Novel Harapan dari Tempat Paling Jauh Karya Inggrid Sonya: Studi tentang Ketertindasan, Perjuangan dan Keberhasilan
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12549Keywords:
Novel, Psikologi Sastra, EmosiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian psikologi sastra dalam novel Harapan dari Tempat Paling Jauh karya Inggrid Sonya dengan menelaah kondisi kejiwaan tokoh utama berdasarkan pendekatan psikologi sastra. Novel ini mengangkat kisah kehidupan tokoh Vanka yang menghadapi berbagai konflik batin, tekanan emosional, serta persoalan kesehatan mental yang memengaruhi sikap dan perilakunya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra yang berfokus pada analisis unsur-unsur psikologis tokoh melalui data berupa kutipan dialog, narasi, dan tindakan tokoh dalam novel. Analisis dilakukan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang meliputi struktur kepribadian id, ego, dan superego untuk mengungkap dinamika psikologis yang dialami tokoh utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi psikologis Vanka ditandai oleh berbagai bentuk emosi, yaitu rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, kecenderungan menghukum diri sendiri, kebencian, kesedihan, serta cinta. Emosi-emosi tersebut muncul sebagai respons terhadap pengalaman hidup yang penuh tekanan dan membentuk perkembangan karakter tokoh sepanjang alur cerita. Selain itu, interaksi antara id, ego, dan superego menunjukkan adanya konflik batin yang kompleks dalam proses pengambilan keputusan dan penyesuaian diri terhadap lingkungan sosialnya. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa novel Harapan dari Tempat Paling Jauh tidak hanya menyajikan kisah kehidupan yang menyentuh, tetapi juga memberikan gambaran mendalam mengenai dinamika psikologis, perjuangan menghadapi trauma, serta pentingnya kesehatan mental dalam kehidupan seseorang. Oleh karena itu, novel ini memiliki nilai sastra sekaligus nilai edukatif yang dapat meningkatkan pemahaman pembaca terhadap persoalan psikologis dan kemanusiaan
Downloads
References
1. Alwisol. (2018). Psikologi Kepribadian. Universitas Muhammadiyah Malang Press.
2. Amalia, I., & Widyastuti. (2023). Rasa Bersalah Pada Pelaku Kekerasan Dalam Hubungan Berpacaran. Jurnal Talenta Mahasiswa, 3(1), 88–95. https://doi.org/10.26858/JTM.V3I1.47460
3. Astuti, S., & Puspita, D. (2022). Aspek Psikologi Sastra Dan Nilai Pendidikan Karakter Dalam Novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1), 67–74.
4. Budiono, L. A., & Masing, M. (2022). Emosi Dalam Perspektif Lintas Budaya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 2(1), 579–584. https://doi.org/10.31004/innovative.v2i1.4077
5. Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Sastra. Media Pressindo.
6. Feist, G. J. (2017). Personality, Behavioral Thresholds, and the Creative Scientist. In The Cambridge Handbook of Creativity and Personality Research (pp. 64–83). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781316228036.005
7. Hakim, Z. (1999). Bunga Rampai Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra. Balai Penelitian Bahasa, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
8. Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropolog. Rineka Cipta.
9. Minderop, A. (2010). Psikologi Sastra: Karya, Metode, Teori, Dan Contoh Kasus. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
10. Nurgiyantoro, B. (2017). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.
11. Pradanti, D. W. (2022). Analisis Unsur Intrinsik Novel “sesuap rasa” karya Catz Link Tristan Hubungannya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Pendidikan Edutama, 11(1), 1–7.
12. Purba, A. (2013). PENTINGNYA TEKNIK INVENTION DALAM PRATULIS. Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 3(1). https://online-journal.unja.ac.id/pena/article/view/2230
13. Ratna, N. K. (2004). Teori Metode dan Teknik Penelitian Sastra : dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme Perspektif Wacana Naratif. Pustaka Pelajar.
14. Sardiman. (2018). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. PT Raja Grafindo Persada.
15. Suseno, F. M. (1994). Etika PolitikL Prinsip-Prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern (Cet.4).
16. Tarigan, H. G. (1991). Prinsip-Prinsip Dasar Sastra (Cet.4). Angkasa .
17. Wellek, R., & Warren, A. (1993). Teori Kesusastraan. Gramedia Pustaka Utama.
18. Yuliana, S. R. (2018). Klasifikasi Emosi Tokoh Dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari Kajian Psikologi Sastra Davif Krech [Doctoral Dissertation]. Universitas Negeri Makassar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Risa Anggita, Onok Yayang Pamungkas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















