Analisis Komparatif Rasio Keuangan Untuk Menilai Efektivitas dan Efisiensi Keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Periode Tahun 2019-2022
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.13855Keywords:
Rasio Keuangan Bank, Mengukur Efektivitas dan Efisiensi Bank, AnalisisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk komparatif nilai efektivitas dan efisiensi pada Bank Mandiri dan Bank BRI periode 2019 – 2022 dengan menggunakan metode perbandingan Rasio Keuangan. Dalam hal ini Rasio keuangan yang di gunakan terdiri dari Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas dan Rasio Beban Opersional Pendapatan Operasional (BOPO). Data dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan yang tertera di website kedua Bank. Metode Penelitian kuantitatif deskriptif yang digunakan di penelitian ini untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi laporan keuangan pada Bank Mandiri dan Bank BRI dan analisis data untuk menganalisis dengan menggunakan teknik memperbandingkan hasil perhitungan Rasio Keuangan yang sama selama periode waktu tertentu. Periode analisis dalam penelitian ini adalah tahunan, dengan membandingkan laporan keuangan yang ada untuk mengidentifikasi perubahan yang terjadi pada kedua bank. Penelitian ini menggunakan Rasio Keuangan untuk mengetahu efektivitas kedua bank terdiri dari Rasio Lancar (CR), Rasio Kas (Cash ratio), Rasio utang atas aset (DAR), Rasio utang atas ekuitas (DER), Rasio Margin Laba Bersih (NPM), Rasio Pengembalian Ekuitas (ROE), Rasio Pengembalian Aset (ROA). Dan untuk mengetahu efisiensi kedua bank menggunakan Rasio Perputaran Total Aset (Total Assets Turnover Ratio), Rasio Perputaran Modal Kerja (Working Capital Turnover Ratio), Rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurun waktu 4 tahun Bank Mandiri dan Bank BRI dilihat dari Rasio Likuiditas dan Rasio Solvabilitas menunjukkan efektif, Rasio Profitabilitas menunjukkan cukup efektif, Rasio Aktivitas dan Rasio Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) menunjukkan efisien. Dengan nilai rasio Bank mandiri lebih tinggi dibandingkan Bank BRI.
Downloads
References
[1] S. N. I. Rofiqoh, R. T. Ratnasari, A. Rufaidah, and F. F. Hasib, “Risk-Based Bank Rating: Studi Multi Kasus pada Perbankan Syariah,” Jihbiz J. Ekon. Keuang. dan Perbank. Syariah, vol. 6, no. 1, pp. 15–26, 2022, doi: 10.33379/jihbiz.v6i1.1039.
[2] Kasmir, Analisis Laporan Keuangan Edisi Satu. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada, 2015.
[3] J. Suteja and A. Gunardi, Manajemen Investasi dan Portofolio, 1st ed. Bandung: Bandung: PT Refika Aditama, 2016.
[4] S. Istinfarani and F. Azmi, “Faktor Penentu Tingkat Efisiensi Kinerja Perbankan,” J. Akunt. dan Pajak, vol. 20, no. 2, pp. 230–240, 2020, doi: https://doi.org/10.29040/jap.v20i2.800.
[5] Hery, Analisis Laporan Keuangan (Integrated and Comprehensive Edition). Jakarta: PT Grasindo, 2018.
[6] Mardiasmo, Perpajakan, Edisi 2019. Yogyakarta: ANDI (Anggota IKAPI), 2019.
[7] Y. I. Yohan and A. Taman, “Analisis Rasio Keuangan Sebelum dan Sesudah Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 13 Pada Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta Periode 2016-2017,” J. Nominal Barom. Ris. Akunt. dan Manaj., vol. 8, no. 1, pp. 94–108, 2019, doi: https://doi.org/10.21831/nominal.v8i1.24502.
[8] Kasmir, “Analisis Laporan Keuangan,” in PT.Raja Grafindo, Revisi., Jakarta: Rajawali Pers, 2019, p. 10.
[9] N. P. I. P. Dewi and D. Ariyanto, “Pengaruh Tingkat Efisiensi, Risiko Kredit, dan Tingkat Penyaluran Kredit pada Profitabilitas,” J. Akunt. Univ. Udayana, vol. 24, no. 2, pp. 1164–1189, 2018.
[10] S. S. Mauk, “Penilaian Efektivitas Kinerja Keuangan Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk Dan PT. Bank Negara Indonesia Tbk Periode 2016-2020,” J. Inspirasi Ekon., vol. 4, no. 1, pp. 2503–3123, 2022, doi: https://doi.org/10.32938/ie.v4i1.2195.
[11] H. Bashori, “Analisis Efisiensi Dan Efektifitas Kredit Untuk Meningkatkan Kinerja Keuangan Pada Pd.Bank Daerah Lamongan,” J. Ekbis, vol. 13, no. 1, p. 4, 2015, doi: 10.30736/ekbis.v13i1.115.
[12] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Bandung: Alfabeta, 2023.
[13] S. Arikunto, Prosedur Penelitian. 2020.
[14] R. Sasongko, Buhanuddin, and R. Widayanti, “Analisis Rasio Untuk Mengukur Kinerja Pada PT Bank Mandiri Persero Tbk (2015-2018),” J. Ilm. Edunomica, vol. 3, no. 2, 2019.
[15] H. Mokoginta, “Analisa Kinerja Keuangan Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Poyowa Besar,” J. Ilmu Sos. Manajemen, dan Akunt., pp. 175–190, 2022.
[16] O. Romli, S. Suflani, and L. Santi, “Comparative Analysis of Financial Perfomance in PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. and PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, 2015-2019 Period Registered in Indonesia Stock Exchange,” Indones. J. Econ. Business, Entrep. Financ., vol. 1, no. 1, pp. 20–28, 2021, doi: 10.53067/ijebef.v1i1.3.
[17] W. R. Sari, J. Handayani, D. Ika, and L. Wijayani, “Analisis Kinerja Keuangan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Ditinjau dari Rasio Profitabilitas, Solvabilitas, dan Aktivitas Tahun 2014-2018,” J. Tugas Akhir Mhs. Akunt. Poltekba, pp. 1–10, 2019.
[18] A. R. Chaerudin, “Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan pada Perbankan: Studi Kasus pada Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dan Bank Mandiri (Persero) Tbk.,” J. Bina Bangsa Ekon., vol. 13, no. 1, 2020.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Imildha Oktavia, Linawati Linawati, Hestin Sri Widiawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















