Transformasi Digital UMKM dan Ketahanan Ekonomi Lokal: Analisis Adopsi Fintech, Literasi Digital, dan Daya Saing Usaha Mikro di Era Pasca Pandemi Indonesia 2023-2025

Authors

  • Moh. Alldy Saputra Universitas Islam Tazkia
  • Hilman Tsani Rantisi Universitas Islam Tazkia
  • Muhammad Khuzaimah Haidar Fawwaz Universitas Islam Tazkia

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.8883

Keywords:

Transformasi Digital, UMKM, Fintech, Literasi Digital, Daya Saing

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia periode 2023–2025 dengan menitikberatkan pada hubungan antara adopsi financial technology (fintech), literasi digital, dan daya saing usaha mikro di era pascapandemi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan triangulasi data sekunder yang bersumber dari Kementerian Koperasi dan UKM, Bank Indonesia, OJK, APJII, World Bank, serta berbagai laporan ekonomi digital ASEAN. Analisis dilakukan melalui pendekatan statistik deskriptif dan teori Resource Based View (RBV) untuk mengidentifikasi faktor keberhasilan dan hambatan transformasi digital UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah UMKM yang terhubung ke platform digital meningkat hingga 34,2 juta unit pada akhir 2024, namun hanya sekitar 14,3 juta unit yang aktif bertransaksi secara konsisten. UMKM yang mengadopsi fintech, pembayaran digital, dan e-commerce mengalami peningkatan omzet rata-rata sebesar 27,4 persen dibandingkan UMKM konvensional. Di sisi lain, transformasi digital masih menghadapi berbagai kendala struktural, seperti ketimpangan infrastruktur telekomunikasi, tingginya biaya onboarding digital, rendahnya literasi keuangan digital, serta lemahnya integrasi kebijakan lintas sektor. Komparasi dengan Malaysia dan Thailand menunjukkan bahwa kedua negara memiliki ekosistem digital UMKM yang lebih terintegrasi melalui subsidi teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan dukungan infrastruktur yang lebih merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital UMKM memerlukan kebijakan yang inklusif, terintegrasi, dan berkelanjutan guna memperkuat ketahanan ekonomi lokal serta meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di era ekonomi digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asian Development Bank (ADB). (2024). Digital Economy Development in ASEAN: Bridging the Digital Divide for SMEs. Manila: ADB.

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). (2025). Laporan Industri Fintech Lending Indonesia 2024. Jakarta: AFPI.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2024). Laporan Penetrasi Internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Statistik UMKM Indonesia 2023-2024. Jakarta: BPS.

Bank Indonesia. (2023). Survei Kebutuhan Pembiayaan UMKM Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2024). Laporan Ekosistem Digital UMKM: Tren, Hambatan, dan Peluang 2024. Jakarta: Bank Indonesia.

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM). (2024). Laporan Tahunan Program Digitalisasi UMKM 2024. Jakarta: Kemenkop UKM.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). (2024). Survei Indeks Literasi Digital Nasional 2024. Jakarta: Kominfo.

Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC). (2024). Annual Report: Malaysia Digital SME Programme 2024. Kuala Lumpur: MDEC.

National Economic and Social Development Council Thailand (NESDC). (2024). Thailand SME Digital Transformation Report 2024. Bangkok: NESDC.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2025). Laporan Perkembangan Keuangan Digital dan Inklusi Keuangan UMKM 2024. Jakarta: OJK.

Teece, D. J. (2007). Explicating Dynamic Capabilities: The Nature and Microfoundations of (Sustainable) Enterprise Performance. Strategic Management Journal, 28(13), 1319-1350.

United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD). (2025). World Investment Report 2025: Digital Economy and Investment. Geneva: United Nations.

Widianatasari, A., & Purwanti, A. (2021). Teori Institusionalisme dalam Menganalisis Ketahanan Investasi Asing. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 12(1), 55-70.

World Bank. (2023). Global Economic Prospects: Digital Economy and SME Development. Washington, DC: World Bank.

World Bank. (2024). Digital Economy Country Assessment: Indonesia. Washington, DC: World Bank.

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

14-05-2026

How to Cite

[1]
M. A. Saputra, H. T. Rantisi, and M. K. H. Fawwaz, “Transformasi Digital UMKM dan Ketahanan Ekonomi Lokal: Analisis Adopsi Fintech, Literasi Digital, dan Daya Saing Usaha Mikro di Era Pasca Pandemi Indonesia 2023-2025”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 2719–2727, May 2026.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.