Analisis Prioritas Perbaikan Kinerja Pelayanan Terminal Tipe A Klari Jawa Barat Menggunakan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP)
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.10595Keywords:
Analytical Hierarchy Process, Terminal Tipe A, Standar Pelayanan Minimal, Prioritas Perbaikan, Kinerja Pelayanan TerminalAbstract
Terminal Tipe A Klari di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencatat kinerja Standar Pelayanan Minimal (SPM) terendah di antara seluruh terminal Tipe A yang berada di bawah pengelolaan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jawa Barat pada tahun 2025, dengan nilai capaian sebesar 32,93% atau hanya 27 dari 82 indikator penilaian. Kondisi kritis tersebut ditandai oleh nilai nol pada elemen keamanan, serta capaian yang sangat rendah pada elemen keselamatan (50%), kemudahan/keterjangkauan (20%), dan kesetaraan (25%). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prioritas strategi perbaikan kinerja pelayanan Terminal Tipe A Klari secara terstruktur dan berbasis bukti ilmiah guna mendukung pengambilan keputusan yang efektif dan efisien. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty (1980), dipadukan dengan perangkat lunak Microsoft Excel dan aplikasi Expert Choice 11. Data primer diperoleh melalui kuesioner perbandingan berpasangan (pairwise comparison) yang diisi oleh responden ahli menggunakan purposive sampling, sementara data sekunder bersumber dari Laporan Penilaian SPM Tahun 2025. Struktur hierarki disusun berdasarkan enam kriteria utama sesuai Permenhub Nomor 40 Tahun 2015 beserta 21 sub-kriteria dan tiga alternatif strategi perbaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Keamanan merupakan kriteria dengan bobot prioritas tertinggi (39,9%), diikuti Keselamatan (24,1%) dan Kemudahan/Keterjangkauan (14,0%). Dari ketiga alternatif yang dianalisis, strategi Perbaikan Bertahap Berbasis Prioritas memperoleh bobot tertinggi sebesar 53,7%, mengungguli Revitalisasi Menyeluruh Terminal (28,7%) dan Kemitraan Publik-Swasta (17,6%). Uji akurasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) menghasilkan nilai 3,82%, yang menunjukkan tingkat keakuratan analisis mencapai 96,18% dan tergolong sangat tinggi berdasarkan kriteria Lewis (1982). Strategi perbaikan bertahap dinilai paling realistis secara fiskal, tidak mengganggu operasional terminal, dan dapat diimplementasikan secara terencana sesuai kapasitas anggaran yang tersedia..
References
Agustus, N., Situmeang, R. F., Sary, Y., Komputer, I., Muhammadiyah, U., & Utara, S. (2025). Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process ( AHP ) dalam Pemilihan Subkontraktor Terbaik pada PT . Tatha Group keputusan yang lebih objektif , namun juga membuat proses pengambilan keputusan menjadi.
Al, Y., Rizal, H., Rini, I., Ari, D., Waloejo, B. S., Minimal, P., Orang, A., Kendaraan, D., & Dalam, B. (2023). EVALUASI KINERJA OPERASIONAL DAN KINERJA PELAYANAN BUS RAPID TRANSIT ( BRT ) TRANS MEBIDANG Lokasi dalam penelitian Evaluasi Kinerja. 12(0341), 109–120.
BPTD KELAS 1 Jawa Barat. (2025). PENILAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL DI TERMINAL TIPE A PROVINSI JAWA BARAT.
Ekhlakov, R. S., Sivakova, T. V., & Sudakov, V. A. (2024). Multicriteria assessment of transport network security. 2898.
Fakhri, A., & Suseno. (2024). Evaluasi Optimal Pemilihan Pemasok Limbah Botol PET untuk Mitra Bank Sampah Menggunakan Metode AHP dan Taguchi Loss. 3(3), 334–347.
Farvin, S., Mohamed, P., Baharom, F., Deraman, A., Terengganu, K., Tarawneh, O., & Yusof, Y. (2022). SOFTWARE PROCESS ASSESSMENT AND CERTIFICATION : APPLICATION OF THE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS FOR. 14(3), 1–28.
Fein, E. C., Gilmour, J., Machin, T., & Hendry, L. (2019). STATISTICS FOR RESEARCH STUDENTS. University of Southern Queensland.
Gompf, K., & Traverso, M. (2021). Using Analytical Hierarchy Process ( AHP ) to Introduce Weights to Social Life Cycle Assessment of Mobility Services. 1–10.
Handayani, W., Fiqih, H. I., Pengelola, B., Jabodetabek, T., Angkutan, D., Pengelola, B., & Jabodetabek, T. (2024). Evaluasi Standar Pelayanan Minimum di Terminal Tipe A Pondok Cabe dengan Metode Importance Performance Analysis Pendahuluan. 15(1), 1–15. https://doi.org/10.55511/jpsttd.v15i1.667
Hardari, W. P., Widhiarso, W., Studi, P., Industri, T., & Budi, U. S. (2025). Perbandingan Exponential Smoothing With Trend dan Linear Trend Line pada Peramalan Penjualan Topsin 500 SC. 3(2), 115–123.
Hyndman, R. J. (2014). Measuring forecast accuracy. March, 1–9.
Kamath, A., Poojari, S., & Varsha, K. (2025). Assessing the robustness of normality tests under varying skewness and kurtosis : a practical checklist for public health researchers.
Ketut, N., Kusuma, A., Jalan, M. T., Transportasi, P., Bali, D., Mardikawati, B., Transportasi, P., & Bali, D. (2025). PENGGUNA TERMINAL TIPE C DI KOTA SEMARANG ( STUDI KASUS : TERMINAL CANGKIRAN ). 25(2), 109–116.
Kishore, K., & Jaswal, V. (2023). Statistics Corner : Paired Groups. May, 1–4.
Munthafa, A. E., Mubarok, H., Teknik, J., & Universitas, I. (2017). PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM SISTEM Kata Kunci : Analytical Hierarchy Process , Consistency Index , Mahasiswa Berprestasi . Keywords : Analytical Hierarchy Process , Consistency Index , Achievement Student b . Kelebihan dan Kelemahan Metode AHP. 3(2), 192–201.
Permadi, M. G., & Supatman. (2026). Implementasi AHP dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Remote Terminal Tools di PT PLN ICON +. 6(1), 1–8.
Taupik, A., & Siregar, C. A. (2025). PENELITIAN KINERJA TERMINAL DAN PENETAPAN LOKASI TERMINAL (Studi Kasus : Terminal Ciledug Kota Tangerang Provinsi Banten). 12(01), 9–22.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













