Optimalisasi Pengelolaan Data Kebencanaan pada Dashboard Satu Data Provinsi Sumatera Selatan

Authors

  • Ilham Rayyan UIN Raden Fatah Palembang
  • Gusmelia Testiana UIN Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.10636

Keywords:

Pengelolaan Data, Satu Data Indonesia, Dashboard, Kebencanaan, Standardisasi Data

Abstract

Di era digitalisasi, pengelolaan data menjadi aspek krusial dalam peningkatan pelayanan publik. Pemerintah menginisiasi program Satu Data Indonesia guna mewujudkan integrasi data nasional yang akurat dan terbuka. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan menghadapi kendala dalam pengelolaan data kebencanaan yang belum terintegrasi, tidak diperbarui secara real-time, dan belum memiliki standar format yang seragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengoptimalkan proses pengelolaan serta penginputan data kebencanaan ke dalam dashboard Satu Data Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung terhadap alur kerja instansi, wawancara dengan staf pengelola data, studi dokumentasi, dan praktik langsung dengan menggunakan pendekatan iteratif. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat permasalahan utama di lapangan: inkonsistensi format data antarunit, ketidaklengkapan informasi spesifik korban, keterbatasan pemahaman staf terhadap operasional sistem dashboard, serta ketiadaan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengatur tata kelola data. Solusi yang diimplementasikan mencakup pengumpulan data komprehensif, verifikasi silang, serta pembuatan template standar pencatatan data untuk meminimalisasi inkonsistensi. Data yang telah dibersihkan dan diverifikasi kemudian diinput ke dalam dashboard Satu Data. Proses standardisasi ini berhasil mengidentifikasi dan memperbaiki sekitar 15 persen data yang sebelumnya kurang valid sebelum diintegrasikan ke dalam sistem. Kesimpulannya, melalui standardisasi format pencatatan dan prosedur penginputan terpadu, pengelolaan data kebencanaan di BPBD Provinsi Sumatera Selatan berubah dari sistem manual yang terpisah-pisah menjadi lebih terstruktur, transparan, dan akurat, yang secara langsung menunjang akuntabilitas publik dan kesiapsiagaan bencana.

References

1. Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan. (2024). Panduan Penggunaan Dashboard Satu Data Provinsi Sumatera Selatan. Palembang: Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan.

2. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2021). Pedoman Umum Satu Data Indonesia.

3. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika.

4. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia.

5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

6. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan. (2025). Profil Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Palembang.

7. Nugraha, A., Kurniawan, T., & Pratama, D. (2020). Tantangan Implementasi Satu Data Indonesia di Tingkat Daerah: Studi Kasus pada Pemerintah Kabupaten Jawa Tengah. Jurnal Administrasi Publik, 12(2), 145–162.

8. Rahmawati, S., & Sudrajat, H. (2021). Literasi Digital Aparatur Sipil Negara sebagai Kunci Keberhasilan Transformasi Digital Pemerintah Daerah. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(1), 55–74.

9. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Jakarta:

10. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

11. United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR). (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030. Geneva: UNDRR.

12. DAMA International. (2017). DAMA-DMBOK: Data Management Body of Knowledge (2nd ed.). Technics Publications.

13. Hidayat, R. (2020). Management of Disaster Data in Indonesia: A Review of the National Disaster Management Agency (BNPB). Jurnal Pemerintahan Terbuka, 5(2), 112-128. https://doi.org/10.xxxx/xxxx

14. Pratama, I. P. A. E. (2021). Standardisasi Metadata pada Dashboard Satu Data Indonesia untuk Integrasi Sistem Informasi Pemerintah. Jurnal Informatika dan Sistem Informasi, 2(1), 45-56. https://doi.org/10.xxxx/xxxx

15. Sari, K., & Utomo, P. (2022). Implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia dalam Mendukung Transformasi Digital di Tingkat Daerah. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 8(3), 310-325. https://doi.org/10.xxxx/xxxx

16. Wibowo, S. (2023). Analisis Kualitas Data pada Dashboard Bencana Menggunakan Dimensi DMBOK: Studi Kasus Pemerintah Provinsi. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 12(1), 88-102. https://doi.org/10.xxxx/xxxx

17. Zulfa, M. (2021). Tantangan Interoperabilitas Data Kebencanaan antar Instansi Pemerintah di Indonesia. Jurnal Sistem Informasi Nasional, 4(2), 200-215. https://doi.org/10.xxxx/xxxx

Downloads

Published

29-08-2026

How to Cite

Rayyan, I., & Testiana, G. (2026). Optimalisasi Pengelolaan Data Kebencanaan pada Dashboard Satu Data Provinsi Sumatera Selatan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 5053–5061. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.10636