Simfoni Di Ruang Kelas: Analisis Kualitatif Fenomena Akustik Melalui Media Sederhana Dalam Pembelajaran IPA
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.10625Keywords:
Gelombang Bunyi, Media Sederhana, Resonansi, Pembelajaran IPA, Eksperimen KualitatifAbstract
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar memerlukan pendekatan yang mampu menghubungkan konsep-konsep abstrak dengan pengalaman nyata peserta didik. Salah satu materi yang sering menimbulkan kesulitan pemahaman adalah gelombang bunyi, khususnya terkait frekuensi, resonansi, dan perambatan gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena bunyi melalui pemanfaatan media sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis eksperimen laboratorium sederhana. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap empat kegiatan praktikum, yaitu pengetukan gelas dengan variasi volume air, penggesekan bibir gelas menggunakan jari basah, pemukulan kaleng dengan variasi tingkat keterbukaan ruang, serta pengujian telepon kaleng dengan variasi panjang benang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan volume air di dalam gelas menyebabkan penurunan frekuensi getaran sehingga menghasilkan nada yang lebih rendah dan kurang nyaring. Pada eksperimen kaleng, tingkat keterbukaan ruang berpengaruh terhadap resonansi udara, di mana kaleng yang terbuka pada kedua sisi menghasilkan bunyi paling nyaring dan bergema akibat penguatan amplitudo gelombang. Sementara itu, pada telepon kaleng ditemukan bahwa semakin panjang bentangan benang, semakin besar pelemahan amplitudo bunyi yang terjadi, meskipun kejelasan artikulasi suara tetap terjaga. Temuan ini menunjukkan bahwa media sederhana dapat digunakan secara efektif untuk memvisualisasikan konsep-konsep akustik secara konkret dan kontekstual. Oleh karena itu, penerapan eksperimen berbasis alat sehari-hari berpotensi meningkatkan pemahaman konsep IPA sekaligus mendukung pengembangan kompetensi profesional calon guru sekolah dasar dalam merancang pembelajaran yang inovatif, ekonomis, dan bermakna..
References
Aini, A. N., Masfuah, S., & Fina, F. (2024). Pengembangan Media Jejak Petualangan Sains (JPS) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar.
Ghifrani, U., & Handayani, D. (2023). Analisis Bunyi pada Budaya Gedogan Masyarakat Osing Banyuwangi.
Hermanto, I. M., Nurhayati, Tahir, I., & Yunus, M. (2023). Penerapan Model Guided Context and Problem Based Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep.
Khasna, F. T., Amelia, R., & Ahmad, R. (2022). Eksperimen dengan Pendekatan Kontekstual di Kelas II Sekolah Dasar.
Mulyani, S., Wati, R., & Nugraha, D. (2022). Kompetensi Profesional Guru dalam Pembelajaran IPA Berbasis Eksperimen. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2), 112–120.
Nurhasanah, N., Sutrio, S., Makhrus, M., & Susilawati, S. (2023). Pengaruh Penggunaan Laboratorium Virtual Berbasis Web terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Peserta Didik pada Materi Gelombang Bunyi.
Rahmawati, E., & Prasetyo, Z. K. (2022). Pengembangan Keterampilan Proses Sains Calon Guru Sekolah Dasar melalui Praktikum Sederhana. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 10(3), 401–412.
Sari, N., Hidayat, T., & Putri, A. (2021). Pembelajaran Kontekstual dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5121–5130.
Sugiarti, Q. N., Anggraeni, N. D., & Alfiyah, C. (2023). Analisis Penerapan Hukum Mersenne pada Tinggi Rendahnya Nada Dawai Gitar Akustik.
Suryaningsih, Y., & Nurlita, I. (2021). Pemanfaatan Media Sederhana dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 145–156.
Widodo, A., Kurniawan, D., & Fadilah, N. (2022). Literasi Sains dan Pembelajaran Berbasis Inkuiri pada Pendidikan Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 8(1), 55–67.
Yuliana, D., Fitriani, L., & Saputra, A. (2022). Implementasi Keterampilan Abad 21 dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(2), 234–244.
Pratiwi, R., & Haryanto, H. (2021). Pengembangan Pembelajaran IPA Berbasis Lingkungan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 33–42.
Fauziah, N., & Suryadi, A. (2023). Eksperimen Sederhana sebagai Alternatif Pembelajaran IPA pada Sekolah dengan Keterbatasan Laboratorium. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 30(1), 90–101.
Lestari, M., & Wahyuni, S. (2022). Pembelajaran Gelombang Bunyi Berbasis Praktikum untuk Meningkatkan Pemahaman Konseptual. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 18(2), 87–96.
Putra, R., & Ananda, D. (2023). Analisis Miskonsepsi Siswa pada Materi Bunyi dan Gelombang. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 12(1), 75–84.
Handayani, T., & Puspitasari, E. (2021). Penguatan Literasi Sains Melalui Pembelajaran Berbasis Pengalaman Langsung. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa, 7(2), 201–212.
Wulandari, F., & Sasmita, N. (2022). Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Media Pembelajaran IPA Inovatif. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 12(2), 221–232.
Rohmah, U., & Hidayah, R. (2023). Pembelajaran IPA Berbasis Eksperimen untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 7(4), 2851–2860.
Susanti, E., & Kurniawan, H. (2022). Pengembangan Media Praktikum IPA Sederhana pada Materi Gelombang. Jurnal Pendidikan Sains, 10(1), 41–52.
Nugroho, B., & Astuti, D. (2023). Implementasi Pembelajaran Saintifik dalam Pendidikan IPA Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 15–27.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













