Analisis Kebijakan Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Terpadu Kota Raha Sebagai Destinasi Unggulan Daerah

Authors

  • Usriana Usriana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Muna

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11236

Keywords:

Destinasi Unggulan, Kawasan Strategis Pariwisata, Kebijakan Pengembangan, Kota Raha, Tata Kelola Kawasan

Abstract

Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Terpadu Kota Raha merupakan agenda penting dalam mendorong penguatan destinasi unggulan daerah, peningkatan kualitas ruang publik, dan pertumbuhan ekonomi lokal. Kawasan SOR Raha memiliki potensi strategis karena berada di wilayah pesisir, memiliki fasilitas olahraga eksisting, digunakan masyarakat untuk aktivitas rekreasi dan ekonomi, serta berpeluang membentuk identitas baru Kota Raha. Penelitian ini bertujuan menganalisis arah kebijakan pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Terpadu Kota Raha sebagai destinasi unggulan daerah. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis dokumen terhadap Studi Kelayakan Kawasan Strategis Pariwisata Terpadu Kota Raha. Analisis dilakukan dengan menelaah kondisi eksisting, potensi kawasan, isu perencanaan, prasarana, fungsi ruang, pembagian zona, indikasi program, serta rekomendasi pengembangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kawasan tidak cukup diarahkan pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi perlu dimulai dari pembenahan tata ruang, drainase, sanitasi, persampahan, parkir, jalur pejalan kaki, penerangan, dan penataan aktivitas ekonomi informal. Arah kebijakan yang paling sesuai adalah pengembangan kawasan secara terpadu, bertahap, dan berbasis tata kelola lintas sektor. Pemerintah daerah perlu memperkuat prasarana dasar, mengaktifkan ekonomi lokal, membangun identitas kawasan, dan membentuk kelembagaan pengelola agar kawasan dapat berkembang sebagai ruang publik produktif, pusat rekreasi masyarakat, dan magnet wisata baru Kota Raha.

References

Arsyad, Y. (2025). Pariwisata Berbasis Komunitas sebagai Strategi Pemberdayaan: Tinjauan Konseptual dari Perspektif Pendidikan Nonformal. JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua, 9(2), 75-88.

Hapukh, P. K., & Oktaviana, A. Y. (2024). Analisis Peran Dinas Pariwisata Dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisata Lokal. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(11), 639-647.

Hartman, S. (2023). Destination governance in times of change: A complex adaptive systems perspective to improve tourism destination development. Journal of Tourism Futures, 9(2), 267–278.

Hermawati, D. (2025). Strategi Kebijakan Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Terintegrasi di Pulau Bawean. Pawon: Jurnal Arsitektur, 9(01), 95-118.

Isma, Y. S. (2025). Pengembangan Daerah Tujuan Wisata: Peran Dan Strategi Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah. J. Rimba Ris. Ilmu Manaj. Bisnis dan Akuntansi, 3(1), 291-303.

Permadi, L. A., Tara, N. A. A., & Septiani, E. (2023). Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Terintegrasi di Lingkar KEK Mandalika. Jurnal Sosial Ekonomi Dan Humaniora, 9(4), 447-456.

Risyanti, Y. D., Trenggono, T., Marhendi, M., & Susanti, P. (2024). Penguatan Kelembagaan Pariwisata untuk Meningkatkan Kualitas Daya Tarik Wisata Di Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(4), 1217-1228.

Sabila, M., Aulia, S. Z., Apriyadi, M. R., Tazillah, S. N., & Sya’bani, S. (2026). Ekonomi Spontan Berbasis Aktivitas Fisik di Ruang Publik Perkotaan: Studi Kasus Kawasan Olahraga Saparua, Kota Bandung. Journal of Economics, Management, and Accounting, 1(3), 183-192.

Sabilu, K., Ketjulan, R., Hisein, W. S. A., Muskita, W. H., & Haya, L. O. M. Y. (2023). Pendampingan Implementasi Model Pembangunan Wilayah Berbasis Kawasan Strategis di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Jurnal Pengabdian Meambo, 2(2), 120-131.

Salihin, S. (2025). Pengaruh Pengembangan Pariwisata Terhadap Perekonomian Lokal di Kawasan Wisata Pantai Senggigi, Lombok. Tourism and Hospitality Research, 1(1), 01-08.

Sutria, S., Puspaningtyas, A., & Basyar, M. R. (2025). Analisis Strategi Pengembangan Wisata Pantai Pasir Putih Sebagai Upaya Pengembangan Kawasan Pesisir di Desa Remen Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 5(06), 138-148.

Utami, A. T. (2025). Integrasi Pasar Rakyat dengan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Model Kebijakan Strategis untuk Revitalisasi Ekonomi Lokal. PAMARENDA: Public Administration and Government Journal, 5(1), 1-18.

Wiryawan, I. W. G., Julianti, L., Permadhi, P. L. O., & Abdullah, N. b. (2026). Integrated spatial governance for sustainable tourism in Bali. Journal of Sustainable Development and Regulatory Issues, 4(1), 1–29.

Zhang, S., Wu, Q., Butt, M. J., Lv, Y.-M., & Wang, Y.-E. (2024). Coastal cities governance in the context of integrated coastal zonal management: A sustainable development goal perspective under international environmental law for ‘coastal sustainability’. Frontiers in Marine Science, 11, Article 1364554.

Downloads

Published

04-07-2026

How to Cite

Usriana, U. (2026). Analisis Kebijakan Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Terpadu Kota Raha Sebagai Destinasi Unggulan Daerah. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 160–168. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11236