Sistem Pengaduan Jalan Rusak Menggunakan AHP dan Priority Queue untuk Prioritas Penanganan

Authors

  • Isra Nur Rahayu Universitas Halu Oleo
  • Sutardi Sutardi Universitas Halu Oleo
  • Asa Hari Wibowo Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.13965

Keywords:

Analytic Hierarchy Process (AHP), Jalan Rusak, Prioritas Penanganan, Priority Queue, Sistem Pengaduan

Abstract

Kerusakan jalan merupakan permasalahan infrastruktur publik yang memerlukan mekanisme penanganan berdasarkan tingkat urgensi agar proses perbaikan dapat dilakukan secara tepat sasaran. Proses pengelolaan laporan kerusakan jalan masih menghadapi kendala berupa banyaknya laporan yang masuk, kelengkapan informasi yang belum optimal, serta belum adanya mekanisme pengurutan laporan berdasarkan tingkat kepentingan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan keterlambatan penanganan dan menyulitkan petugas dalam menentukan laporan yang harus diproses terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pengaduan jalan rusak menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan algoritma Priority Queue untuk menentukan prioritas penanganan laporan secara objektif dan terstruktur. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kriteria berdasarkan tiga aspek utama, yaitu kondisi kerusakan jalan (K1), tingkat bahaya atau keselamatan jalan (K2), dan fungsi jalan (K3). Bobot yang diperoleh kemudian digunakan untuk menghitung Priority Score setiap laporan. Nilai Priority Score tersebut menjadi dasar pengurutan laporan menggunakan algoritma Priority Queue, sehingga laporan dengan tingkat prioritas lebih tinggi dapat ditempatkan pada urutan penanganan awal. Hasil penelitian menunjukkan bobot K1 sebesar 52,29%, K2 sebesar 38,16%, dan K3 sebesar 9,54%, dengan nilai Consistency Ratio (CR) sebesar 0,0105 yang menunjukkan bahwa penilaian perbandingan antar kriteria konsisten. Pengujian algoritma terhadap 11 skenario menghasilkan tingkat kesesuaian 100%, sedangkan User Acceptance Testing memperoleh nilai 86,80% dengan kategori sangat sesuai. Hasil tersebut menunjukkan bahwa integrasi AHP dan Priority Queue mampu mendukung proses pengambilan keputusan prioritas penanganan jalan rusak secara lebih sistematis, konsisten, transparan, dan berbasis kriteria teknis. Sistem yang dikembangkan juga dapat membantu petugas mengelola laporan secara lebih terarah serta meningkatkan efisiensi proses penentuan urutan penanganan lapangan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. M. I. Prayogi, I. Puspita, and A. H. Wibowo, "Sistem Pengaduan Masyarakat Berbasis Website (SPM) Studi Kasus: BKKBN Kota Kendari," ANIMATOR: Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi, vol. 1, no. 2, pp. 56–62, 2023.

2. N. Ayu, Statiswaty, and Sutardi, "Penerapan Algoritma Dynamic Priority Scheduling pada Sistem Pengaduan Tumpukan Sampah Berbasis Web," JPNM, vol. 3, no. 3, 2025, doi: 10.59945/jpnm.v3i3.785.

3. T. L. Saaty, "Decision Making with the Analytic Hierarchy Process," Int. J. Services Sciences, vol. 1, no. 1, pp. 83–98, 2008.

4. A. Jauhari and M. Isradi, "Penentuan Skala Prioritas Pemeliharaan Jalan Menggunakan Metode AHP dan PCI," RIGGS, vol. 5, no. 1, pp. 6354–6370, 2026, doi: 10.31004/riggs.v5i1.6963.

5. W. A. Alam Sur et al., "Comparative Study of Integrated MCDM: AHP-TOPSIS vs Entropy-TOPSIS for Prioritizing Road Damage Repair," Jurnal Jalan Jembatan, vol. 42, no. 1, 2025, doi: 10.58499/jatan.v42i1.1331.

6. D. A. Putri, A. Efendy, and M. K. Ilmi, "Penentuan Prioritas Pemeliharaan Jalan Berbasis SDI dan AHP," Jurnal Konstruksi, vol. 24, no. 1, 2026.

7. F. J. Zuhri, A. Patriadi, and Sajiyo, "Road Damage Analysis Using AHP Method as the Basis for Road Handling Program," IJATEIS, vol. 4, no. 1, 2025.

8. B. A. Rombe et al., "Analisis Prioritas Perbaikan Jalan Berbasis Multikriteria Menggunakan AHP," Musamus J. Civil Eng., vol. 8, no. 1, pp. 1–6, 2025, doi: 10.35724/mjce.v8i01.7331.

9. J. A. Aryandi et al., "Implementasi Algoritma Queue untuk Menentukan Prioritas Pelayanan Umum di Rumah Sakit," JIKO, vol. 7, no. 2, pp. 218–228, 2023.

10. S. Lee et al., "Analysis of a Priority Queueing System with Enhanced Fairness," J. Ambient Intell. Humanized Comput., vol. 15, pp. 465–477, 2024.

11. M. F. Mubaraq, J. Nangi, I. N. Rahayu, M. Nathania, M. P. K. K. Raden, and S. R. Basri, “Implementasi Sistem Informasi Geografis Sekolah Berbasis Website di Kota Kendari,” JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), vol. 9, no. 5, pp. 7482–7488, 2025.

12. R. Vaidya and S. Kumar, "Analytic Hierarchy Process: An Overview of Applications," European J. Operational Research, vol. 169, no. 1, pp. 1–29, 2006.

13. Z. Azza, R. Aprianto, and P. Ayu, "Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan Infrastruktur Jalan Berbasis Website," JURSI TGD, vol. 4, no. 5, pp. 1130–1139, 2025.

14. R. S. Falasyfa and D. Avianto, "Perancangan Aplikasi Layanan Pengaduan Kerusakan Jalan Berbasis Android," JIMIK, vol. 5, no. 1, pp. 944–953, 2024.

15. D. D. Sari, M. Purba, and N. Umilizah, "Implementasi UAT pada Rancang Bangun SIPDB," JCOSIS, vol. 1, no. 2, pp. 37–42, 2024.

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
I. N. Rahayu, S. Sutardi, and A. H. Wibowo, “Sistem Pengaduan Jalan Rusak Menggunakan AHP dan Priority Queue untuk Prioritas Penanganan”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 28465–28471, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles