Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Ibu Postpartum Hari ke 3 sampai ke 5 di PMB Mia Saputri Kecamatan Turen Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11955Keywords:
Pijat Oksitosin, Tingkat Kecemasan, Ibu Nifas, Asuhan HolistikAbstract
Fase kritis pemulihan pascapersalinan atau masa (puerperium) merupakan fase kritis pemulihan pascapersalinan yang ditandai dengan perubahan fisik, hormonal, dan psikologis. Pada puerperium dini, perubahan tersebut dapat memicu kecemasan yang berpotensi menghambat pelepasan hormon oksitosin, mengganggu let-down reflex, serta menurunkan produksi ASI. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan adalah pijat oksitosin, yang memiliki efek relaksasi sehingga diduga mampu menurunkan tingkat kecemasan ibu nifas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian pijat oksitosin terhadap tingkat kecemasan pada ibu nifas hari ke-3 sampai ke-5 di PMB Mia Saputri, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan sebelum dan sesudah menggunakan baku kuesioner setelah dilakukan intervrensi. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan Paired Samples T-Test (α = 0,05) setelah memenuhi uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensiTingkat kecemasan sedang dialami oleh 53,3% responden, sementara 46,7% sisanya melaporkan tingkat kecemasan berat. dengan rerata skor 27,70. Setelah pemberian pijat oksitosin, 80,0% responden tidak mengalami kecemasan dan 20,0% mengalami kecemasan ringan dengan rerata skor menurun menjadi 12,67. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai p < 0,001 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan pemberian pijat oksitosin terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu nifas. Pijat oksitosin sangat disarankan sebagai salahsatu teknik dari asuhan kebidanan komplementer pada masa nifas.
Downloads
References
1. Agustina, Y., Rahmawati, D., Mahdiah, D., & Anisa, F. N. (2025). Pengaruh Perawatan Payudara Dan Pijat Oksitosin Pada Ibu Nifas Terhadap Kelancaran ASI Di Rumah Sakit Almansyur Medika Banjarbaru. Sains Medisina, 3(4), 139–143.
2. Ariani, B. P., Sst, M. K., Widyantari, K. Y., SiT, S., Keb, M., Hidayati, R. D., ST, S., Keb, M., & Parwati, N. W. M. (2023). Intervensi Pada Masa Nifas dan Menyusui. Nuansa Fajar Cemerlang.
3. Handayani, S. W., Susaldi, S., & Syarah, M. (2023). Efektivitas Kombinasi Pijat Oksitosin Dan Woolwich Massage Serta Breastcare Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan Tahun 2023. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(6), 2148–2162.
4. Kristanti, Y., Andriani, D., & Tristanti, I. (2025). Efektivitas Pijat Oksitosin terhadap Pengeluaran ASI pada Ibu Post Partum Normal dan SC: The Effectiveness of Oxytocin Massage on Breast Milk Production in Normal and SC Post Partum Mothers. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 8(2), 207–213.
5. Lubis, D. R. (2021). Pijat Oksitosin Sebagai Langkah Awal Gentle Breastfeeding.
6. Nababan, L. (2021). Psikologi Kehamilan, Persalinan, Nifas. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti.
7. pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran asi.
9. Pratiwi, L., Qomarasari, D., & Nurfadilah, N. (2025). PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENGELUARAN ASI. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga, 10(1), 48–53.
10. Sari, K. (2022). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 1(2), 827–834.
11. Susanti, K. N., Purnamayanthi, P. P. I., & Ekajayanti, P. P. N. (2025). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Nifas di Rumah Sakit Kasih Ibu Saba. Jurnal Berita Kesehatan, 18(1), 196–208.
12. Penurunan tingkat kecemasan dan kelancaran produksi ASI pada ibu nifas melalui terapi pijat oksitosin. Jurnal Kesehatan Komplementer, 5(3), 142-149.
13. Alat, A. P. (2026). 2.6 Standar Operasional Prosedur (SOP) Pijat Oksitosin. TERAPI KEBIDANAN KOMPLEMENTER PADA IBU NIFAS DAN MENYUSUI, 26.
14. Ariani, B. P., Sst, M. K., Widyantari, K. Y., SiT, S., Keb, M., Hidayati, R. D., ST, S., Keb, M., & Parwati, N. W. M. (2023). Intervensi Pada Masa Nifas dan Menyusui. Nuansa Fajar Cemerlang.
15. Marifah, A., & Suryantini, N. P. (2021). Efektifitas Pijat Oksitosin Dan Pijat Payudara Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 131–138.
16. Tonasih, S. S. T., Prastiwi, E. D., Ningsih, D. A., Kusumastuti, S. S. T., Argaheni, N. B., ST, S., Keb, M., Deska, R., CTM-MT, S. S. T. M. K. M., & Fitria, B. L. (2023). Asuhan Kebidanan Komplementer pada Masa Nifas. Nuansa Fajar Cemerlang.
17. Sapira, M. E. (n.d.). PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PMB D KOTA BANDUNG.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Husniyyah Wulandari, Anik Purwati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















