Analisis Kepatuhan Dalam Pengungkapan Sustainability Report Berdasarkan GRI Standard pada Perusahaan Pariwisata di BEI
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.12159Keywords:
Laporan Keberlanjutan, Tingkat Pengungkapan, Standar GRI, Perusahaan Sektor PariwisataAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan pengungkapan laporan keberlanjutan (sustainability report) perusahaan sektor pariwisata dengan mengacu pada Global Reporting Initiative (GRI) Standard, serta mengidentifikasi dimensi aspek pengungkapan yang paling banyak dan paling sedikit diungkapkan oleh perusahaan-perusahaan terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deksriptif komparatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keberlanjutan dan laporan tahunan perusahaan pada periode penelitian 2023 dan 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh hasil dua perusahaan yang terdaftar di BEI, yaitu PT Panorama Sentrawisata Tbk. (PANR) dan PT Dyandra Media International Tbk. (DYAN), dengan teknik analisis yaitu analisis konten dan penilaian binary score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat pengungkapan sustainability report kedua perusahaan masih tergolong rendah dengan kategori “Limited Disclose” dengan persentase tahun 2023 untuk PANR sebesar 28% dan DYAN sebesar 31%, sementara tahun 2024 meningkat untuk PANR menjadi 32% dan DYAN menjadi 39%. Pada pengungkapan standar universal tahun 2023, kedua perusahaan telah mengungkapkan secara terbatas dan memperoleh predikat “Partially Applied” dan meningkat pada tahun 2024 dengan memperoleh predikat “Well Applied” yang berarti telah melakukan pengungkapan hampir secara keseluruhan. Namun, pengungkapan pada standar spesifik dua periode 2023 dan 2024 masih terdapat variasi hasil pengungkapan pada dimensi ekonomi (GRI 200), dimensi lingkungan (GRI 300), dan dimensi sosial (GRI 400) pada perusahaan-perusahaan terkait, dengan dimensi lingkungan menjadi yang paling dominan diungkapkan oleh DYAN dan dimensi ekonomi menjadi dimensi dengan tingkat pengungkapan terendah pada kedua perusahaan.
Downloads
References
1. K. Keandre and E. G. Sukoharsono, “Studi pengungkapan kinerja keberlanjutan pada PT Sido Muncul tbk berdasarkan global reporting initiative (GRI) index periode 2020-2022,” REAKSI (Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sist. Informasi), vol. 3, no. 4, pp. 1050–1064, 2024, doi: 10.21776/reaksi.2024.3.4.409.
2. A. A. Hanafi, C. W. Lestari, E. M. Suwarno, and L. S. Arifin, “Analisis pengungkapan sustainability report berdasarkan GRI standards pada perusahaan energi,” J. Akunt. dan Bisnis, vol. 5, no. 1, pp. 326–343, 2025, [Online]. Available: http://journal.politeknik-pratama.ac.id/index.php/JIAB Vol
3. N. Puspita and Jasman, “Pengaruh laporan keberlanjutan (sustainability report) terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi,” J. KRISNA Kumpul. Ris. Akunt., vol. 14, no. 1, pp. 63–69, 2022, [Online]. Available: https://ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/krisna
4. I. B. Apriliyani, R. Farwitawati, and R. A. Nababan, “Analisis penerapan global reporting initiative (GRI) g4 pada laporan keberlanjutan sektor pertanian,” J. Akunt. Kompetif, vol. 4, no. 1, pp. 136–145, 2021, [Online]. Available: https://ejournal.kompetif.com/index.php/akuntansikompetif/article/view/666/496
5. L. A. Putri, “Analisis komprehensif sustainability report pada perusahaan perbankan: perspektif kedalaman dan kualitas pengungkapan,” Politeknik Negeri Jakarta, 2025. [Online]. Available: https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/30953
6. Otoritas Jasa Keuangan, “Peraturan otoritas jasa keuangan nomor 51 /POJK.03/2017 tentang penerapan keuangan berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan, emiten dan perusahaan publik,” Otoritas Jasa Keuang., pp. 1–15, 2017.
7. P. Sarkar, “Global tourism returns to pre-pandemics levels in 2024: UN report”, 2025. [Online]. Available: https://www.travelandtourworld.com/news/ar ticle/global-tourism-returns-topre-pandemic-levels-in-2024-un-report/
8. Kementerian Pariwisata, “Rencana strategis kementerian pariwisata 2025-2029,” 2025. [Online]. Available: https://api.kemenpar.go.id
9. G. Awaliyah, “Emisi karbon pariwisata ditargetkan berkurang 50 persen pada 2030", 2026. [Online]. Available: https://esgnow.republika.co.id/berita/s677sf463/
10. GRI, “GRI standards 2021,” in Global Reporting Initiatives, 2024, p. 958. [Online]. Available: https://www.globalreporting.org
11. W. H. Prasetyo, A. Andini, A. D. Haussain Irsyad, H. Holiawati, and E. Ruhiyat, “Analisa kepatuhan sustainability reporting pada PT Indocement Tunggal Prakarsa tbk dan PT Semen Indonesia tbk berdasarkan GRI standards dan ISO AA1000AP pada tahun 2022,” Budg. J. Business, Manag. Account., vol. 5, no. 2, pp. 1451–1460, 2024, doi: 10.31539/budgeting.v5i2.9585.
12. Y. Eriyanti and A. Fitri, “Pengaruh pengungkapan sustainability reporting berdasarkan GRI standards terhadap kinerja keuangan perusahaan (studi perusahaan non keuangan yang terdaftar pada indeks SRI-KEHATI tahun 2017-2019),” J. Akunt. Trisakti, vol. 9, no. 1, pp. 145–154, 2022, doi: http://dx.doi.org/10.25105/jat.v9i1.10272.
13. Salihin, “Pengaruh pengembangan pariwisata terhadap perekonomian lokal di kawasan wisata Pantai Senggigi, Lombok,” Tour. Hosp. Res., vol. 1, no. 1, pp. 1–8, 2025, doi: https://doi.org/10.70716/thr.v1i1.53.
14. M. P. Amira, H. N. L. Ermaya, and M. Miftah, “Faktor-faktor yang mempengaruhi carbon emission disclosure,” Indones. J. Audit. Account., vol. 1, no. 2, pp. 21–41, 2024, [Online]. Available: https://jurnal.iapi.or.id/index.php/ijaa/article/view/57
15. O. A. Ogunode, “Legitimacy theory and environmental accounting reporting and practice: a review,” South Asian J. Soc. Stud. Econ., vol. 13, no. 1, pp. 17–28, 2022, doi: 10.9734/sajsse/2022/v13i130345.
16. M. L. Iznillah, J. Saidi, M. Rasuli, and N. Nasrizal, “Reaksi investor terhadap corporate sustainability performance: a review of literature using stakeholder theory,” J. Akuntansi, Manajemen, Bisnis dan Teknol., vol. 4, no. 2, pp. 300–311, 2024, doi: 10.56870/4pce9r80.
17. S. W. Hapsari, “Sustainability report disclosure evaluation based on global reporting initiative (GRI standard (a case study at PT PLN (persero) 2017-2019 ),” J. Ilm. Mhs. FEB, vol. 9, no. 2, pp. 1–22, 2021, [Online]. Available: https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/7571
18. S. Farisyi, M. Al Musadieq, H. N. Utami, and C. R. Damayanti, “A systematic literature review: determinants of sustainability reporting in developing countries,” Sustain., vol. 14, no. 16, pp. 1–18, 2022, doi: https://doi.org/10.3390/su141610222.
19. M. Senanayake, I. Harymawan, G. Dorfleitner, S. Lee, J. H. Rhee, and Y. S. Ok, “Toward more nature-positive outcomes: a review of corporate disclosure and decision making on biodiversity,” Sustain., vol. 16, no. 18, pp. 1–24, 2024, doi: 10.3390/su16188110.
20. T. M. Rusu, A. Odagiu, H. Pop, and L. Paulette, “Sustainability performance reporting,” Sustain., vol. 16, no. 19, 2024, doi: 10.3390/su16198538.
21. F. Nurrisa, D. Hermina, and Norlaila, “Pendekatan kualitatif dalam penelitian: strategi, tahapan, dan analisis data,” J. Teknol. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 2, no. 3, pp. 793–800, 2025, [Online]. Available: https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jtpp/index
22. G. Azevedo, J. Oliveira, I. Sousa, M. F. Borges, M. C. Tavares, and J. Vale, “Disclosure of sustainability information under the corporate social responsibility directive: the degree of compliance of portuguese stock index companies,” Int. J. Financ. Stud., vol. 13, no. 1, pp. 1–24, 2025, doi: 10.3390/ijfs13010013.
23. J.Ye, M. Sotiriadis, I. Dimou, S. Shen, and D. Koufopoulos, (2025). “Suggesting a tourism industry-specific environmental, social and corporate governance (ESG) reporting framework,” Tourism Management, pp. 109, 2025, doi: 10.1016/j.tourman.2025.105156.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marisa Dwi Irmawati, Utami Puji Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















