Penetapan Kadar Senyawa Obat Sulfametaksazol Generik dan Paten Dengan Metode Titrasi Nitrimetri

Authors

  • Nilsya Zebua Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Ristina Hasibuan Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Syarifah Nadia Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Mutia Syadilla Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Nazwa Zahra Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Aliya Nabila Mulki Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Nabila Zuhdi Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Nurul Athifah Trisma Tanjung Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Nabila Dwi Audiva Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Naura Syakilah Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Dea Ramadhani Universitas Tjut Nyak Dhien

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.13842

Keywords:

Nitrimatri, Generik Dan Poten, Sulfametoksazol

Abstract

Kualitas dan kadar zat aktif obat merupakan parameter penting dalam menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas sediaan farmasi, baik pada obat generik maupun obat paten. Sulfametoksazol merupakan antibiotik golongan sulfonamida yang memiliki gugus amina aromatis primer sehingga dapat ditetapkan kadarnya melalui reaksi diazotasi dengan metode titrasi nitrimetri.Penelitian ini bertujuan menetapkan serta membandingkan kadar zat aktif sulfametoksazol pada sediaan generik dan paten menggunakan metode titrasi nitrimetri. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium dengan pengujian triplo. Sampel dilarutkan dalam HCl 25%, ditambahkan KBr sebagai katalis, kemudian dititrasi menggunakan larutan NaNO2. Penentuan titik akhir dilakukan melalui indikator dalam, yaitu campuran Tropeolin OO dan Biru Metilen, serta indikator luar berupa pasta kanji-iodida. Pengujian menunjukkan kadar sulfametoksazol generik sebesar 99,5%, 97,0%, dan 94,7% dengan rata-rata 97,07%, sedangkan sediaan paten memperoleh kadar 95,5%, 97,4%, dan 98,0% dengan rata-rata 96,97%. Kedua sediaan berada pada rentang persyaratan kadar Farmakope Indonesia, yaitu 90,0%-110,0% dari jumlah yang tertera pada etiket. Selisih rata-rata kadar kedua sediaan hanya 0,10 poin persentase, sehingga secara deskriptif menunjukkan kandungan zat aktif yang relatif setara. Metode nitrimetri dapat digunakan untuk penetapan kadar sulfametoksazol yang memiliki gugus amina aromatis primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan generik dan paten sama-sama memenuhi persyaratan kadar, sehingga temuan ini mendukung bahwa obat generik dapat memenuhi standar mutu kimia pada parameter kadar zat aktif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Amin, A., Harizal, Asjur, A. V., Husain,F., Artati, Masta, N., Supriyanta, B.,Aliah, A. I., Mubarak, F., Ahmad, F.F., Wahyuni, H. S., Shalihat, A., &Sari, E. K. (2023). Kimia FarmasiAnalisis.

2. Badan Pengawas Obat dan Makanan (2009) .Informatorium Obat Nasional IndonesiaBadan Pengawas Obat dan MakananRepublik Indonesia. Jakarta: Sagung Seto.

3. Dirjen POM, 2020. Farmakope IndonesiaEdisi VI. Jakarta: Departemen

4. Fauzi, C. L. (2020). Analisis KuantitatifBahan Baku Paracetamol DenganMetode Titrasi Nitrimetri. JurnalAnalisis Farmasi.

5. Gunawan, Sulistia Gan (2009). Farmakologi danTerapi. Jakarta: Balai Penerbit FakultasKedokteran Universitas Indonesia.

6. Maritha, V. (2024). PANDUAN ANALISIS FARMASI. Uwais Inspirasi Indonesia.

7. Nichols, C. (1995). Pharmaceutical Chemistry and Drug Solubilities. London: Pharmaceutical Press.

8. Ningrum, D. M. (2023). Buku Ajar KimiaFarmasi. Penerbit Samudra Biru.

9. Rahardjo,Rio(2009).KumpulanKuliahFarmakologi.Jakarta: EGC.

10. Salingga, Indra (2009).Obat Generik : Don’t Judge Itby The Name! Bandung: Chem ITB article.

11. Sinan, R., & Al-Uzri, W. A. (2011). Spectrophotometric method for determination of sulfamethoxazole in pharmaceutical preparations by diazotization-coupling reaction. Al-Nahrain Journal of Science, 14(3), 9-16. https://doi.org/10.22401/JNUS.14.3.02

12. Sharma, S., Neog, M., & Dabhi, D. (2010). Development and validation of spectrophotometric methods for estimating sulfamethoxazole in pharmaceutical preparations. International Journal of Pharmaceutical Sciences and Drug Research, 2(3), 204-209. https://doi.org/10.25004/IJPSDR.2010.020308

13. Mohammed, S. A., Al-Hamdany, N. M., & Abdulkader, A. N. (2019). Spectrophotometric determination of sulfamethoxazole in pure and in pharmaceutical preparations by diazotization and coupling reaction. Rafidain Journal of Science, 28(3), 15-26. https://doi.org/10.33899/rjs.2018.163144

14. Mendham, J., Denney, R. C., Barnes, J. D., & Thomas, M. J. K. (2000). Vogel's Textbook of Quantitative Chemical Analysis (6th ed.). Harlow: Prentice Hall.

15. World Health Organization. (2017). Multisource (generic) pharmaceutical products: Guidelines on registration requirements to establish interchangeability. WHO Technical Report Series No. 1003, Annex 6. Geneva: World Health Organization.

16. Davit, B. M., Nwakama, P. E., Buehler, G. J., Conner, D. P., Haidar, S. H., Patel, D. T., Yang, Y., Yu, L. X., & Woodcock, J. (2009). Comparing generic and innovator drugs: A review of 12 years of bioequivalence data from the United States Food and Drug Administration. Annals of Pharmacotherapy, 43(10), 1583-1597. https://doi.org/10.1345/aph.1M141

17. International Council for Harmonisation of Technical Requirements for Pharmaceuticals for Human Use (ICH). (2023). ICH Q2(R2): Validation of Analytical Procedures. Geneva: ICH.

Downloads

Published

31-07-2026

How to Cite

[1]
N. Zebua, “Penetapan Kadar Senyawa Obat Sulfametaksazol Generik dan Paten Dengan Metode Titrasi Nitrimetri”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 28270–28276, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles