [Siaran Pers Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam]. Kementerian Agama RI. Https://Kemenag.Go.Id

Manaf, S. (2026a). Double-Loop Learning In Islamic Boarding Schools: How Traditional Islamic Educational Institutions Reflect And Transform Organizations. Irfani, 22(1), 384-395.

Manaf, S. (2026b). Waqf Management From The Perspective Of KH Abdul Manaf Mukhayyar For Islamic Education Development At Darunnajah Jakarta. JOIES (Journal Of Islamic Education Studies), 11(1), 171-188.

Manaf, S., Samiyono, S., Suryono, F., & Abdullah, A. F. (2025). Manajemen Wakaf Produktif Untuk Kemandirian Lembaga Pendidikan Islam: Studi Kasus Di Pesantren Darunnajah. Joems (Journal Of Education And Management Studies), 8(6), 260-271.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd Ed.). SAGE Publications.

Mukadar, A. F., & Salman, K. R. (2022). Pemahaman Nazhir Dan Penerapan Sistem Akuntansi Wakaf Berdasarkan PSAK 112. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(2), 1169-1180. Https://Doi.Org/10.29040/Jiei.V8i2.4814

Munawar, W. (2021). Profesionalitas Nazir Wakaf: Studi Manajemen Wakaf Produktif Di Lembaga Wakaf Daarut Tauhiid. Journal Of Islamic Economics And Finance Studies, 2(1), 17-33. Https://Doi.Org/10.47700/Jiefes.V2i1.2731

Qahaf, M. (2005). Manajemen Wakaf Produktif (H. M. Mas Rida, Penerj.; A. Kasdi, Penyunting). Khalifa. (Karya Asli Al-Waqf Al-Islami: Tathawwuruhu, Idaratuhu, Tanmiyatuhu).

Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf.

Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren.

Shaikh, S. A., Ismail, A. G., & Mohd Shafiai, M. H. (2017). Application Of Waqf For Social And Development Finance. ISRA International Journal Of Islamic Finance, 9(1), 5-14. Https://Doi.Org/10.1108/IJIF-07-2017-002

Sofi, M. J., Manaf, S., & Ali, J. (2025). Pesantren In Dynamic Transformation: Harmonizing Classical Roots And Modern Practices. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 49(2), 333-353.

Downloads

Published

10-07-2026

How to Cite

wahid, abdul, sofwan manaf, & hanialfalah. (2026). Manajemen aset wakaf produktif berbasis prinsip istitsmar al-waqf pada pesantren: rekonstruksi tata kelola nazhir menuju kemandirian ekonomi lembaga. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 638–645. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11548