Analisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap Petugas Kesehatan dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Puskesmas Metatu

Authors

  • Bilqis Arivena Hariaji Universitas Strada Indonesia
  • Amarin Yudhana Universitas Strada Indonesia
  • Ema Mayasari Universitas Strada Indonesia
  • Renny Mareta Sari Universitas Strada Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13297

Keywords:

Alat Pelindung Diri, Kepatuhan, Pengetahuan, Petugas Kesehatan

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan upaya perlindungan untuk menjaga tenaga kerja dan orang lain di lingkungan kerja tetap aman dan sehat. Di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi indikator penting budaya keselamatan kerja, tetapi penerapannya masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan petugas kesehatan dengan kepatuhan penggunaan APD di Puskesmas Metatu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 35 petugas kesehatan, dengan 33 responden yang dipilih melalui simple random sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur pengetahuan dan lembar observasi untuk menilai kepatuhan, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,5% responden memiliki pengetahuan kategori tinggi dan 69,7% tergolong patuh dalam penggunaan APD. Tabulasi silang menunjukkan seluruh responden dengan pengetahuan tinggi patuh menggunakan APD, sedangkan seluruh responden dengan pengetahuan rendah tidak patuh. Hasil regresi linear sederhana menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), koefisien korelasi (R) sebesar 0,825, dan R² sebesar 0,681. Artinya, pengetahuan memiliki hubungan yang kuat dan mampu menjelaskan 68,1% variasi kepatuhan penggunaan APD. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan melalui edukasi dan pelatihan berkelanjutan perlu menjadi strategi penting untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan APD serta memperkuat budaya keselamatan kerja pada pelayanan kesehatan primer. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui sosialisasi rutin, simulasi penggunaan APD yang benar, evaluasi kepatuhan secara berkala, serta penguatan pengawasan oleh penanggung jawab K3 agar penerapan APD berlangsung konsisten dalam setiap tindakan pelayanan kesehatan sehari-hari.

References

1. Anggraini, D., dkk. (2023). Kontribusi pengetahuan K3 terhadap kepatuhan penggunaan APD petugas kesehatan di Puskesmas Kabupaten Gresik. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

2. Arifin, M. Z., Wahyuni, I., & Ekawati. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 112–119.

3. Azzahri, & Ikhwan. (2023). Hubungan pengetahuan perawat tentang penggunaan APD dengan kepatuhan penggunaannya di Puskesmas Kuok. Jurnal Kesehatan.

4. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. (2022). Laporan kecelakaan dan penyakit akibat kerja sektor kesehatan. BPJS Ketenagakerjaan.

5. Fajrinmuha, dkk. (2022). Tingkat pengetahuan dan kepatuhan petugas kesehatan terhadap penggunaan APD sesuai SOP PPI. Universitas Airlangga.

6. Hidayat, R., dkk. (2022). Ketidakpatuhan penggunaan APD dan risiko infeksi COVID-19 pada petugas kesehatan puskesmas. Jurnal Epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat.

7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan kecelakaan kerja petugas kesehatan di puskesmas Indonesia. Kemenkes RI.

8. Lestari, dkk. (2023). Kepatuhan pekerja terhadap kebijakan penggunaan APD untuk pencegahan penyakit akibat kerja: Sebuah literature review. Jurnal Kesehatan Kerja.

9. Notoatmodjo, S. (2022). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

10. Prasetyo, E., & Kurniawan, B. (2023). Pengaruh pelatihan K3 terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja industri. Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja, 5(1), 45–53.

11. Rahmawati, A., & Kurniawan, B. (2021). Hubungan pengetahuan K3 dengan kepatuhan penggunaan APD pada petugas kesehatan puskesmas di Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

12. Sari, N., dkk. (2023). Efektivitas pelatihan K3 terstruktur terhadap peningkatan pengetahuan dan kepatuhan APD petugas kesehatan. Jurnal Pelatihan dan Pengembangan SDM Kesehatan.

13. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

14. Susanto, H., dkk. (2022). Tingkat kepatuhan penggunaan APD di puskesmas Indonesia: Variasi dan faktor penentu. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan.

15. Triningtyas, dkk. (2021). Pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan tentang APD pada 13 puskesmas di Kota Cimahi era COVID-19. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

16. World Health Organization (WHO). (2021). Occupational health and safety for health workers: Biological, chemical, physical, ergonomic, and psychosocial hazards. WHO.

Downloads

Published

07-09-2026

How to Cite

Hariaji, B. A., Yudhana, A., Mayasari, E., & Sari, R. M. (2026). Analisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap Petugas Kesehatan dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Puskesmas Metatu. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 6126–6135. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13297