Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS, Jumlah Uang Beredar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Tahun 1994-2024

Authors

  • Bagas Arief Fadhilah Universitas Islam Sumatera Utara
  • Milla Naeruz Universitas Islam Sumatera Utara
  • Faty Rahmarisa Universitas Islam Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11230

Keywords:

Inflasi, Suku Bunga BI, Nilai Tukar Rupiah, Jumlah Uang Beredar, Pertumbuhan Ekonomi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, dan jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia periode 1994–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), dan sumber resmi lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, inflasi, suku bunga, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, dan jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,921, yang berarti 92,1% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh variabel inflasi, suku bunga, nilai tukar, dan jumlah uang beredar, sedangkan 7,9% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan otoritas moneter dalam merumuskan kebijakan ekonomi untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

 

References

Anwar, M. (2023). “Analisis Hubungan M2 dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi”. Jurnal Ekonomi Makro.

Arsyad, L. (2016). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Badan Pusat Statistik. (2023). Produk Domestik Bruto Indonesia Menurut Pengeluaran 2019–2023. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. Jakarta: BPS.

Bank Indonesia. (2023). Laporan Perekonomian Indonesia. Jakarta: BI.

Bank Indonesia. (2024). Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI). Jakarta: BI.

Bank Indonesia. (2025). Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI). Jakarta: Bank Indonesia.

Boediono. (2014). Ekonomi Moneter. Yogyakarta: BPFE.

Boediono. (2018). Ekonomi Makro. Edisi Keempat. Yogyakarta: BPFE.

Dornbusch, R., Fischer, S., & Startz, R. (2014). Macroeconomics. New York: McGraw-Hill.

Fabozzi, F. J., & Modigliani, F. (1996). Foundations of Financial Markets and Institutions. New Jersey: Prentice Hall.

Friedman, M. (1968). The Role of Monetary Policy. American Economic Review.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS (Edisi 10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Harahap, R. (2021). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Skripsi. Universitas Sumatera Utara. Tidak dipublikasikan.

Hidayat, R. (2020). Pengaruh Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan.

Jhingan, M. L. (2012). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Jakarta: Rajawali Pers.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2023). Nota Keuangan dan APBN. Jakarta: Kemenkeu.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 2024. APBN Kita: Kinerja dan Fakta. Jakarta: Kementerian Keuangan RI.

Krugman, P., & Obstfeld, M. (2018). International Economics: Theory and Policy. Pearson.

Mankiw, N. G. (2021). Macroeconomics (10th ed.). New York: Worth Publishers.

Meier, G. M. (2005). Leading Issues in Economic Development. Oxford University Press.

Mishkin, F. S. (2019). The Economics of Money, Banking and Financial Markets. Pearson.

Nachrowi, N. D., & Usman, H. (2019). Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Jakarta: LPFE UI.

Nasution, F. (2022). Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Skripsi. Universitas Negeri Medan. Tidak dipublikasikan.

Nopirin. 2019. Ekonomi Moneter. Yogyakarta: BPFE.

Prasetyo, D. (2022). “Analisis Pengaruh Suku Bunga terhadap Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang”. Jurnal Kajian Ekonomi.

Putra, A., & Lestari, D. (2023). “Analisis Pengaruh Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan.

Rahmawati, N. (2022). “Pengaruh Jumlah Uang Beredar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”. Jurnal Ilmu Ekonomi.

Salvatore, D. 2016. International Economics. Wiley.

Samuelson, Paul A.., dan Nordhaus, William D.. 2018. Economics. New York: McGraw-Hill Education.

Sari, M., & Wibowo, A. (2020). “Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia”. Jurnal Ekonomi Nasional.

Siregar, D. (2023). Pengaruh Suku Bunga BI terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Skripsi. Universitas Islam Sumatera Utara. Tidak dipublikasikan.

Sukirno, S. (2016). Makroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Sukirno, Sadono. 2019. Makroekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development. Pearson.

Utami, S., & Rahayu, T. (2021). ‘Pengaruh Suku Bunga BI terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia’. Jurnal Ekonomi Pembangunan Indonesia.

Widarjono, A. (2018). Ekonometrika Pengantar dan Aplikasinya. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Downloads

Published

02-07-2026

How to Cite

Fadhilah, B. A., Naeruz, M., & Rahmarisa, F. (2026). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS, Jumlah Uang Beredar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Tahun 1994-2024. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 72–78. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.11230