Pengaruh Pengalaman Auditor, Locus Of Control, Whistleblowing Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan (Fraud)
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12746Keywords:
Pengalaman Auditor, Locus Of Control, Whistleblowing, Kemampuan Auditor, Kecurangan (Fraud)Abstract
Kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas audit dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap profesi auditor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman auditor, locus of control, dan whistleblowing terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling. Sampel penelitian terdiri atas 95 auditor yang bekerja pada KAP di Jakarta Selatan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman auditor, locus of control, dan whistleblowing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan. Di antara ketiga variabel tersebut, whistleblowing memberikan pengaruh paling besar. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengalaman auditor, penguatan locus of control internal, serta penerapan mekanisme whistleblowing yang efektif mampu meningkatkan kemampuan auditor dalam mengidentifikasi dan mengungkap indikasi kecurangan secara lebih akurat. Selain itu, penelitian ini memberikan gambaran mengenai pentingnya faktor individu dan mekanisme pelaporan dalam mendukung efektivitas proses audit. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi Kantor Akuntan Publik dalam meningkatkan kualitas audit dan efektivitas pencegahan fraud, serta menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian dengan menambahkan variabel lain yang relevan.
Downloads
References
[1] L. Daniel, M. Mediaty, and M. Achyar Ibrahim, “Pengaruh Skeptisisme Profesional dan Integritas terhadap Kemampuan Auditor dalam Mendeteksi Kecurangan,” Akrual J. Bisnis dan Akunt. Kontemporer, no. August 2023, pp. 19–31, 2024, doi: 10.26487/akrual.v17i01.28365.
[2] D. M. Elisabeth and W. Simanjuntak, “Analisis review pendeteksian (fraud),” J. Akunt. dan Keuang. Methodist Univ. Methodist Indones., vol. 4, no. 1, pp. 14–37, 2022.
[3] K. Khotimah and S. P. Sari, “The perspective of fraud hexagon to detecting financial statement fraud in indonesia’s consumer non-cyclicals companies,” J. Econ. Bus. Account., vol. 8, no. 1, pp. 208–221, 2025.
[4] B. P. K. R. I. (BPK RI), “BPK Serahkan Laporan PKN dan Pemeriksaan Investigatif kepada KPK.” [Online]. Available: https://www.bpk.go.id/news/bpk-serahkan-laporan-pkn-dan-pemeriksaan-investigatif-kepada-kpk?utm_source
[5] K. P. K. (KPK), “KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Mesin EDC di BRI.” [Online]. Available: https://www.kpk.go.id/id/ruang-informasi/berita/kpk-tetapkan-5-tersangka-korupsi-pengadaan-mesin-edc-di-bri?utm_source
[6] S. Indriyani and L. Hakim, “Pengaruh Pengalaman Audit, Skeptisme Profesional Dan Time Pressure Terhadap Kemampuan Auditor Mendeteksi Fraud,” J. Akunt. dan Gov., vol. 1, no. 2, p. 113, 2021, doi: 10.24853/jago.1.2.113-120.
[7] S. Tingi et al., “KEMAMPUAN AUDITOR DALAM MENDETEKSI KECURANGAN PADA,” vol. 01, no. 01, pp. 43–50, 2024.
[8] P. Tambun and Deni Darmawati, “Pengaruh Kompetensi, Profesionalisme, Pengalaman, Dan Whistleblowing System Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan,” J. Ekon. Trisakti, vol. 3, no. 2, pp. 3587–3596, 2023, doi: 10.25105/jet.v3i2.18241.
[9] Muntasir and L. Maryasih, “PENGARUH INDEPENDENSI Universitas Syiah Kuala Muntasir & Lilis Maryasih,” pp. 138–154, 2021.
[10] A. B. Mariyana, P. Simorangkir, and A. M. Putra, “PROSIDING BIEMA Business Management, Economic, and Accounting National Seminar PENGARUH PENGALAMAN AUDITOR, INDEPENDENSI DAN BEBAN KERJA TERHADAP KEMAMPUAN AUDITOR DALAM MENDETEKSI FRAUD,” Pros. BIEMA Bus. Manag. Econ. Account. Natl. Semin. , vol. 2, pp. 766–780, 2021, [Online]. Available: https://conference.upnvj.ac.id/index.php/biema/article/view/1726/1188
[11] W. R. Hapsari, M. Syaflan, and L. Ambarwati, “Analisis Kompetensi Sdm, Sistem Pengendalian Internal Dan Locus of Control Terhadap Pencegahan Kecurangan (Fraud) Pada Manajemen Dana Desa Di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2023,” J. Ilm. Manajemen, Ekon. Akunt., vol. 7, no. 3, pp. 1914–1934, 2023, doi: 10.31955/mea.v7i3.3540.
[12] H. Halimatusyadiah, F. Ilyas, and B. E. Oktora, “Pengaruh Skeptisme Profesional, Time Pressure, Locus of Control, Kecerdasan Emosional, Dan Pengalaman Terhadap Kemampuan Auditor Mendeteksi Kecurangan,” IJAB Indones. J. Account. Bus., vol. 3, no. 2, pp. 100–115, 2022, doi: 10.33019/ijab.v3i2.28.
[13] N. P. D. G. Dian and I Made Pradana Adiputra, “Pengaruh Pengendalian Internal, Internal Locus of Control, Dan Bystander Effect Terhadap Kecurangan Pada Lembaga Perkreditan Desa Di Kecamatan Kintamani,” Vokasi J. Ris. Akunt., vol. 12, no. 2, pp. 86–95, 2023, doi: 10.23887/vjra.v12i2.61921.
[14] M. Chemy, Y. F. Angi, and M. I. Tiwu, “Pengaruh Locus of Control, Independensi, Dan Kompetensi Dalam Mendeteksi Fraud (Studi Kasus Pada Bpk Perwakilan Provinsi Ntt),” J. Akunt. Transparansi Dan Akuntabilitas, vol. 11, no. 1, pp. 22–30, 2023, doi: 10.35508/jak.v11i1.10247.
[15] A. Agustiawan, Ririn Melati, and Siti Rodiah, “Pengaruh Budaya Organisasi, Proactive Fraud Audit, Whistleblowing, Dan Pengendalian Internal Terhadap Pencegahan Kecurangan Dalam Pengelolaan Dana Bos,” Account. Manag. J., vol. 6, no. 1, pp. 17–25, 2022, doi: 10.33086/amj.v6i1.2378.
[16] Z. A. Awawiyah and C. Dr. Pupung Purnamasari, SE.,M.Si.,Ak., “Pengaruh Proactive Fraud Audit dan Whistleblowing System terhadap Pencegahan Fraud,” Bandung Conf. Ser. Account., vol. 4, no. 1, pp. 420–427, 2024, doi: 10.29313/bcsa.v4i1.11923.
[17] I. Leighton Silambi, A. Mannan, and D. Said, “Pengaruh Pengendalian Internal, Whistleblowing, dan Independensi terhadap Pencegahan Kecurangan dengan Kualitas Audit sebagai Variabel Moderasi,” Akrual J. Bisnis dan Akunt. Kontemporer, vol. 16, no. 2, pp. 122–132, 2023, doi: 10.26487/akrual.v16i2.25565.
[18] Nur Hidayati and Tri Ratnawati, “Studi Literatur: Pengaruh Professionalisme Auditor dan Whistleblower terhadap Pengungkapan Kecurangan,” J. Mutiara Ilmu Akunt., vol. 2, no. 2, pp. 148–155, 2023, doi: 10.55606/jumia.v2i2.2556.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Satiya Fadil Mahesa, Haris Sarowoko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















