Implementasi Work from Home terhadap Efisiensi Biaya dan Kinerja Pegawai Disperindag Jatim

Authors

  • Nailah Syakirah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika Surabaya
  • Taufik Kurniawan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/riggs.v5i2.11158

Keywords:

Work From Home, Efisiensi Biaya Operasional, Kinerja Pegawai, Sektor Publik, Disperindag Jatim

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan Work from Home (WFH) serta dampaknya terhadap efisiensi biaya operasional dan kinerja pegawai di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur. Menggunakan pendekatan mixed method dengan dominasi kualitatif, penelitian ini menggabungkan wawancara mendalam terhadap enam Kepala Bidang sebagai data primer, serta laporan pelaksanaan WFH bulan April dan Mei 2026 sebagai data sekunder. Analisis dilakukan secara deskriptif komparatif untuk mengukur perubahan biaya operasional dan kinerja pegawai sebelum dan selama penerapan WFH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi WFH berhasil mewujudkan efisiensi biaya operasional yang signifikan, ditandai dengan penurunan konsumsi listrik sebesar 20,48% (Rp35.956.939), air sebesar 48,88% (Rp9.132.195), dan BBM kendaraan dinas sebesar 28,76% (Rp12.825.490). Temuan ini mendukung konsep value for money dalam sektor publik, yang menekankan pada ekonomi, efisiensi, dan efektivitas penggunaan sumber daya. Di sisi lain, kinerja pegawai tetap terjaga selama penerapan WFH, yang ditunjukkan oleh produktivitas yang stabil, pelayanan publik yang tidak terganggu, tingkat kedisiplinan yang tinggi (tingkat kehadiran 96–96,8%), koordinasi hybrid yang efektif, serta peningkatan work-life balance. Meskipun demikian, kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, seperti jaringan internet yang tidak stabil, dan kondisi lingkungan rumah yang kurang kondusif, terutama bagi pegawai yang memiliki balita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa WFH dapat menjadi instrumen strategis dalam pengelolaan keuangan daerah sekaligus optimalisasi kinerja pegawai, dengan rekomendasi peningkatan infrastruktur teknologi, pengelolaan anggaran perjalanan dinas yang lebih terencana, dan pengaturan pola kerja hybrid yang fleksibel.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] B. R. Cahyarini and L. Samsara, “The Challenges of Digital Competency Implementation Towards World-Class Bureaucracy,” Jurnal Borneo Administrator, vol. 17, no. 2, pp. 259–274, Aug. 2021, doi: 10.24258/jba.v17i2.825.

[2] T. Rawinarno, H. Setyoko, A. Widiarto, and S. Alynudin, “MANAJEMEN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) BERBASIS BEKERJA DARI RUMAH (WORK FROM HOME),” NIAGARA Scientific Journal, vol. 15, no. 1, pp. 113–129, Jun. 2023, doi: 10.55651/niagara.v15i1.21.

[3] J. Suyono, A. Alimudin, D. R. Elisabeth, S. Sukaris, and N. Darmayanti, “Increasing Financial Efficiency and Employee Performance through Work From Home - Work From Office Work Method Implementation Strategies: A Conceptual Framework for Future Research Agenda,” Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi, vol. 7, no. 1, pp. 369–402, Mar. 2024, doi: 10.57178/atestasi.v7i1.795.

[4] Ratih Prihatina, “WFH dalam Bingkai Efisiensi dan Produktivitas ASN: Dari Respons Pandemi Menuju Desain Kerja Modern.” Accessed: Jun. 08, 2026. [Online]. Available: https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-tegal/baca-artikel/18299/WFH-dalam-Bingkai-Efisiensi-dan-Produktivitas-ASN-Dari-Respons-Pandemi-Menuju-Desain-Kerja-Modern.html

[5] P. T. Wicaksono, C. Tjen, and V. Indriani, “Improving the tax e-filing system in Indonesia: An exploration of individual taxpayers’ opinions,” Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia, vol. 25, no. 2, pp. 136–151, Dec. 2021, doi: 10.20885/jaai.vol25.iss2.art4.

[6] S. Sunardi, “The Impact of Working from Home during a Pandemic Against Employee Performance (Exploratory Study),” JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia), vol. 6, no. 1, p. 42, Sep. 2022, doi: 10.32493/JJSDM.v6i1.20448.

[7] Wakhid Yuliyanto, S. Wahyuningsih, R. Kurniasih, and A. Waluyo, “Pengukuran Kinerja Melalui Pendekatan ‘Value For Money’ Pada Pelaksanaan Anggaran Dinas ‘X’ di Sektor Publik.,” Jurnal E-Bis, vol. 7, no. 1, pp. 233–245, May 2023, doi: 10.37339/e-bis.v7i1.1183.

[8] A. N. Rahmawati and M. F. Hidayat, “Kendala Implementasi Work From Home di Sektor Publik: Studi Kasus Pemerintah Kota Surabaya,” Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, vol. 5, no. 1, pp. 78–92, Jan. 2022, doi: 10.24198/jmpp.v5i1.36542.

[9] Nur Afifah, “Work From Anywhere, Perlukah ?: Tinjauan Praktis Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Selama Pemberlakukan WFH,” Journal Business Administration: Entrepreneurship and Creative Industry, vol. 2, no. 2, pp. 65–77, Jul. 2023, doi: 10.32734/jba.v2i2.12449.

[10] S. Sagita Wirasistha and A. Widowati, “Work from Home: Menuju Kinerja Aparatur Sipil Negara Yang Lebih Efisien,” Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, vol. 15, no. 1, pp. 95–109, Jun. 2023, doi: 10.33701/jiapd.v15i1.3614.

[11] P. W. Sri astiti and N. P. A. Darmayanti, “PENGARUH KEPUTUSAN INVESTASI, STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR BARANG KONSUMSI,” E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, vol. 11, no. 6, p. 1151, Jun. 2022, doi: 10.24843/EJMUNUD.2022.v11.i06.p05.

[12] A. F. G. , & H. Y. Wardhana, “Transformasi Digital dan Efisiensi Pelayanan Publik,” Jurnal Penelitian Hukum, vol. 2, no. 1, pp. 45–62, 2021.

[13] T. D. Atmawijaya, “Becoming Culturally Responsive: Cultivating Reflexive Ethics and Inclusive Practices in Qualitative Research,” The Qualitative Report, vol. 30, no. 7, Jul. 2025, doi: 10.46743/2160-3715/2025.8232.

[14] D. P. Dani and M. Hikmah, “ANALISIS EFISIENSI BELANJA OPERASIONAL SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN WORK FROM HOME (WFH) PADA DINAS PUPR PROVINSI KALIMANTAN TIMUR,” GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis, vol. 6, no. 02, pp. 30–40, Jun. 2026, doi: 10.69957/grjb.v6i02.2773.

[15] Y. , et al. Widyastuti, “Implementasi Work From Home di Organisasi Perangkat Daerah,” Jurnal Dinamika Governance, vol. 13, no. 1, pp. 39–46, 2023.

[16] R. K. Yin, Case Study Research and Applications: Design and Methods, Sixth Edition. SAGE Publications, 2021.

[17] M. B. . Miles, A. M. . Huberman, and Johnny. Saldaña, Qualitative data analysis : a methods sourcebook. SAGE, 2021.

[18] C. G. B. M. Nur, H. Ginting, and D. Sushandoyo, “The Impact of Flexible Work Arrangements on Individual Performance in Government Institutions: A Systematic Review,” Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, vol. 13, no. 6, pp. 4239–4248, Nov. 2025, doi: 10.37641/jimkes.v13i6.3967.

[19] M. R. ; F. R. E. ; F. R. P. C. ; N. N. P. Lungi, “Pengaruh Work From Home terhadap Kinerja (Studi pada Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Cendana),” Jurnal Manajemen dan Bisnis, vol. 11, no. 2, pp. 1133–1147, 2023.

[20] N. P. Saragi Napitu, H. Humaizi, and B. Hartono, “Efisiensi Kinerja Aparatur Sipil Negara dalam Sistem Work From Home,” PERSPEKTIF, vol. 11, no. 1, pp. 179–186, Dec. 2021, doi: 10.31289/perspektif.v11i1.5372.

Downloads

Published

10-07-2026

How to Cite

[1]
N. Syakirah and T. Kurniawan, “Implementasi Work from Home terhadap Efisiensi Biaya dan Kinerja Pegawai Disperindag Jatim”, RIGGS, vol. 5, no. 2, pp. 14339–14351, Jul. 2026.

Issue

Section

Articles