Optimalisasi Brand Image dan Media Sosial dalam Menarik Minat Beli Konsumen
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.13919Keywords:
Brand Image, Media Sosial, Minat Beli, KonsumenAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi brand image dan pemanfaatan media sosial dalam menarik minat beli konsumen pada UMKM Mesin Kanan Kopi di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri atas pemilik UMKM, satu konsumen lama, dan satu konsumen baru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi brand image dilakukan melalui pembaruan logo, pembuatan banner, penyusunan desain menu, penerapan identitas visual pada media pendukung, serta penguatan Vespa sebagai ciri khas usaha. Perubahan tersebut membantu memperjelas identitas, meningkatkan keterlihatan usaha, dan membentuk kesan awal yang lebih kuat pada konsumen. Pada aspek media sosial, TikTok dikembangkan sebagai kanal tambahan setelah sebelumnya usaha memanfaatkan WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Namun, berdasarkan pengalaman informan, belum ditemukan bukti bahwa TikTok menjadi sumber langsung pengenalan usaha maupun pemicu langsung minat beli konsumen. Minat beli terutama tercermin melalui tindakan pembelian, keinginan melakukan pembelian kembali, serta kesediaan konsumen untuk merekomendasikan usaha. Temuan juga menunjukkan bahwa penguatan identitas visual memberikan respons yang lebih nyata dibandingkan pengembangan TikTok yang masih berada pada tahap awal. Oleh karena itu, Mesin Kanan Kopi perlu mempertahankan konsistensi brand image dan mengembangkan strategi konten media sosial secara lebih terarah, konsisten, dan berkelanjutan agar mampu memperluas jangkauan serta meningkatkan keterlibatan konsumen.
Downloads
References
[1] Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Nusa Tenggara Barat, “Jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Berdasarkan Jenis dan Kabupaten/Kota di Provinsi NTB,” Satu Data NTB, 2025. [Online]. Available: https://data.ntbprov.go.id/dataset/9d597b1c-8347-4a03-b3e4-e0c224ae425e/show [Accessed: Sep. 12, 2026].
[2] Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat, Profil Industri Mikro dan Kecil Provinsi Nusa Tenggara Barat 2024. Mataram: Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat, 2025. [Online]. Available: https://ntb.bps.go.id/id/publication/2025/12/19/cfc4235be9f7d0b22e7d96ee/profil-industri-mikro-kecil-provinsi-nusa-tenggara-barat-2024.html [Accessed: Sep. 12, 2026].
[3] United States Department of Agriculture, Indonesia: Coffee Annual, GAIN Report ID2024-0016, May 17, 2024. [Online]. Available: https://www.fas.usda.gov/data/indonesia-coffee-annual-8 [Accessed: Sep. 12, 2026].
[4] GoodStats, “Hasil Survei Pola Konsumsi Kopi 2024,” 2024. [Online]. Available: https://goodstats.id/publication/hasil-survei-pola-konsumsi-kopi-2024-QT1FU [Accessed: Sep. 12, 2026].
[5] M. I. Dinata, M. Rizkillah, and A. Rahman, “Pengambilan keputusan untuk memilih minuman dengan metode Weight Product (WP) di Kota Mataram,” Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (JINTEKS), vol. 5, no. 1, pp. 106–110, 2023, doi: 10.51401/jinteks.v5i1.2429.
[6] M. Veranita, L. Almamalik, and S. Ikhsan, “Pemanfaatan pemasaran melalui media sosial oleh UMKM di era pandemi (Studi kasus pada usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Bandung),” Coopetition: Jurnal Ilmiah Manajemen, vol. 13, no. 1, 2022, doi: 10.32670/coopetition.v13i1.590.
[7] Z. Hakim, I. Prasetyo, and M. Indrawati, “Analisis brand image dan volume penjualan pada UMKM GEMARIKAN di Desa Bagorejo Gumukmas Jember,” Jurnal Manajerial Bisnis, vol. 5, no. 3, pp. 230–236, 2022, doi: 10.37504/jmb.v5i3.464.
[8] S. R. Jannah and D. Hutami, “Strategi brand identity Sylmi Basic melalui Instagram @sylmi.basic,” Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, vol. 8, no. 4, pp. 1552–1558, 2024, doi: 10.31604/jim.v8i4.2024.1552-1558.
[9] M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldaña, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3rd ed. SAGE Publications, 2014.
[10] G. Gunawan and K. Keni, “Pengaruh brand awareness, brand image, dan marketing mix terhadap purchase intention kopi bubuk lokal di Bali,” Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan, vol. 6, no. 4, pp. 353–358, 2022, doi: 10.24912/jmbk.v6i4.19314.
[11] E. C. Waworuntu, D. W. Mandagi, and A. S. Pangemanan, “‘I see it, I want it, I buy it’: The role of social media marketing in shaping brand image and Gen Z’s intention to purchase local product,” Society, vol. 10, no. 2, pp. 351–369, 2022, doi: 10.33019/society.v10i2.463.
[12] R. Susanty, S. M. N. Restaty, and Y. L. Pujiastuti, “Analisis penggunaan media sosial Instagram dalam membangun brand awareness UMKM Bandeng Presto Prisha,” Marcommers: Jurnal Marketing Communication and Advertising, vol. 13, no. 1, pp. 1–7, 2024, doi: 10.22441/marcommers.v13i1.33325.
[13] R. N. Aulia, S. Fajar, S. Akbar, R. Raine, and S. Mulyeni, “Strategi branding wirausaha digital pemula melalui media sosial: Pendekatan kualitatif interpretatif pada UMKM di Kabupaten Garut,” Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, vol. 1, no. 3, pp. 985–992, 2025. [Online]. Available: https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/686 [Accessed: Sep. 12, 2026].
[14] M. S. Bayanussabil, S. Pramudiawardani, and R. Rusmanto, “Implementasi strategi Instagram marketing berbasis model AIDA untuk optimalisasi konten UMKM kuliner,” Jurnal Informatika Terpadu, vol. 11, no. 2, pp. 144–150, 2025, doi: 10.54914/jit.v11i2.2689.
[15] K. N. A. Prameswara, A. P. Maulidan, E. S. Ningtyas, and W. Khoiriyah, “Peran konten media sosial dalam membangun minat beli konsumen: Studi kualitatif pada Satoe Rasa,” JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), vol. 12, no. 2, pp. 1900–1907, 2026, doi: 10.35870/jemsi.v12i2.6301.
[16] A. Radiah, B. A. Zahra, F. Ani, N. L. G. Trisnawati, R. Zakyilah, and J. Anggara, “Analisis strategi pemasaran produk UMKM dalam menarik minat Generasi Z di Kota Mataram,” Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 4, no. 2, pp. 2228–2237, 2026, doi: 10.71456/sur.v4i2.2113.
[17] K. Laurence and K. Keni, “Pengaruh social media marketing, brand image, brand awareness, dan brand preference terhadap purchase intention produk minuman di Jakarta,” Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan, vol. 8, no. 5, pp. 1034–1046, 2024, doi: 10.24912/jmbk.v8i5.32405.
[18] M. Oktaviani, I. Febrilia, and R. Rahmi, “Pengaruh social media marketing terhadap purchase intention dengan brand image sebagai variabel intervening,” Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce, vol. 4, no. 1, pp. 403–420, 2025, doi: 10.30640/digital.v4i1.3985.
[19] Titin, Sutrisno, H. Mahmudah, A. Muhtarom, and Syamsuri, “Effect of business digitalization and social media on MSME performance with digital competence as a mediating variable,” Scientific Journal of Informatics, vol. 11, no. 3, pp. 645–660, 2024, doi: 10.15294/sji.v11i3.9942.
[20] I. Safitri and N. Harahap, “Analisis branding media sosial dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap produk tas purun,” Jurnal Dakwah dan Komunikasi, vol. 10, no. 1, 2025, doi: 10.29240/jdk.v10i1.13229.
[21] P. Kotler and K. L. Keller, Marketing Management, 15th ed. Pearson Education, 2016.
[22] A. Mehrabian and J. A. Russell, An Approach to Environmental Psychology. Cambridge, MA: MIT Press, 1974.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rafif Thilal, Juliana Palit, Rina Komala, Widia Febriana, Rizal Ramdani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















