Analisis Implementasi Siskeudes dalam Mendukung Value for Money Pengelolaan APBDes Desa Legetan

Authors

  • Intan Vania Ananya Putri Universitas Brawijaya
  • Akie Rusaktiva Rustam Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6583

Keywords:

SISKEUDES, Value for Money (VfM), Dana Desa, Kinerja Keuangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dalam pencapaian prinsip Value for Money (VfM) melalui studi kasus pengelolaan Dana Desa di Desa Legetan pada periode 2023–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik pengelolaan keuangan desa dan dinamika implementasi sistem digital tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Kaur Keuangan selaku operator SISKEUDES, serta analisis dokumen berupa APBDes, laporan realisasi anggaran, dan output sistem. Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, kategorisasi berdasarkan dimensi ekonomi, efisiensi, dan efektivitas, serta penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SISKEUDES berfungsi efektif sebagai mekanisme pengendalian administratif dalam menjaga akurasi pencatatan, ketertiban prosedural, dan kualitas pelaporan keuangan desa. Kinerja ekonomi tergolong baik dengan rasio 90,33% pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 98,53% pada tahun 2024, sementara efektivitas mencapai 100% pada kedua tahun tersebut. Namun, aspek efisiensi belum optimal, ditunjukkan oleh rasio 85,54% pada tahun 2023 yang berdampak pada SILPA sebesar Rp86.331.200 serta adanya ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan program. Permasalahan utama bukan terletak pada sistem SISKEUDES, melainkan pada keterbatasan kapasitas manajerial, koordinasi pelaksanaan kegiatan, serta kebijakan Dana Desa yang bersifat earmarked. Penelitian menyimpulkan bahwa digitalisasi keuangan desa mendukung ekonomi dan efektivitas, tetapi peningkatan efisiensi memerlukan penguatan kapasitas organisasi dan pemanfaatan data secara strategis dalam pengambilan keputusan berbasis kinerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, S., Santoso, D., & Hardayani, Y. (2024). Penerapan prinsip Value for Money dalam pengelolaan keuangan Desa Air Petai. Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik, 7(2), 121-132. Retrieved from https://jurnal.umb.ac.id/index.php/JMPKP/article/view/8180

Batee, E., & Nasution, M. (2024). Analisa Pemanfaatan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dalam Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi Terhadap Kinerja Keuangan Kantor Desa Tanjung Selamat. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 9110–9125. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/9701

Farandy, R. (2024, Juni 3). Pemerintah gelontorkan dana desa Rp608,69 triliun sejak 2015, apa hasilnya? Pajakku. https://artikel.pajakku.com/pemerintah-gelontorkan-dana-desa-rp60869-triliun-sejak-2015-apa-hasilnya

Fitriyani, I., Fietroh, M. N., & Sahida, S. (2021). Analisis Value for Money dalam menilai kinerja keuangan desa (Studi di Desa Telaga Kecamatan Lenangguar Tahun Anggaran 2016-2020). Jurnal Ekonomi & Bisnis, 9(2), 179-186. Retrieved from https://doi.org/10.58406/jeb.v9i2.501

Hadaryen, Y. A., & Sugiartono, E. (2021). Evaluasi pengukuran kinerja pemerintah desa dengan menggunakan konsep Value for Money: Studi kasus pada Kantor Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Jurnal Akuntansi Terapan dan Bisnis, 1(2), 134-140. Retrieved from https://publikasi.polije.ac.id/index.php/asersi/article/view/2777

Hala, Y., Haeruddin, & Jamali, H. (2022). Akuntabilitas pengelolaan keuangan desa berbasis Value For Money (Studi kasus Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar). Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 8(4), 1058-1066. Retrieved from https://doi.org/10.29210/020221715

Hayati, R. (2021). Efektifitas Penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) di Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong. PubBis : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi Publik Dan Administrasi Bisnis, 5(2), 99–110. Retrieved from https://doi.org/10.35722/pubbis.v5i2.450

Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Nasional. (2023). Pembangunan pengelolaan keuangan dengan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES). Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. https://pmpzi.menpan.go.id/inovasi/14

Lating, A. I. S., Kusumandaru, H., Junjunan, M. I., & Wany, E. (2023). Akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana desa berdasarkan Value for Money (Studi pada Desa Sepande, Kabupaten Sidoarjo). Journal of Accounting and Financial Issue (JAFIS), 4(1), 18-37. Retrieved from https://doi.org/10.24929/jafis.v4i1.2340

Mahsun, M. (2013). Pengukuran Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Milenia, H. A., Effendy, L., & Nurabiah, N. (2023). Efektivitas Penerapan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) Dalam Meningkatkan Akuntabilitas Laporan Keuangan Desa (Studi Kasus Desa Taman Sari Kecamatan Gunungsari). JAKU (Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja) (E-Journal), 7(2), 67–81. Retrieved from https://doi.org/10.22437/jaku.v7i2.18494

Milles, M. B., & Huberman, M.A. (1994). Qualitative data analysis: an expanded sourcebook (2rd ed). London: Sage Publication.

Pemerintah Desa Legetan. (2023). Laporan realisasi anggaran (LRA) Dana Desa tahun anggaran 2023. Dicetak melalui aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES). Legetan: Pemerintah Desa Legetan.

Pemerintah Desa Legetan. (2024). Laporan realisasi anggaran (LRA) Dana Desa tahun anggaran 2024. Dicetak melalui aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES). Legetan: Pemerintah Desa Legetan.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. (2018). Jakarta: Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa

Republik Indonesia. (2016). Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Dana Desa. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/5729/pp-no-8-tahun-2016

Sekaran U., & Bougie R. (2017). Metode Penelitian untuk Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.

Sekretariat Negara Republik Indonesia. (2014). UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/54693/uu-nomor-6-tahun-2014

Silvia, Y. T., & Prastyawan, A. (2024). Analisis pengelolaan alokasi Dana Desa (DD) di Desa Dawuhan, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri (Studi Kasus Dana Desa Pembangunan Fisik). Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan (Inovant), 3(4), 175-183. Retrieved from https://journal.unesa.ac.id/index.php/innovant/article/view/34503

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Tinambunan, S. M. S., Ridwan, M., & Harahap, R. D. (2023). Analisis kinerja pengelolaan dana desa berdasarkan value for money di Desa Sitio-Tio Hilir Kabupaten Tapanuli Tengah. Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA), 4(1), 1222-1234. Retrived from https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/ebma/article/view/4341

Trisnawati, R., Ahyani, F., & Ulfiati, N. (2020). Determinants of the quality of village financial statements and the implementation of SISKEUDES as a mediation variable. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 5(3), 262–277. Retrieved from https://doi.org/10.23917/reaksi.v5i3.12814

Downloads

Published

24-02-2026

How to Cite

[1]
I. V. A. Putri and A. R. Rustam, “Analisis Implementasi Siskeudes dalam Mendukung Value for Money Pengelolaan APBDes Desa Legetan”, RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 5296–5303, Feb. 2026.