Determinan Perilaku Disfungsional Auditor dengan Turnover Intention sebagai Variabel Mediasi
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12752Keywords:
Budaya Organisasi, Perilaku Disfungsional Auditor, Stres Kerja, Tekanan Waktu, Turnover IntentionAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tekanan waktu, stres kerja, dan budaya organisasi terhadap perilaku disfungsional auditor, dengan turnover intention sebagai variabel mediasi. Perilaku disfungsional auditor merupakan fenomena yang mengkhawatirkan dalam profesi audit karena dapat menurunkan kualitas audit dan mengancam independensi auditor. Fenomena ini sering dipicu oleh tuntutan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kerja yang kurang mendukung. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada 80 orang auditor yang bekerja pada sembilan Kantor Akuntan Publik (KAP) di wilayah Jakarta Selatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tekanan waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku disfungsional auditor dengan koefisien jalur sebesar 0,321 dan nilai p < 0,001. Demikian pula, stres kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku disfungsional dengan koefisien 0,311 dan nilai p = 0,001. Berbeda dengan kedua variabel tersebut, budaya organisasi ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku disfungsional auditor (p = 0,089). Sementara itu, turnover intention juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku disfungsional dengan koefisien 0,267 dan nilai p = 0,007. Dalam pengujian peran mediasi, ditemukan bahwa turnover intention hanya mampu memediasi pengaruh stres kerja terhadap perilaku disfungsional, namun gagal memediasi pengaruh tekanan waktu dan budaya organisasi. Secara keseluruhan, model penelitian ini mampu menjelaskan 43,8% variasi dalam perilaku disfungsional auditor. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen KAP untuk menyusun anggaran waktu yang lebih realistis, menerapkan program manajemen stres yang terstruktur, serta merancang kebijakan retensi auditor yang efektif guna menekan perilaku disfungsional di lingkungan kerja. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan responden dan mempertimbangkan variabel pemoderasi lainnya.
Downloads
References
1. D. Tania, M. I. Tarmizi, and M. Adrian, “Determinants of audit quality in companies that conduct initial public offerings,” Journal of Accounting Science, vol. 7, no. 1, pp. 54–62, 2023. https://doi.org/10.21070/jas.v7i1.1666
2. Z. Rizki, M. I. Tarmizi, and B. Fisher, “Determinan perilaku disfungsional auditor dimoderasi sifat Machivellian,” Jurnal Akuntansi dan Governance, vol. 4, no. 2, pp. 125–139, 2024. https://doi.org/10.24853/jago.4.2.125-139
3. M. El Islamy, M. I. Tarmizi, and T. A. Setiyaningsih, “Praktik audit premature sign-off: Perspektif kritis amanah Hamka,” COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting, vol. 8, no. 3, pp. 3379–3398, 2025. https://doi.org/10.31539/costing.v8i3.14378
4. I. H. Ibrahim, Haliah, and A. H. Habbe, “Pengaruh tekanan waktu, konflik peran dan integritas terhadap kualitas audit dengan stres kerja sebagai variabel intervening,” Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, vol. 7, no. 1, pp. 102–122, 2023. https://doi.org/10.33395/owner.v7i1.1347
5. A. K. Hadi and M. I. Tarmizi, “Determinan perilaku disfungsional auditor: Emotional spiritual quotient sebagai moderasi,” Jurnal Maneksi, vol. 14, no. 1, pp. 7–17, 2025. https://doi.org/10.31959/jm.v14i1.2903
6. N. W. A. Puspita, N. W. Rustiarini, and N. P. S. Dewi, “Stres kerja, gaya kepemimpinan dan perilaku disfungsional audit: Tekanan anggaran waktu sebagai pemoderasi,” Kumpulan Hasil Riset Mahasiswa Akuntansi, vol. 5, no. 2, pp. 385–402, 2023.
7. N. W. Rustiarini, I. G. C. Putra, and I. M. P. Astakoni, “Job stress among auditor: Antecedents and consequences to dysfunctional behavior,” ATESTASI: Jurnal Ilmiah Akuntansi, vol. 4, no. 2, pp. 132–144, 2021. https://doi.org/10.33096/atestasi.v4i2.679
8. N. Rezkyanti and E. Fitriawan, “Persepsi auditor atas efek tekanan anggaran waktu, budaya etis organisasi, dan komitmen profesional terhadap perilaku audit disfungsional,” Journal of Economic, Public, and Accounting, vol. 2, no. 2, pp. 117–128, 2020. https://doi.org/10.31605/jepa.v2i2.702
9. H. Cahyadi, D. Andrias, R. R. Masman, E. Trisnawati, and H. Wijaya, “Investigating the determinants of turnover intention among the Big 4 public accounting firms in Indonesia,” International Journal of Innovative Research and Scientific Studies, vol. 7, no. 4, pp. 1423–1434, 2024. https://doi.org/10.53894/ijirss.v7i4.3441
10. C. Wulansari, B. Subroto, and E. Mardiati, “The influence of excessive workload and work stress towards the auditor’s turnover intention with job satisfaction as mediation variable,” Jurnal Ilmiah Akuntansi, vol. 6, no. 2, pp. 293–316, 2021. https://doi.org/10.23887/jia.v6i2.37510
11. D. A. S. Widhiaswari, I. M. W. Putra, and N. N. S. R. Damayanti, “Pengaruh tekanan anggaran waktu, locus of control, kompleksitas tugas, dan turnover intention terhadap perilaku disfungsional auditor pada Kantor Akuntan Publik di Provinsi Bali,” Jurnal Riset Akuntansi Warmadewa, vol. 2, no. 1, pp. 54–59, 2021. https://doi.org/10.22225/jraw.2.1.2934.54-59
12. E. D. Mellani and A. Prastiwi, “Determinants of dysfunctional audit behavior mediated by job stress,” Neraca Keuangan: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, vol. 21, no. 1, pp. 96–108, 2026. https://doi.org/10.32832/neraca.v21i1.23240
13. I. Ajzen, “The theory of planned behavior,” Organizational Behavior and Human Decision Processes, vol. 50, no. 2, pp. 179–211, 1991. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
14. E. Herianti, “Pengaruh locus of control terhadap tindakan kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa di bawah tekanan ketaatan,” Jurnal Akuntansi dan Governance, vol. 1, no. 2, pp. 67–78, 2021. https://doi.org/10.24853/jago.1.2.67-78
15. J. F. Hair, G. T. M. Hult, C. M. Ringle, and M. Sarstedt, A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), 3rd ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahadian Wibisana, Siti Hartinah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















