Persepsi Pelaku UMKM tentang Peran Lembaga Keuangan Formal dalam Perspektif Fenomenologi

Authors

  • Della Zanawiyah Universitas Asahan
  • Aiwa Suroida Universitas Asahan
  • Milda Sari Universitas Asahan
  • Kristin Melani Simanjuntak Universitas Asahan
  • Hilmiatus Sahla Universitas Asahan

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.11088

Keywords:

MSMEs, Formal Financial Institutions, Phenomenology, Financial Inclusion, Lived Experience

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara fenomenologi keengganan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan lembaga keuangan formal yang diawasi OJK. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keengganan UMKM tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan administratif, tetapi juga oleh pengalaman hidup, persepsi, serta kondisi psikologis pelaku usaha. Pengalaman seperti penolakan pembiayaan, kesulitan prosedur, dan ketidakpastian usaha membentuk persepsi negatif terhadap lembaga keuangan formal. Selain itu, rasa takut terhadap utang, kecemasan finansial, serta pengaruh lingkungan sosial memperkuat keputusan untuk tidak menggunakan layanan keuangan formal. Temuan ini menegaskan bahwa makna subjektif yang terbentuk dari pengalaman hidup berperan penting dalam keputusan keuangan pelaku UMKM. Oleh karena itu, peningkatan inklusi keuangan perlu dilakukan secara holistik dengan memperhatikan aspek psikologis, sosial, serta pengalaman hidup pelaku UMKM.

References

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Handayani, T., & Wibowo, R. (2022). Pengalaman pelaku UMKM dalam akses pembiayaan formal. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Digital, 6(2), 101–112.

Haryansyah, S. E., Zairina, Z., & Hasanah, L. (2024). A utilization of marketing strategies through to increase sales of UMKM member products of the Wijaya CFD Association in Sampang Regency. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 4(5), 2386–2400.

Ismail. (2021). Manajemen Perbankan: Dari Teori Menuju Aplikasi. Kencana.

Kusumawati, R., & Firmansyah, D. (2023). Hambatan akses pembiayaan dan dampaknya terhadap UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 11(2), 88–102.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Revisi). Remaja Rosdakarya.

Nugroho, A., & Lestari, D. (2022). Persepsi pelaku UMKM terhadap akses layanan keuangan formal. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Indonesia, 27(2), 115–128.

Ozili, P. K. (2021). Financial inclusion research around the world: A review. Forum for Social Economics, 50(4), 457–479.

Pratama, R., & Sari, M. (2023). Analisis faktor persepsi dalam penggunaan layanan keuangan UMKM. Jurnal Manajemen Dan Keuangan, 12(1), 45–58.

Putri, N., & Ardiansyah, M. (2023). Ketidakpastian usaha dan keputusan pembiayaan UMKM. Jurnal Manajemen UMKM, 8(1), 45–57.

Rahmawati, D., & Lestari, S. (2022). Implementasi Manajemen Strategi pada UMKM Kuliner dalam Menghadapi Persaingan Bisnis. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Indonesia, 7(1), 45–56.

Rahmawati, L., & Siregar, H. (2024). Pengaruh pengalaman sosial terhadap persepsi keuangan pelaku usaha kecil. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 15(1), 66–80.

Rifa’i, A. (2017). Peran bank pembiayaan rakyat syariah dalam mengimplementasikan keuangan inklusif melalui pembiayaan UMKM. Human Falah: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 4(2).

Rivai, A. (2020). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis, 21(1).

Rudiyanto, R. (2025). Peran lembaga keuangan dalam mencegah jeratan pinjaman online ilegal. In The Role of Financial Institutions in Preventing Illegal Online Loan Traps.

Sari, D. P., & Putra, R. A. (2022). Pengaruh lingkungan sosial terhadap keputusan penggunaan layanan keuangan pada pelaku UMKM. Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Manajemen, 19(3), 201–215.

Sari, N., & Putra, A. (2024). Pendampingan Usaha sebagai Upaya Peningkatan Kinerja UMKM. Jurnal Administrasi Bisnis, 13(1), 25–36.

Septina, L., Wulandari, A., Mutohirin, A. F., & Malik, A. (2025). KONSEP DEFLASI DAN INFLASI DALAM EKONOMI ISLAM THE CONCEPT OF DEFLATION AND INFLATION IN ISLAMIC. 9319–9327.

Sugito. (2025). Internalisasi nilai-nilai komunikasi Islami dalam praktik bisnis syariah di Rokah Hilir: Pendekatan fenomenologis. Qonun Iqtishad El Madani Journal, 5(1), 19–36.

Sulastri, D., & Pratama, Y. (2022). Faktor psikologis dalam akses layanan keuangan UMKM. Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan, 10(3), 120–131.

Wulandari. (2025). Fenomenologi pengelolaan keuangan UMKM dalam perspektif pemilik usaha. Jurnal Economina, 4(8).

Zulkarnain, M., & Handayani, T. (2022). Keunggulan Kompetitif UMKM melalui Inovasi Produk dan Digital Marketing. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 18(3), 210–222.

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

Zanawiyah, D., Suroida, A., Sari, M., Simanjuntak, K. M., & Sahla, H. (2026). Persepsi Pelaku UMKM tentang Peran Lembaga Keuangan Formal dalam Perspektif Fenomenologi. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 3370–3376. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.11088