Simulfiks Nge- Dalam Bahasa Gaul Pada Media Sosial Tiktok
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.10103Keywords:
Afiksasi, Bahasa Gaul, TikTok, Morfofonemik, SosiolinguistikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, proses, dan fungsi penggunaan afiksasi ng- dalam bahasa gaul yang berkembang pada media sosial TikTok. Fenomena afiksasi ng- banyak ditemukan dalam komentar, caption, dan konten video TikTok, seperti pada bentuk ngopi, ngampus, ngira, ngekor, ngukur, ngeprint, dan ngekos. Penggunaan bentuk-bentuk tersebut menunjukkan adanya kreativitas linguistik pengguna media sosial dalam menyesuaikan bahasa dengan kebutuhan komunikasi digital yang cepat, santai, dan ekspresif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan morfologi dan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui teknik observasi nonpartisipan, simak, dan catat terhadap komentar pengguna TikTok yang mengandung afiksasi ng-. Data kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa afiksasi ng- merupakan bentuk nonformal dari prefiks meng- yang mengalami pemendekan dengan penghilangan fonem me-. Selain itu, ditemukan alomorf nge- yang digunakan pada kata dasar tertentu, terutama kata serapan bahasa Inggris dan kata bersuku tunggal. Proses afiksasi tersebut menghasilkan perubahan derivasional yang mengubah kelas kata nomina menjadi verba serta mempertahankan makna gramatikal yang menunjukkan tindakan atau aktivitas. Secara sosiolinguistik, penggunaan afiksasi ng- berfungsi sebagai penanda identitas kelompok, kedekatan sosial, dan ekspresi kebahasaan generasi muda. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial berperan penting dalam mendorong inovasi morfologis serta perkembangan bahasa Indonesia di era komunikasi digital yang semakin dinamis dan adaptif.
References
Ekowardono, B. K. (2019). Morfologi bahasa Indonesia: Kajian afiksasi dan pembentukan kata. Cipta Prima Nusantara.
Fitria, T. N. (2021). Language style and slang language used in social media. Journal of English Language Teaching and Linguistics, 6(2), 391–404.
Kridalaksana, H. (2009). Kamus linguistik (4th ed.). Gramedia Pustaka Utama.
Kusyairi, K., Hidayat, H., & Qomariyah, N. (2024). Use of language variations on TikTok social media in Generation Z. INTERDISIPLIN: Journal of Qualitative and Quantitative Research, 1(3). https://doi.org/10.61166/interdisiplin.v1i3.33
Mustofa, N., & Sabardilla, A. (2022). Afiksasi, reduplikasi, dan abreviasi bahasa gaul pada update status anggota grup Facebook Komunitas Touring Indonesia (KTI). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 8(1). https://doi.org/10.30605/onoma.v8i1.1600
Pratama, R. T., Setiawan, H., & Meliasanti, F. (2021). Proses morfologis dalam teks berita Instagram Tempodotco polemik KPK. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(3), 280–289. https://doi.org/10.24036/jbs.v9i3.113121
Putri, A., & Putra, N. (2024). Language variation: An analysis of language varieties used by EFL students on social media context. Getsempena English Education Journal, 11(1). https://doi.org/10.46244/geej.v11i1.2758
Rahmawati, D., & Anwar, K. (2023). Kajian afiksasi pada bahasa slang Generasi Z di media sosial. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 11(2), 89–101.
Riadoh. (2021). Bahasa gaul terhadap penggunaan bahasa Indonesia di kalangan remaja. EUNOIA: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 1(2), 148–155.
Sabardila, A., Markhamah, & Kusmanto, H. (2021). Penggunaan bahasa gaul pada media sosial dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 120–129.
Sari, N., & Wahyuni, S. (2022). Proses morfologis dalam bahasa gaul pada media sosial TikTok. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran, 12(1), 45–57.
Sebayang. (2019). Analisis kesalahan berbahasa pada sosial media Instagram dalam postingan, komentar, dan cerita singkat. Jurnal Serunai Bahasa Indonesia, 16(1), 49–57.
Ulinnuha, I. A., & Hikmah, S. N. A. (2025). Penggunaan bahasa Indonesia dalam media sosial: Antara kreativitas dan norma kebahasaan pada unggahan di media sosial Instagram. Jotika Journal in Education, 4(2), 50–54. https://doi.org/10.56445/jje.v4i2.166
Wahyudi, A., & Setyaningsih, R. (2023). Dinamika bahasa gaul pada platform media sosial digital. Jurnal Linguistik Terapan, 13(1), 35–48.
Wulandari, R., & Prasetyo, A. (2022). Variasi bahasa dalam komentar media sosial TikTok: Tinjauan sosiolinguistik. Jurnal Linguistik Indonesia, 40(1), 77–90.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













