Pengalaman dan Pemahaman Mahasiswa Universitas Asahan dalam Menggunakan Dompet Digital: Perspektif Literasi Keuangan Digital

Authors

  • Reinhard Voler Lumbantoruan Universitas Asahan
  • Firli Andini Universitas Asahan
  • Tiara Herlimah Universitas Asahan
  • Hervina Zahara Marpaung Universitas Asahan
  • Deslina Manurung Universitas Asahan
  • Hilmiatus Sahla Universitas Asahan

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11239

Keywords:

dompet digital, financial technology, literasi keuangan digital, mahasiswa, Universitas Asahan

Abstract

Perkembangan financial technology (fintech) telah mendorong peningkatan penggunaan dompet digital di berbagai kalangan masyarakat, termasuk mahasiswa. Kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan dompet digital menjadikannya sebagai salah satu alat transaksi yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tingginya intensitas penggunaan dompet digital belum tentu diikuti oleh tingkat literasi keuangan digital yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman dan pemahaman mahasiswa Universitas Asahan dalam menggunakan dompet digital dari perspektif literasi keuangan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner terbuka kepada 60 mahasiswa Universitas Asahan yang pernah atau sedang menggunakan dompet digital. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan aplikasi DANA karena dianggap praktis, mudah digunakan, serta mempermudah berbagai aktivitas transaksi, seperti transfer uang, pembayaran melalui QRIS, pembelian pulsa dan paket data, serta belanja online. Pengalaman penggunaan dompet digital secara umum memberikan dampak positif berupa kemudahan, kecepatan, dan efisiensi dalam bertransaksi. Dari perspektif literasi keuangan digital, mahasiswa telah memiliki pemahaman dasar mengenai penggunaan fitur-fitur dompet digital dan mekanisme transaksi digital. Namun, pemahaman tersebut masih didominasi oleh aspek teknis dan operasional, sedangkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan digital, pengendalian perilaku konsumtif, serta risiko keamanan transaksi digital masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan untuk meningkatkan literasi keuangan digital mahasiswa agar mampu menggunakan layanan keuangan digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

References

Afifah, N., & Sari, M. (2023). Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam pengawasan pasar modal di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 12(2), 145–156.

Amelia, R. (2024). Efektivitas pengawasan OJK terhadap perlindungan investor pasar modal. Jurnal Hukum Dan Keuangan, 8(1), 22–35.

Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13. https://doi.org/10.20885/jsb.vol20.iss1.art1

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Development, O. for E. C. and. (2020). OECD/INFE 2020 International Survey of Adult Financial Literacy. OECD Publishing.

Djuwita, D., & Yusuf, A. A. (2018). Tingkat literasi keuangan syariah di kalangan UMKM dan dampaknya terhadap perkembangan usaha. Al-Amwal: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 10(1), 105–127.

Hidayat, R., & Utama, A. S. (2020). Pengaruh kemudahan penggunaan dan manfaat terhadap minat penggunaan uang elektronik pada mahasiswa. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 9(2), 88–97.

Hidayat, T., & Prasetyo, A. (2023). Pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi masyarakat Indonesia. Jurnal Manajemen Indonesia, 23(1), 66–78.

Indonesia, B. (2022). Laporan Perekonomian Indonesia 2022. Bank Indonesia.

Indonesia, B. E. (2024). Statistik Pasar Modal Indonesia Tahun 2024. Bursa Efek Indonesia. https://www.idx.co.id

Indonesia, K. S. E. (2025). Statistik Investor Pasar Modal Indonesia Tahun 2025. Kustodian Sentral Efek Indonesia. https://www.ksei.co.id

Keuangan, O. J. (2020). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (Revisit 2020-2025). Otoritas Jasa Keuangan.

Lestari, D., & Nugroho, R. (2022). Perlindungan hukum investor dalam pasar modal Indonesia. Jurnal Hukum Ekonomi, 17(2), 101–114.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2017). How Ordinary Consumers Make Complex Economic Decisions: Financial Literacy and Retirement Readiness. Quarterly Journal of Finance, 7(3), 1–31. https://doi.org/10.1142/S2010139217500082

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Morgan, P. J., & Trinh, L. Q. (2019). Determinants and Impacts of Financial Literacy in Cambodia and Viet Nam. Journal of Risk and Financial Management, 12(1), 19. https://doi.org/10.3390/jrfm12010019

Potrich, A. C. G., Vieira, K. M., & Kirch, G. (2016). Determinants of Financial Literacy: Analysis of the Influence of Socioeconomic and Demographic Variables. Revista Contabilidade & Finanças, 27(69), 362–377. https://doi.org/10.1590/1808-057x201603650

Prasad, H., Meghwal, D., & Dayama, V. (2018). Digital Financial Literacy: A Study of Households of Udaipur. Journal of Business and Management, 5(23), 23–32.

Rahayu, R., & Musdholifah. (2017). Pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Jurnal Ilmu Manajemen, 5(3), 1–15.

Rasyid, R. (2018). Analisis tingkat literasi keuangan mahasiswa program studi manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang. Jurnal Kajian Manajemen Bisnis, 7(2), 91–106.

Yushita, A. N. (2017). Pentingnya literasi keuangan bagi pengelolaan keuangan pribadi. Jurnal Nominal, 6(1), 11–26. https://doi.org/10.21831/nominal.v6i1.14330

Downloads

Published

02-07-2026

How to Cite

Lumbantoruan, R. V., Andini, F., Herlimah, T., Marpaung, H. Z., Manurung, D., & Sahla, H. (2026). Pengalaman dan Pemahaman Mahasiswa Universitas Asahan dalam Menggunakan Dompet Digital: Perspektif Literasi Keuangan Digital. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 79–85. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11239