Pengaruh Pengangguran dan Upah Minimum Provinsi terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.9894Keywords:
Multiple Linear Regression, Provincial Minimum Wage, Poverty, UnemploymentAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengangguran dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2010–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk deret waktu (time series) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara. Variabel yang digunakan meliputi jumlah penduduk miskin sebagai variabel dependen, serta pengangguran dan Upah Minimum Provinsi sebagai variabel independen. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengangguran berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,6336 (> 0,05). Sementara itu, Upah Minimum Provinsi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0002 (< 0,05).Secara simultan, pengangguran dan Upah Minimum Provinsi berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan yang ditunjukkan oleh nilai F-statistic sebesar 15,64310 dengan probabilitas sebesar 0,000454 (< 0,05). Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,7277 menunjukkan bahwa 72,77% variasi kemiskinan dapat dijelaskan oleh variabel pengangguran dan Upah Minimum Provinsi, sedangkan sisanya sebesar 27,23% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa kebijakan peningkatan upah minimum memiliki peran penting dalam menurunkan kemiskinan, sedangkan upaya pengurangan pengangguran perlu diiringi dengan peningkatan kualitas pekerjaan dan pendapatan masyarakat agar mampu memberikan dampak yang lebih efektif terhadap penurunan tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara.
Downloads
References
A, N. M. M. A. (n.d.). PENGARUH PDRB, PENDIDIKAN DAN PENGANGGURAN TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI BALI. E-Jurnal EP Unud, 384–392.
Akbar, A., Primandari, N. R., & Muhariah, A. (2022). ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN UPAH MINIMUM PROVINSI TERHADAP KEMISKINAN DI INDONESIA TAHUN 2017-2020. 10(02), 80–91. https://doi.org/10.33019/equity.v
Andykha, R., & handayani, Herniwati Retno Woyanti, N. (2018). ANALISIS PENGARUH PDRB, TINGKAT PENGANGGURAN, DAN IPM TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TENGAH. Media Ekonomi Dan Manajemen, 33(2), 113–123.
Badan Pusat Statistik. (2024). Laporan Kemiskinan Makro Indonesia September 2024 dan IPM 2024. https://www.bps.go.id
Devanantyo, N. U. (2021). PENDIDIKAN , DAN PENGANGGURAN TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TIMUR.
Fajriansyah, S. C. ika. (2022). Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Pembangunan, 5(2), 558–570.
Kamil, A., Alwi, M., & Hidayat, A. A. (2025). Analisis Pengaruh PDRB, Pendidikan, dan Pengangguran terhadap Kemiskinan di Provinsi NTB Ahmad. Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan West Science, 3(02), 123–132.
Lewis, A. w. (1954). Economic Development with Unlimited Supplies of Labour. The Manchester School, 22(2), 139–191. https://doi.org/10.1111/j.1467-9957.1954.tb00021.x
Mankiw, N. G. (2018). Principles of Economics (8th ed.). Cengage Learning.
Munarni, V. (2024). PENGARUH UPAH MINIMUM DAN PENGANGGURAN TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA. Progres Ekonomi Pembangunan (JPEP), 9(2012), 301–312.
Myrdal, G. (1957). Economic Theory and Under-Developed Regions. Duckworth.
Oktania, A., Silfani, D., Sitohang, G. S., Situmorang, F., & Akbar, M. A. (2024). ANTARA KEMISKINAN DAN PENINGKATAN IPM TAHUN 2011-2023 DI INDONESIA. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 17(2).
Putri, E. millenia, & Putri, D. Z. (2021). Pengaruh Upah Minimum, Tingkat Pengangguran Terbuka, Pendidikan Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Kemiskinan di Indonesia. Ecosains: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Pembangunan, 10(November), 106–114.
Putrizain, S. S., Saefullah, A., Muriany, E., Agustina, A., Muksin, M., & Rahmi, C. (n.d.). TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN. 05(01), 70–83.
Situmorang, F., & Suharianto, J. (2024). Eksplorasi Jejak Tingkat Pengangguran Terbuka, Jumlah Penduduk Miskin, Dan Upah Minimum Regional Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Di Provinsi Sumatera Utara 2002-2022. Journal of Economics and Regional Science, 4(2), 98–114. https://ejournal.stiejb.ac.id/index.php/jurnal-esensi/article/view/467
Situmorang, F., Syahbana, E., Alisya, J., & Olivia, A. R. (2025). Pengaruh Investasi Terhadap Jumlah Penduduk Miskin Dengan Produk Domestik Regional Bruto Sebagai Variabel Intervening. Journal of Economics and Regional Science, 5(2), 127–141.
Smith, M. P. T. S. C. (2012). Economic Development (11 (ed.)). Pearson.
Sugiyono. (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif,Kualitatif,dan R&D. Alfabeta.
Sukirno. (2015). Makroekonomi teori pengantar (Edisi ketiga). Rajawali Pers.
Ujung, M. S. B., Simatupang, R., Butar-Butar, J., Manurung, R., & Sagara, P. (2022). Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran dan Upah Minimum Terhadap Jumlah Penduduk Miskin Tahun 2000–2020. Journal of Economic and Business, 3(1). https://doi.org/10.36655/jeb.v3i1.634
Wiguna, V. I. (2013). ANALISIS PENGARUH PDRB, PENDIDIKAN DAN PENGANGGURAN TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2005-2010.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Monika Caramoy Sitorus, Olivia Damayanti Marpaung, Renaldi Enriko Sigalingging, Pany Iglesia M Simamora, Nela Permatasi Sari Lubis, Muhammad Alhasymi Matondang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















