Analisis Penerapan Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional Wonokromo Di Kota Surabaya Berdasarkan Fungsi Manajemen
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.10868Keywords:
Manajemen Pasar, Pasar Tradisional, Pelestarian PasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Pasar Tradisional Wonokromo di Surabaya serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelestariannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pengelola pasar, pedagang, dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pasar telah dilaksanakan berdasarkan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Pada tahap perencanaan, pengelola menyusun program terkait kebersihan, penataan pedagang, pengelolaan fasilitas, serta peningkatan kenyamanan pengunjung. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas yang jelas antara pengelola, petugas, dan pedagang. Pelaksanaan diwujudkan dalam kegiatan operasional pasar sehari-hari, sedangkan pengawasan dilakukan secara rutin terhadap aspek kebersihan, ketertiban, keamanan, dan penggunaan fasilitas. Komunikasi dan koordinasi antara pengelola dan pedagang juga telah berjalan cukup baik. Namun, masih terdapat beberapa kendala, terutama dalam hal kebersihan, penataan pedagang, dan keterbatasan fasilitas. Faktor pendukung meliputi keterlibatan aktif pengelola dan pedagang, struktur organisasi yang jelas, serta lokasi pasar yang strategis. Sementara itu, faktor penghambat mencakup rendahnya kesadaran sebagian pedagang terhadap kebersihan, keterbatasan sarana dan prasarana, belum optimalnya tata kelola pasar, serta persaingan dengan pasar modern. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pengelolaan melalui perbaikan fasilitas, peningkatan kebersihan, serta penguatan koordinasi agar pasar tetap eksis dan berdaya saing.
References
Anisa Dewi, Rusmiat, D. (2022). Fasilitas Sanitasi DI Pasar Wonokromo Surabaya Tahun 2013. VOL.13 No.
Dahnelia, A., Widiyanto, M. K., & Ismail, H. (2025). EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PASAR RAKYAT DI KOTA SURABAYA. PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e-ISSN: 2797-0469), 5(01), 194–207.
Dwika Putri Pameling, Gustrina Sari, D. (2024). PENGARUH PASAR MODERN TERHADAP PASAR TRADISIONAL DI ERA DIGITAL. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajara, Volume 7 N. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/37414/24206
Elisabet Dita Septiari, N. N. S. (2023). LAYANAN PASAR TRADISIONAL ( STUDI KASUS PASAR TRADISIONAL DI WILAYAH. 30(1), 1–16.
Firmansyah, F. (2026). Pedagang Mengeluh Pasar Wonokromo Sepi Meski Harga Bahan Pokok Stabil saat Ramadan 2026 Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Pedagang Mengeluh Pasar Wonokromo Sepi Meski Harga Bahan Pokok Stabil saat Ramadan 2026, https://jatim.tribunn. Tribunjatim.
Fitria Raniasa, S. K. (2022). Penilaian Masyarakat Mengenai Peran Pasar Tradisional Dalam Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi. AL-AMAL : Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, vol 4 No 2. https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/Al-amal/article/view/730
George R, T. (2020). Dasar Dasar Manajemen (Edisi Revisi). https://www.google.co.id/books/edition/Dasar_dasar_Manajemen_Edisi_Revisi/-6UmEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0
Istiarohmi, L. (2024). Bertahan dan Bersaing di Tengah Disrupsi: Mekanisme Survival Pedagang Pasar Tradisional Wonokromo Menghadapi Pasar Retail Online. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 8(1), 121–132. https://doi.org/10.30743/mkd.v8i1.8829
Kadek Irma widya Darini, I. W. S. (2022). Persepsi Masyarakat Terhadap Revitalisasi Pasar Tradisional di. 10(1), 122–128.
Madellu, J. (2024). Tinjaun pustaka. 6–18.
Mariyah, S., Hasibuan, L., Anwar, K., & Rizki, A. F. (2021). Perspektif Pengelolaan Pendidikan Fungsi Pengelolaan ( Planning , Organizing , Actuating , Controlling ). 268–281.
Maulidia, A. N., & Noviyanti, R. (2025). Tantangan Dan Peluang Terhadap Keberlanjutan Pasar Tradisional Di Era E-Commerce Di Kecamatan Pagelaran. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 1296–1307.
Permendag. (2021). Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2021 tentang Rencana Induk Pengembangan Perdagangan Nasional 2020–2024 menargetkan revitalisasi 1.000 pasar tradisional secara bertahap. https://peraturan.bpk.go.id/Download/166287/Permendag Nomor 31 Tahun 2021.pdf
Prakoso, Y. B., & Rolalisasi, A. (2025). Revitalisasi Pasar Tradisional di Indonesia : Studi Kasus Pasa Ateh Bukittinggi dan Pasar Prawirotaman Yogyakarta. 4(1), 1–8. https://doi.org/10.37477/lkr.v
Ramadhani, F. (2024). Sejarah Pasar Wonokromo Surabaya, Dulu Akrab Disebut Krempyeng. Detikjatim. https://www.detik.com/jatim/budaya/d-7615595/sejarah-pasar-wonokromo-surabaya-dulu-akrab-disebut-krempyeng?utm_source=chatgpt.com
RI, B. (2023). Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. https://peraturan.bpk.go.id/Details/246523/uu-no-6-tahun-2023
Rohmadani, S., & Megawati, S. (2022). Implementasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Tradisional Nambangan Di Kota Surabaya. Publika, 297–308. https://doi.org/10.26740/publika.v10n1.p297-308
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian.
Surabaya, P. K. (2023). Revitalisasi Pasar Tradisional, Pemkot Surabaya Gandeng Perguruan Tinggi Jadi Tenaga Ahli. 13 Maret. https://surabaya.go.id/id/berita/10729/revitalisasi-pasar-tradisional-pemkot-surabaya-gandeng-perguruan-tinggi-jadi-tenaga-ahli
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













